Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Inspirasi Desain Front Office

    inspirasi DESAIN FRONT OFFICE
    inspirasi DESAIN FRONT OFFICE
    inspirasi DESAIN FRONT OFFICE
    inspirasi DESAIN FRONT OFFICE

    Ketika Anda memasuki sebuah gedung untuk pertama kalinya dan ingin menanyakan mengenai sebuah informasi, tempat yang akan Anda kunjungi adalah front office. Digedung-gedung perkantoran terutama, membedakan ruangan menjadi 2 yakni front office dan back office. Front office memiliki peranan seperti foyer di sebuah rumah, yakni di gunakan sebagai penerima tamu sementara ataupun sebagai tempat informasi sebelum menuju ke ruangan atau bertemu orang yang dituju maupun hanya sekedar bertanya, sementara back office digunakan untuk karyawan bekerja. Peletakan front office hampir seperti foyer, yakni di depan pintu utama, sehingga ketika seorang tamu datang maka dia dapat langsung menuju front office untuk sekedar datang atau menanyakan informasi.

    Idealnya, desain interior front office mewakili citra dari perusahaan itu sendiri. Interior front office sekolah taman kanak-kanak tentu akan berbeda dengan desain interior front office di perusahaan konstruksi ataupun keuangan. Desain interior front office di sekolah taman kanak-kanak akan cenderung colourfull. Sementara perusahaan-perusahaan jasa lainnya lebih memilih warna-warna netral atau akan didasarkan pada kebutuhan serta karakteristik dari tamu yang akan datang. Warna dinding, aksesoris seperti logo perusahaan serta furnitur yang dipakai sebaiknya dipilih sesuai dengan konsep perusahaan. Perkiraan pengunjung yang datang merupakan salah satu pertimbangan untuk menentukan luasan dari ruang front office, sehingga ruangan tersebut nantinya akan berfungsi secara maksimal.

    Kenyamanan pelanggan serta kerapihan dan kebersihan adalah hal-hal yang perlu diperhatikan pada ruangan front office karena beberapa pelanggan dapat melakukan penilaian mengenai kinerja perusahaan tersebut melalui kesan pertama saat berada di ruangan ini. Oleh karena itu banyak perusahaan yang berlomba-lomba untuk membuat desain interior front office mereka menjadi menarik, sehingga pengunjung akan mendapatkan kesan yang baik selama berada di sana yang diharapkan memberikan dampak yang positif terhadap persepsi seseorang terhadap perusahaan tersebut.
    Berikut ini beberapa contoh desain dari tim Archira untuk desain interior front office pada beberapa lokasi yang berbeda sehingga kita akan dapat melihat perbedaan penataannya.

    DESAIN 1 | Pada desain 1 ini, merupakan desain front office pada sebuah lembaga pendidikan Taman kanak-kanak atau TK. Dari denah di atas dapat dilihat bahwa kapasitas daripada ruangan ini tidaklah banyak, mengingat fungsinya sebagai area informasi saja dan bukan merupakan ruang tunggu seperti pada front office di area perkantoran. Fasilitas yang tersedia pada front office ini yaitu meja resepsionis lengkap dengan komputer dan kursi, papan backdrop sebagai identitas dari lembaga pendidikan tersebut dan 2 buah sofa single seat untuk sekedar pengunjung duduk sebelum akhirnya meninggalkan ruangan ini.

    Seperti pada kebanyakan desain meja front office, meja di sini juga dibuat melengkung dengan tujuan agar privasi daripada petugas front office lebih terjaga dan menimbulkan kesan selamat datang bagi pengunjung. Untuk desain dan suasana yang dipilih pada desain ini pun menyesuaikan dengan fungsinya sebagai front office taman kanak-kanak. Dengan suasana padang pasir, desain pun dapat dieksplorasi dengan sangat bebas. Penambahan gundukan gurun pasir dan unta pada backdrop-nya semakin memperkuat suasana padang pasir pada ruangan ini. Warna-warna terang dikombinasikan dengan warna muda. Pada ruangan ini lebih banyak menggunakan kombinasi warna kuning dan gradasi warna coklat. Sedangkan untuk elemen yang mencolok yaitu pohon yang terdapat di dinding dengan warna hijau segar yang membuat ruangan ini menjadi lebih hidup dan cerah.

    Pemilihan pintu kaca pada pintu utama area front office menjadi bagian yang penting karena dengan sistem pintu kaca ini, bagian dalam dan identitas dari lembaga pendidikan ini dapat terlihat dengan jelas. Desain plafon yang digunakan pada desain ini tidak terlalu beragam. Karena desain ruangan yang sudah ramai dengan banyaknya kombinasi warna sehingga sudah membuat suasana dalam ruangan ini menjadi cerah dan ceria. Pada ruang tunggu sementara ini tidak terlihat adanya meja karena aktifitas para pengunjung di sini tidak terlalu tinggi. Orang tua yang datang hanya mengantar atau menjemput anaknya kemudian pulang sehingga kurang fungsional jika diletakkan meja pada ruang tunggunya. Jangan lupa untuk menambahkan papan informasi atau hanya sekedar tempat untuk meletakkan brosur agar informasi yang diberikan pada para pengunjung semakin lengkap.

    DESAIN 2 | Selain terdapat pada area perkantoran atau lembaga pendidikan, front office juga dapat ditemui di pusat-pusat kebugaran, relaksasi maupun area hiburan lainnya. Seperti pada contoh di atas yaitu front office pada pusat kecantikan dan relaksasi. Lokasinya yang berada di area tidak formal, membuat desain front office dapat dikreasikan sebebas mungkin sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pengunjung. Pada 2, front office memiliki meja resepsionis sebagai pusat informasi yang dilengkapi dengan partisi berupa rak serta ruang tunggu dengan kapasitas yang memadai dengan fasilitas yang nyaman kepada para pengunjung untuk menunggu giliran.

    Gambar perspektif memperlihatkan fasilitas meja resepsionis yang dilengkapi dengan rak display produk kecantikan yang sekaligus berfungsi sebagai area iklan untuk semakin menarik pengunjung. Suasana yang dihadirkan pada ruangan ini adalah kesan natural dengan kombinasi warna-warna alam yang dipercantik dengan tempelan wallpaper pada salah satu dindingnya. Untuk menciptakan kesan rileks sesuai dengan tempatnya, desain ini menggunakan elemen-elemen asimetris yang tampak pada mejanya. Penambahan elemen kayu pada dinding-dindingnya menambah kesan natural dan rileks pada front office ini.

    Untuk dapat lebih membawa pengunjung pada suasana rileks dapat ditambahkan lighting dengan warna kuning serta beberapa aroma therapy untuk membuat pengunjung menjadi lebih rileks.
    Selain desain meja resepsionis, penambahan fasilitas ruang tunggu yang nyaman juga sangat mendukung agar pengunjung betah berada pada area ini sembari menunggu giliiran. Ruang tunggu dapat menggunakan sofa yang nyaman dilengkapi dengan meja sofa sebagai tempat majalah agar pengunjung tidak merasa bosan. Desain sofa yang berbeda pada satu ruang menambah kesan santai dan rileks. Untuk semakin memanjakan pengunjung, tepat di sebelah ruang front office dapat diletakkan sebuah mini bar atau lounge sebagai area santai pengunjung.

    DESAIN 3 | Pada desain 3 ini mengambil contoh desain front office pada sebuah kantor perpustakaan Universitas. Meskipun sama-sama lembaga pendidikan, antara kantor Universitas dan Taman kanak-kanak sangat terlihat perbedaannya. Pada penataan ruang front office ini, banyak fasilitas yang dapat diwadahi karena kebutuhannya yang cukup tinggi. Seperti terlihat pada denah di atas, front office dilengkapi dengan meja resepsionis, ruang tunggu, dan mini perpustakaan. Karena sebagian besar pengunjung merupakan mahasiswa dan akademisi, maka penambahan perpustakaan mini merupakan pilihan tepat untuk melengkapi kebutuhan pengunjung. Tidak banyak ornamen dan kombinasi pada ruangan ini, namun lebih mengedepankan fungsi dan kenyamanan suasana yang diciptakan.

    Gambar 3 memperlihatkan fasilitas ruang front office berupa meja resepsionis yang dilengkapi dengan backdrop yang menyatu dengan plafon dan ruang tunggu berupa satu set sofa dengan meja sofa sebagai tempat meletakkan buku maupun majalah. Pada salah satu sudut ruangan ini terdapat perpustakaan mini yang dilengkapi dengan kursi baca dan mini pantry untuk semakin membuat pengunjung merasa nyaman dan terpenuhi kebutuhannya. Pemilihan warna yang digunakan dan materialnya tidak terlalu beragam. Kesan nyaman dan modern yang akan ditimbulkan pada ruangan ini. Perpaduan warna coklat muda, abu-abu dan putih menjadi pilihan untuk menimbulkan suasana eksklusif dan tenang.

    Pada perpustakaan mini, untuk membedakan antara area front office dan fasilitas tambahannya, diberikan sedikit sentuhan seperti wallpaper untuk menambah segar suasana sehingga perpustakaan mini menjadi area yang sangat menarik untuk sekedar mencari referensi ringan maupun menunggu seseorang. Front office selain dilengkapi dengan ruang tunggu dan perpustakaan mini, ruang ini dapat juga digabungkan dengan office menggunakan partisi kaca. Dengan kombinasi ini, ruang front office menjadi lebih kompleks dan suasana office dapat sangat disuguhkan kepada para pengunjung.

    DESAIN 4| Pada desain 4 ini mengambil contoh salah satu desain front office pada sebuah lobi hotel. Di mana front office ini biasanya memiliki desain paling luwes ditunjang dengan fasilitas yang menunjang kenyamanan pengunjung. Pada denah di atas, desain front office mengusung tema modern. Pada denah terlihat adanya fasilitas seperti meja resepsionis letter L berukuran besar, ruang tunggu dengan kapasitas yang cukup banyak dan tak lupa lounge pada salah satu sudutnya. Meja resepsionis dan ruang tunggu tepat berada di depan pintu masuk sehingga pengunjung dapat langsung berinteraksi dengan petugas resepsionis dan pengunjung yang lain.

    Dengan mudahnya akses dan nyamannya fasilitas pada sebuah lobi hotel, maka banyak orang menggunakan area ini sebagai salah satu tempat untuk bertemu membuat janji atau hanya sekedar santai dan mengobrol sembari menikmati hidangan yang disajikan pada lounge. Seperti pada biasanya, desain front office pada lobi hotel lebih dinamis dan kompleks. Selain desain furnitur, area ini biasanya memiliki desain plafon yang khusus dan unik.

    Seperti pada desain gambar 4, plafon pada ruang tunggu terbuat dari kayu yang menempel pada dinding dan dilengkungkan ke atas sebagai aksen pada plafonnya. Hal ini bertujuan agar para pengunjung yang duduk di ruang tunggu merasa special. Selain desain plafon pada ruang tunggu, biasanya desain plafon yang unik juga terdapat pada area meja resepsionis. Mengapa demikian, karena resepsonis adalah tujuan utama seseorang berkunjung ke lobi hotel untuk menanyakan informasi. Sehingga untuk menciptakan suasana selamat datang, area meja resepsionis ini memiliki desain meja, backdrop dan plafon khusus agar terlihat menarik. Berbeda dengan ruang tunggu, area lounge biasanya terletak lebih ke dalam namun tetap dekat dengan meja resepsionis. Area lounge ini, biasanya memiliki desain eksklusif sesuai dengan kegunaannya yang seringkali digunakan oleh pengunjung sebagai tempat dinner atau mengadakan pertemuan secara eksklusif. Maka tak heran jika desain lounge juga memiliki keunikan tersendiri.

    Pada desain di atas, lounge dipercantik dengan hadirnya wallpaper pada salah satu dindingnya, dan adanya lampu gantung menambah indah suasana. Pada sebuah rangkaian lobi hotel, biasanya penutup lantai yang digunakan pun berbeda dengan front office lainnya. Pada lobi hotel, biasanya menggunakan penutup lantai kualitas super seperti marmer maupun granit dengan pola khusus. Ada juga yang menggunakan karpet sebagai penutup lantainya pada area tertentu agar terkesan lebih eksklusif dan special. ARCHIRA – Archsketch Cipta Inspira

    ARCHIRA – Archsketch Cipta Inspira
    Jl. Garuda 185B, RT 05/RW 30, Gejayan, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta 55283
    Telp. 0274-882480
    email. archsketchstudio@gmail.com
    www.arsitekarchira.com

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain