Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


BRI Syariah iB Berbagi Kebaikan Wujudkan Rumah Idaman

    Team Consumer loan KPR BRISyariah cabang Yogyakarta
    BRISyariah cabang Yogyakarta
    BRISyariah cabang Yogyakarta
    Galuh Indrawan, SE

    Bisnis pembiayaan perumahan dari tahun ke tahun tak ada matinya. Berbagai perbankan dari yang konvensional hingga yang berbasis syariah pun semakin hari berlomba menawarkan kemudahan dalam hal pengajuan pembiayaan kepemilikan rumah. Salah satu perbankan yang menawarkan pembiayaan dengan cara syariah adalah PT. Bank BRI Syariah. Yang membedakan dengan pembiayaan secara konvensional adalah angsuran nasabah akan selalu sama hingga jangka waktu yang disepakati.

    Dengan pembiayaan syariah ini banyak yang mengklaim sebagai cara pembayaran yang memberi kenyamanan kepada nasabah. Menurut Galuh Indrawan, SE, Marketing Manager, PT. Bank BRI Syariah Kantor Cabang Yogyakarta, bahwa dengan KPR BRISyariah iB, konsumen akan mendapatkan keuntungan dalam membeli rumah idaman. “Keunggulan KPR BRISyariah iB ini adalah hampir sama dengan KPR iB pada umumnya, yaitu nasabah akan mendapatkan kepastian angsuran yang sama sejak awal hingga jangka waktu yang telah disepakati. Jangka waktu hingga 15 tahun. Margin yang kami terapkan sudah disepakati sejak awal, antara nasabah dan bank, sehingga angsuran akan selalu sama”, terangnya. Keunggulan lain yang ditawarkan KPR BRISyariah iB menurutnya adalah kecepatan proses persetujuan apakah pengajuan KPR bisa atau tidak. “Jika dokumen persyaratan sudah komplit kami hanya butuh waktu kurang dari satu minggu untuk mendapatkan kepastian pengajuan diterima atau tidak, apalagi kalau pengajuan di bawah 1 milyar, bisa lebih cepat karena keputusan bisa di cabang saja”, ungkap Galuh.

    Sebagai contoh, jika seorang nasabah telah mendapat persetujuan pengajuan KPR ke BRISyariah iB sebesar 50 juta, dan besaran margin dan angsuran telah disetujui bersama sebesar 792.652 selama 15 tahun. Maka selama jangka waktu tersebut nasabah akan mengangsur besaran yang sama. Sehingga setiap bulannya kepastian besar angsuran akan sama.

    Lebih lanjut dikatakannya jika skema yang dipakai KPR BRISyariah iB adalah murabahah. Skema murabahah adalah akad jual beli barang yang menyertakan harga perolehan dan keuntungan (margin) yang telah disepakati bersama. “KPR BRISyariah iB adalah fasilitas yang diberikan untuk nasabah yang dapat digunakan untuk membeli rumah baru ready stock atau masih dalam proses bangun oleh developer (indent), ruko, rukan, apartemen, renovasi dan tanah”, imbuhnya.

    Besaran biaya yang dapat disetujui oleh bank sesuai peraturan Bank Indonesia adalah 70% dari total biaya yang diKPRkan. “Di kami hingga saat ini ada dua macam nasabah yakni nasabah fixed income dan non fixed income /profesi. Kemampuan nasabah untuk mengangsur akan berpengaruh pada di setujui atau tidaknya pengajuan tersebut. Kami menerapkan kemampuan nasabah untuk mengangsur adalah 35% dari penghasilan bersih nasabah tersebut, penghasilan tersebut bisa suami istri”, terang Galuh saat di kantornya yang beralamat di Jalan Yos Sudarso No.1 Kotabaru Yogyakarta.

    Dikatakan Galuh lebih lanjut jika pasar properti Jogja hingga kini masih sangat bagus dan prospektif. Hal ini dikatakannya terlihat dari ikon kota Jogja yang menjadi daya tarik bagi konsumen lokal maupun luar Jogja untuk memiliki hunian di kota ini, selain itu munculnya lokasi-lokasi perumahan baru di kota ini menjadi indikasi bahwa permintaan pasar cukup tinggi dan membutuhkan jasa pembiayaan. “Kalau dilihat secara nasional pencapaian target penyerapan KPR terserap dengan baik, kenaikan produk consumer loan, termasuk di dalamnya ada KPR bisa tumbuh kurang lebih 30%”, katanya.

    Sedangkan dari data di tahun lalu (2014) KPR BRISyariah iB dipaparkan Galuh bahwa penyerapan khusus di Jogja terbukti sangat bagus. “Dari data tahun lalu target yang kami canangkan kurang lebih 5 Milyar terserap pasar dengan baik, di tahun ini, kalau melihat tren properti yang baik, maka target penyerapan kami di kisaran kurang lebih 10 Milyar bisa tercapai”, paparnya semangat. Guna mencapai target yang dipasang pada tahun ini, saat ini KPR BRISyariah iB telah melakukan kerjasama dengan beberapa developer rekanan di kota Jogja. Ada lebih dari 8 developer rekanan di Jogja yang telah melakukan kerjasama. “Selain untuk menggenjot target yang dipasang, jika nasabah membeli rumah pada developer rekanan KPR BRISyariah iB sejak awal nasabah akan mendapatkan produk yang telah tersaring dari segi legalitasnya. Ada kepastian legalitas yang komplit, karena kami mencantumkan persyaratan legalitas produk yang akan di jaminkan harus sudah memiliki IMB”, paparnya.

    Selain itu KPR BRISyariah iB juga menyediakan jasa bagi penyaluran program pemerintah berupa Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program FLPP tersebut merupakan program pemerintah melalui Kementrian Perumahan Rakyat yang ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk dapat memiliki rumah yang layak huni. Menurutnya penyaluran FLPP di kota Jogja sedikit mengalami kendala karena lahan yang sulit. “Meskipun ada tapi lokasinya pasti di pinggiran kota Jogja. Tetapi jika dilihat secara nasional target penyaluran fasilitas dari Kemenpera sudah cukup bagus, bisa dikatakan bisa mencapai 80% dari target”, tutup pria yang sebelumnya ditugaskan di Surabaya ini. Greg – red

    PT. Bank BRI Syariah
    Kantor Cabang Yogyakarta
    Jl. Yos Sudarso No 1 Yogyakarta 55212
    Phone : (0274) 557117,
    (0274) 587117, 560066, 587337
    Fax : (0274) 512235

    callBRIS 1500-789
    www.brisyariah.co.id
    sms BRIS 3338

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain    Holcim Solusi Rumah