Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Alternatif Kredit Griya Hijrah Mandiri Syariah

    Griya Hijrah Mandiri Syariah
    Jajaran Managemen dan Staff CFBC Bank Mandiri Syariah Yogyakarta
    Bank Mandiri Syariah Yogyakarta
    Bank Mandiri Syariah Yogyakarta

    Geliat bisnis properti di Yogyakarta pada tahun 2014 ini semakin marak dengan tumbuhnya lokasi-lokasi properti baru. Hal itu juga setali tiga uang dengan demand properti yang tinggi di kota Gudeg ini. Program alternatif pembiayaan properti yang ditawarkan dunia perbankan terus bermunculan menyikapi tren positif laju pertumbuhan sektor properti di provinsi yang terdiri dari empat kabupaten dan satu kotamadya ini. Salah satu lembaga perbankan yang meluncurkan produk-produk pilihan alternatif pembiayaan di sektor properti adalah Bank Syariah Mandiri.

    Bank Syariah Mandiri pada kuartal ketiga tahun 2014 ini meluncurkan bernama Griya Hijrah. Griya Hijrah dengan skema murabahah merupakan program take over rumah nasabah KPR dari bank Lain. Murabahah adalah akad jual beli antara bank dan nasabah, di mana bank membeli barang yang dibutuhkan dan menjualnya kepada nasabah sebesar harga pokok ditambah dengan keuntungan margin yang disepakati. “Griya Hijrah adalah program yang memiliki beragam benefit. Selain take over (ambil alih), program ini juga bisa untuk melakukan top up pembiayaan perumahan baik rumah baru, indent maupun rumah seken”, tutur Hari Nopa Kurniawan, CFBC (Consumer Financing Business Center) Head, PT. Bank Syariah Mandiri Yogyakarta.

    Benefit yang didapatkan nasabah dengan program Griya Hijrah adalah diskon biaya administrasi sebesar 0,50 % dari plafon yang disetujui, diskon 0,275 % biaya premi asuransi, jangka waktu yang panjang hingga 15 tahun serta sistem pricing yang kompetitif. Dijelaskan lebih lanjut oleh Hari, Griya Hijrah selain berbagai benefit yang didapatkan tadi, keunggulan lain dari program ini adalah prosesnya yang cepat. Jika seluruh persyaratan telah lengkap maka proses pencairannya hanya memerlukan waktu tiga hari saja untuk golongan konsumen berpenghasilan tetap sedangkan untuk wiraswasta memerlukan waktu lima hari. Program Griya Hijrah ini mulai berlaku pada bulan Agustus 2014 hingga Desember 2014 (31 Desember –red). Menyangkut peraturan mengenai LTV (Loan To Value) yang diterbitkan oleh Bank Indonesia, Bank Syariah Mandiri juga menerapkan ketentuan tersebut. “Perlu diketahui oleh masyarakat, LTV dari BI berlaku untuk semua lembaga perbankan, baik konvensional maupun Syariah”, kata Hari.

    Program Griya Hijrah menggunakan sistem single pricing. Single pricing adalah mekanisme satu harga yang ditetapkan selama masa pinjaman berakhir. “Single pricing diterapkan karena sesuai dengan prinsip Syariah yaitu kejelasan dan keterbukaan”, ucap Hari. Dengan menggunakan mekanisme single pricing konsumen akan membayar angsuran tetap selama mulai dari tahun pertama hingga masa pinjaman akan berakhir. Program Griya Hijrah ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat baik dari kalangan pegawai maupun pengusaha dan developer.

    Bank Syariah Mandiri juga menggelar program One Day Sales. Program One Day Sales adalah program Bank Syariah Mandiri untuk proses pembelian rumah di tempat. “Program One Day Sales dapat dilakukan dengan developer perumahan yang telah melakukan PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan Bank Syariah Mandiri”, ungkap Hari. Di wilayah Jogjakarta, hampir seluruh developer dalam skala besar, kecil maupun perseorangan telah melakukan perjanjian kerjasama dengan Bank Syariah Mandiri.“Kami merangkul semua developer untuk mempermudah konsumen yang sering kali mengalami kendala dalam menentukan pengembang perumahan. Seluruh pengembang yang sudah melakukan kerjasama dengan kami memiliki kredibilitas yang dapat dipertanggungjawabkan”, tambah Hari.

    Selain program Griya Hijrah dan One Day Sales, Bank Syariah Mandiri juga memiliki program yang lain. Program tersebut adalah House Ownership Program (HOP). HOP merupakan program pembiayaan perumahan bagi kalangan korporasi. HOP berlaku bagi karyawan sebuah perusahaan yang akan membeli unit rumah. “Kami meluncurkan program HOP ini karena melihat besarnya kebutuhan rumah bagi karyawan dalam sebuah perusahaan. Intinya, Bank Syariah Mandiri siap mengakomodasi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat”, papar Hari.

    Keunggulan lain yang dimiliki oleh Bank Syariah Mandiri selain menerapkan mekanisme prinsip Syariah dalam pelayanannya adalah yang menerapkan sistem SLA (Service Level Agreement). SLA perjanjian layanan secara keseluruhan antara 2 dua entitas untuk peningkatan kinerja maupun waktu pengiriman harus diperbaiki selama masa perjanjian. Dua entitas tersebut biasanya dikenal sebagai penyedia layanan (bank) dan klien (nasabah). “Dengan sistem SLA ini memiliki keuntungan dari segi efektifitas. Efektifitas yang didapat adalah pemangkasan waktu,kinerja serta pelayanan sehingga proses pencairan dapat lebih cepat”, papar Hari.

    Untuk pencairan kredit ke nasabah developer PT maupun perorangan, Bank Syariah Mandiri menggunakan sistem termin. Sistem termin terbagi menjadi empat tahap dilihat dari progress pembangunannya. Selain itu, untuk pengembang perorangan pihak bank juga mempertimbangkan faktor lokasi dan legalitas tanah sudah split (pecah). “Untuk nasabah pengembang perseorangan persyaratannya harus sudah on progress pembangunan unit dan legal sudah pecah per kavling, tipenya bebas”, tambah Hari. Persyaratan bagi pembiayaan bangun rumah maupun renovasi selain lengkap adminsitrasi juga harus menyertakan RAB.

    Berkat kinerja yang efektif dan efisien yang diterapkan dalam sistem pelayanannya, Bank Syariah Mandiri Yogyakarta berhasil menembus target penyerapan pada tahun 2014 ini. “Untuk target sebesar 190 Milyar pada tahun ini berhasil kami raih. Tahun depan kami menargetkan minimal sama dengan tahun ini meskipun secara natural target harus naik dari tahun ini”, ucap Hari. Dengan target yang terpenuhi, membuktikan pertumbuhan penyerapan kredit Bank Syariah Mandiri Yogyakarta juga menunjukkan angka yang fantastis. Rata- rata di tahun 2014 ini kenaikan penyerapan pasar di kisaran 40 %.

    Selain concern pada pembiayaan rumah (baru,seken,rehabilitasi dan renovasi) maupun indent, Bank Syariah Mandiri juga serius menggarap pasar yang lain yaitu apartemen, kondotel ruko serta rukan. “Semua market berusaha kami bidik”, kata Hari. Pelayanan CFBC Bank Syariah Mandiri cabang Yogyakarta memiliki area luas. Cakupan area pelayanannya tersebar di beberapa kota di Jogja, Solo, Klaten, hingga Purwokerto. Untuk di luar pulau Jawa yaitu pulau Ternate dan Papua. Dika-Red

    Marketing Koordinator

    Anang Perdana Mulia 0857 4003 0282
    Adityo Bagus Budiarto 0856 4317 1185
    Ayu Nilawati 0878 3482 1555

    PT. Bank Syariah Mandiri

    Consumer Financing Business Center (CFBC)
    Jl. Laksda Adisucipto No.167
    Ambarukmo, Sleman, Yogyakarta
    Telp . : (0274) 488 584, 487 839
    Fax . : (0274) 486 043

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain