Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Berbagi Tips Memilih Rumah Tinggal

    Tips Memilih Rumah Tinggal
    Tips Memilih Rumah Tinggal
    Tips Memilih Rumah Tinggal

       

    Kali ini, saya ingin berbagi pengalaman dengan Anda mengenai pilihan rumah tinggal. Dalam lima tahun terakhir ini saya telah mencoba beberapa tipe rumah tinggal, mulai dari rumah kost, apartemen, rumah tinggal di kawasan non perumahan, dan terakhir rumah tinggal dengan sistem cluster.

    Tips Memilih Rumah Tinggal
    1.Rumah kost
    Lokasi-Rumah kost biasanya terletak di daerah yang strategis dan banyak jumlahya. Maka Anda tinggal memilih saja mana yang letaknya paling nyaman.
    Layout rumah-Yang penting dalam layout rumah kost adalah sirkulasi udara dan sinar matahari. Rumah kost yang terlalu tertutup dan rapat dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan badan dan psikologis kita. Pastikan layout rumah kost pilihan Anda sehat dan terbuka. Sekarang ada banyak ragam rumah kost yang ditawarkan, sebagian besar menggunakan layout huruf U, memastikan seluruh kamar mendapat udara dan matahari.
    Fasilitas penunjang-Perhatikan jaringan listriknya, biasanya rumah kost sekarang memasang meteran terpisah di tiap kamarnya. Hal ini penting untuk memperkirakan sebanyak apa peralatan elektronik yang bisa kita bawa. Termasuk pada transparansi pembayaran. Lalu penting juga untuk memperhatikan bagaimana rumah kost tersebut mendapatkan airnya. Apabila hanya PAM, perhatikan apakah rumah kost tersebut memiliki tandon air yang besar. Bayangkan saja, bila suatu saat PAM melakukan perawatan dan air dimatikan dalam waktu tertentu dan rumah kost tersebut tidak memiliki tandon air yang besar, bisa batal mandi seluruh penghuninya. Fasilitas lain seperti sarapan pagi, air minum, tv cable dapat juga dipertimbangkan.
    2. Apartemen
    Lokasi-Hampir sama dengan rumah kost, biasanya apartemen dibangun di daerah-daerah yang strategis. Semakin strategis tempatnya, semakin mahal pula harga apartemen tersebut.
    Layout apartemen-Perhatikan layout apartemen Anda. Pilih yang tidak terlalu rumit, gunanya bila terjadi force majeur atau bencana alam, mudah bagi Anda untuk menyelamatkan diri. Pikirkan juga kemungkinan apabila terjadi perawatan terhadap fasilitas elevator (lift) sehingga Anda tetap nyaman.
    Fasilitas penunjang-Macam-macam fasilitas penunjang yang ditawarkan sebuah apartemen, tergantung dari jenis apartemen itu sendiri. Apakah service apartemen, loft, atau business apartemen, atau yang lain. Tergantung pada selera Anda memilih mana yang nyaman. Untuk permasalahan esensial, seperti listrik dan air perlu ditanyakan. Namun biasanya pihak pengelola sudah memikirkannya dengan matang.
    3. Rumah tinggal non cluster
    Lokasi-Rumah tinggal non cluster, biasanya terdiri dari masyarakat yang heterogen. Sebelum memutuskan untuk pindah dan tinggal di situ, ada baiknya Anda mempelajari jenis lingkungan apa yang akan Anda masuki. Faktor kenyamanan hidup di rumah non cluster sebagian besar dipengaruhi oleh faktor tetangga, dan tentu saja perhatikan juga apakah daerah tersebut rawan macet, banjir, mati lampu, dan sebagainya. Caranya, datanglah berkunjung ke salah satu penghuni dan lakukan observasi sekaligus bersosialisasi.
    Bentukan rumah dan material-Untuk rumah tinggal non cluster, selalu ada 2 kemungkinan Anda menempati rumah orang yang sudah jadi atau membangun dari nol. Apabila membangun dari nol tidak menjadi masalah, Anda bisa menciptakan rumah sesuai keinginan Anda. Namun apabila menempati rumah orang yang sudah jadi, perhatikan selalu desain dan materialnya. Karena berbeda dengan rumah cluster, rumah tinggal non cluster di Indonesia tidak banyak yang dibangun berdasarkan desain dan perhitungan yang benar.
    Rencana pengembangan ke depan-Sepertinya sepele namun penting. Apalagi bila Anda membeli rumah dan tanah tersebut. Tentunya Anda tidak ingin terkena gusur di kemudian hari bukan? Atau tidak bisa membangun secara maksimal karena terkena lahan hijau. Periksalah terlebih dahulu masterplan daerah Anda di dinas tata kota. Selain menghindari terkena gusur, Anda bahkan bisa merencanakan membeli tanah yang mungkin dalam 20 tahun ke depan akan berada di pinggir jalan utama. Bayangkan keuntungan investasinya.
    4. Rumah tinggal cluster
    Lokasi-Lokasi berpengaruh pada perjalanan Anda. Saat ini, rumah tinggal cluster banyak dibangun di daerah-daerah sub urban atau pinggiran kota. Pastikan jarak tempuh dari rumah tinggal Anda menuju tempat Anda beraktivitas masih masuk akal.
    Layout cluster-Cluster biasanya memiliki pola grid yang telah dipikirkan secara mendalam oleh pihak developer. Namun ada baiknya Anda memperhatikan layoutnya dengan seksama dan bagaimana pengendalian keamanannya.
    Bentukan rumah dan material-Untuk rumah cluster, model rumah dan material biasanya telah ditentukan berdasarkan standar developer masing-masing. Perhatikan pada brosur, jenis material yang dijanjikan, cari tahu mengenai jenis material tersebut dan pastikan material tersebut juga yang terpasang di rumah Anda. Tanyakanlah pada developer, apabila ada yang meragukan. Bahkan bila ada yang terbangun tidak benar, Anda berhak untuk memintanya diganti atau diperbaiki selama masa pemeliharaan.
    Fasilitas penunjang-Rumah-rumah cluster pasti menawarkan beragam fasilitas penunjang, Anda tinggal memilih mana yang sesuai bagi Anda.
    Rencana pengembangan ke depan-Sama halnya dengan rumah non cluster, bila Anda membeli, periksalah terlebih dahulu tata guna lahan daerah Anda di dinas tata kota setempat. Pastikan daerah tersebut aman dari rencana perluasan jalan, jalur hijau, dan sebagainya. Bahkan apabila memungkinan cari yang nantinya bakal menjadi pusat kota. Berpikir investasi selalu menyenangkan bukan?(Arsitektur8.com)

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain