Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Konsep Artsy & Tropis Nan Ciamik Summergrass Bed & Breakfast

    Summergrass Bed & Breakfast
    Teras depan dengan bangunan Jawa bergaya kekinian
    Living room dengan nuansa putih dan sentuhan warna-warna pastel
    Area kitchen dengan konsep terbuka dan Lorong kamar dengan dekorasi unik
    Sentuhan warna pastel pada kamar tidur

    Berpetualang ke tempat yang baru, tentu tak lepas dari pencarian rumah sementara yang nyaman di kota tujuan. Entah untuk jangka waktu panjang atau hanya sesaat, entah dengan gaya sederhana atau super mewah. Persinggahan-persinggahan sementara ini yang tak jarang mempertemukan kita dengan banyak hal, bertukar cerita dan menghadirkan keajaiban-keajaiban kecil. Kota Jogja sendiri masih jadi destinasi utama wisawatan Indonesia, selain Bali. Banyaknya destinasi wisata yang menarik, baik wisata alam dan buatan serta mudah dijangkau oleh akses transportasi jadi alasannya. Tak hanya itu, keramahan warga dan juga murahnya biaya kehidupan di kota ini juga jadi alasan pendukung tak pernah sepinya Jogja dari wisatawan.

    Dari sekian banyak destinasi wisata di Jogja, Jalan Malioboro adalah satu destinasi favorit para turis. Di jalan sepanjang 2,5 Km dari Tugu Jogja hingga Kantor Pos Yogyakarta, kawasan ini selalu ramai oleh wisatawan yang hendak berbelanja batik. Ada Pasar Beringharjo yang menjadi salah satu pasar tertua di Jogja juga para PKL yang menawarkan oleh-oleh khas kota Gudeg. Untuk menikmati suasana jalanan ini, traveler bisa memilih naik becak, delman, atau berjalan kaki. Lelah jalan-jalan di Jalan Malioboro tentu traveler membutuhkan ruang untuk sekadar meluruskan pinggang dan sejenak beristirahat.

    Salah satu guest house yang menawarkan pengalaman menginap dengan konsep artsy nan unik yaitu Summergrass Bed & Breakfast. Berlokasi di Jalan Salakan No. 122, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, kehadiran Summergrass seolah-olah didesain untuk melengkapi predikat kawasan seni yang melekat pada kota Jogja lewat wujud penginapan. Meski terletak di dalam area perumahan, namun tidak sulit untuk mencari posisi rumah penginapan ini. Dari jauh, tamu dapat segera mengenali dari keberadaan sign name Summergrass yang terpampang di depan pintu masuk yang cukup ikonik. “Dari awal dulu memang punya keinginan untuk bikin guest house yang unik, lain daripada yang lain, dan memberikan kesan tersendiri bagi tamu yang menginap di sini. Untuk bangunannya sendiri sebagian besar masih mempertahankan bangunan lama karena dulunya rumah peninggalan keluarga yang sudah bertahun-tahun tidak ditinggali. Dengan penambahan dan mendekor ulang ruangannya hingga jadi seperti ini,” papar Andriani Ganeswari, co-owner Summergrass Bed & Breakfast.

    Lebih lanjut, Andriani Ganeswari menambahkan bahwa penamaan Summergrass sendiri terinspirasi dari konsep penginapan yang diusung dan juga area halaman depan yang ditumbuhi rumput hijau. “Kalau tropis sendiri kan memang identik dengan summer ya, kemudian melihat rumput di halaman depan kok nampak bagus gitu. Akhirnya terpikir untuk memberi nama Summergrass,” tambahnya.

    Nampak dari fasad depan guest house yang beroperasi sejak bulan Maret 2018 tersebut tidak seperti bangunan penginapan pada umumnya, dimana kebanyakan penginapan yang lain lebih menyajikan kemewahan sejak dari luar bangunannya. Summergrass menampilkan muka bangunan yang tidak jauh berbeda dengan bangunan rumah di sekitarnya. Namun, siapa sangka jika di balik dinding bangunan tersebut terdapat sebuah penginapan dengan konsep tematik yang berkarakter. Dikatakan oleh co-owner bahwa penginapan tersebut mengusung konsep tropical eclectic, yaitu dengan mengkombinasikan unsur-unsur modern dan rustic pada dekorasi dan furnitur yang diaplikasikan, dibalut dalam sebuah nuansa tropis yang cukup mendominasi. “Kalau untuk konsep dekorasinya sebenarnya kami tidak terpaku pada satu tema saja. Bisa dibilang ekletik si karena dari dekorasi dan furniturnya kami campur, ada yang modern dan ada yang lawasan juga. Unsur tropis dihasilkan dari banyaknya ruang terbuka dan juga tanaman hijau yang menghiasi segala sudut penginapan,” ungkap Anes, sapaan akrabnya.

    Pada sisi teras depan yang cukup ikonik dari penginapan di atas lahan seluas kurang lebih 700 m² tersebut, terdapat sebuah bangunan limasan yang digunakan sebagai tempat bersantai dan mengobrol. Dengan background dinding ekspos berwarna putih dengan mural bergambar tanaman warna-warni yang semakin mempercantik dekorasinya. Sofa set kayu bergaya klasik yang dipadukan dengan cover berwarna-warni pastel memberikan kesan unik pada sisi teras depan. Tanaman hias yang tumbuh subur di sudut-sudut halaman depan kian menambah sejuk nuansa di area ini, membuat tamu betah untuk berlama-lama untuk sekedar bersantai dan menghabiskan waktu. Suasana semakin bertambah eksotis ketika sore hari menjelang petang dimana lampu hias taman telah menyala, berpadu dengan langit sore di sisi Barat yang begitu cantik.

    Memasuki bangunan utama guest house seluas kurang lebih 350 m² tersebut, nampak sebuah living room dengan nuansa putih dan sentuhan warna-warna pastel. Table set kayu bergaya klasik berpadu dengan sebuah sofa modern berwarna kuning yang tertata rapi pada sisi tengah living room menampilkan tampilan unik dekorasi di dalamnya. Aplikasi lantai parket kayu semakin menambah kesan klasik ruangan. Pada sudut ruangan terdapat sebuah rak kayu tempat menaruh pernak-pernik penghias ruangan dan beberapa buku bacaan. Area living room tersebut menjadi satu dengan area dapur dengan konsep open kitchen, dimana ruangan tersebut didesain terbuka dan berbatasan langsung dengan taman belakang sehingga sirkulasi udara dan cahaya menjadi optimal. “Memang kami ingin konsep penginapan yang minim sekat agar terkesan lebih luas dan terbuka. Pokoknya untuk sirkulasi udara dan pencahayaan dibuat senatural mungkin karena nuansa tropis sendiri juga sangat dekat dengan alam,” imbuh Anes.

    Summergrass Bed & Breakfast menawarkan 6 kamar dengan konsep minimalis dan kenyamanan layaknya berada di rumah sendiri. Dekorasi kamar dibuat simpel namun tetap mengedepankan fasilitas modern demi memenuhi kenyamanan bagi tamu yang menginap. Sebuah ranjang tidur kayu minimalis dengan king size bed bernuansa putih menjadi fasilitas utama kamar tidur. Beberapa dekorasi juga nampak menghiasi berbagai sudut kamar tidur yang semakin mempercantik tampilan di dalamnya. Bathroom juga menjadi hal yang diperhatikan dan tak luput dari sentuhan pernak-pernik. Fasilitas modern seperti toilet duduk dan shower menjamin kenyamanan bagi tamu. Warna-warna pastel yang diaplikasikan pada jendela dan pintu kamar semakin memberikan sentuhan nan cantik pada dekorasi kamar tidur.

    Beberapa spot instagramable terdapat pada lorong-lorong penghubung antar kamar yang dipenuhi dengan dekorasi dan pernak-pernik kekinian. Lantai kayu bergambar motif hexagon dan beberapa lukisan pada dinding berwarna pastel menjadi background yang cantik untuk berfoto. Pada sudut lorong terdapat sebuah ruang terbuka dengan table set sebagai area bersantai bagi tamu sekaligus menjadi spot foto dengan pencahayaan yang cantik ketika sore hari. Satu lagi area yang cukup menarik di Summergrass yaitu dining room yang terletak di sisi halaman belakang dengan konsep semi outdoor. Area bersantai tersebut mempunyai atap alami yang dihasilkan oleh tanaman rambat di atasnya sehingga terkesan lebih natural.

    Dari sisi harga yang ditawarkan untuk dapat menginap di Summergrass Bed & Breakfast terbilang cukup sebanding dengan pengalaman menginap yang didapatkan tamu. Untuk dapat menginap di guest house ini, harga untuk satu kamar dipatok mulai dari Rp. 360.000 per malam untuk weekdays dan Rp. 410.000 per malamnya untuk weekend. Kemudian untuk sewa satu rumah dengan kapasitas hingga 12 orang dihargai Rp. 2.160.000 per malam weekdays, dan untuk weekend ditawarkan seharga Rp. 2.460.000 per malamnya. Harga tersebut sudah termasuk breakfast. “Kami menawarkan guest house ini untuk dapat disewa per kamar maupun satu rumah karena segmen tamu yang menginap cukup beragam. Mulai dari family hingga wisatawan yang datang ke Jogja bersama kerabat. Dengan konsep penginapan yang unik dan lokasi kami yang cukup dekat dengan kawasan kota Jogja, kami harap ke depannya akan semakin luas segmen tamu yang menginap di Summergrass,” pungkas Anes. Farhan-red

    Summergrass
    Jl. Salakan No. 122, Bangunharjo,
    Sewon, Bantul, Yogyakarta
    Telp : 08118307310
    Instagram : summergrass.jogja

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain