Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Konsep Keterbukaan Hunian Endar

    Konsep Keterbukaan Hunian Endar
    Konsep Keterbukaan Hunian Endar
    Konsep Keterbukaan Hunian Endar
    Konsep Keterbukaan Hunian Endar
    Konsep Keterbukaan Hunian Endar

    Suasana ketenangan dan kenyamanan adalah hal yang dicari oleh sebagian besar orang yang memiliki rumah dengan view sungai dibagian belakang. Sebuah sungai di belakang rumah juga dapat menyatukan manusia dengan alam di sekitarnya. Penataan ruang dan pemilihan furnitur tentunya akan mempengaruhi suasana dan kenyamanan bagi siapun yang berdiam di dalam sebuah rumah. Hal-hal tersebut tak luput pula dari hunian milik keluarga Endar Budi Setyono. Menempati tanah seluas ± 489 m² dan luas bangunan 330 m², tempat tinggal dari bapak satu anak ini terlihat asri. Pemandangan alam dengan pepohonan yang hijau di bagian belakang rumah tentu menyegarkan mata meski di dalam rumah.

    Rumah milik pria asli Kebumen Jawa Tengah ini terletak di Gang Arjuna Dusun Klaseman, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman Yogyakarta. Hunian bergaya elegan ini pasti menarik perhatian orang yang melewati depan rumah Endar. Mengenai letak pemilihan rumah, Endar sengaja mencari lokasi yang jauh dari hilir mudik kendaraan. “Saya sengaja mencari lokasi yang terletak di belakang jauh dari jalan dan dekat sungai”, terang Endar. Lebih lanjut bapak satu anak tersebut menuturkan kedekatan dengan sungai menjadi kelebihan rumahnya. Gemercik air sungai yang alami dengan pohon-pohon disepanjang sungai jelas menghadirkan nuansa alam yang kental. Rumah yang mulai dibangun pada awal tahun 2012 tersebut menghabiskan pembangunan waktu sekitar satu tahun. Untuk proses pembangunan rumah ini menggunakan tukang dari Temanggung. Dari fasad, hunian milik Endar ini tampak seperti bangunan dua lantai. Namun, apabila kita masuk ke dalamnya hunian ini sebenarnya terdiri dari tiga lantai. Dua lantai digunakan untuk tempat tinggal keluarga dan satu lantai di bawah permukaan tanah digunakan sebagai dapur dan tempat tinggal para driver mobil usaha travel dan rental mobil milik Endar. Mengenai furnitur yang mengisi setiap ruangan didatangkan dari Kebumen dan Yogyakarta.

    Mengenai konsep, Endar tidak menjelaskan dengan gamblang. Konsep rumah milik Endar ini tidak menerapkan suatu konsep khusus. “Untuk konsep saya tidak ada pilihan khusus. Yang penting rumah bisa nyaman untuk ditinggali”, kata Endar di awal perbincangan dengan tim redaksi. Dari luar, tampak sebuah taman mungil nan indah di antara carport. Taman berukuran 2 x 2 m² tersebut terlihat semarak dengan penataan yang didekorasi langsung oleh pemiliknya. Tanaman kamboja Jepang, pisang-pisangan dan beberapa tanaman hias dengan rumput teki sebagai alasnya. Taman tersebut semakin eksotis dengan adanya pintu yang di sampingnya terdapat tembok batu yang dirancang melebar sehingga menjadi terlihat luas dari kejauhan. Di tengah-tengah taman terdapat jalan setapak dari batuan kecil yang menghubungkan taman dengan teras rumah. Meninggalkan taman, kita akan menuju pada sebuah teras bergaya minimalis. Furnitur teras milik pengusaha travel agent dan rental mobil ini menggunakan furnitur bercorak tradisional. Terdapat empat buah kursi bermotif anyaman tradisional dan sebuah meja kayu ditempatkan di tengah-tengah ruangan ini. Tiang yang menopang teras rumah berjumlah enam buah dan pada masing-masing tiang ditempel batu kapur berbentuk persegi panjang untuk menambah kesan natural. Lantai pada teras terbuat dari keramik dengan tekstur kasar dan warna yang serasi dengan tiang-tiang penopang. Plafon teras tampak anggun dengan bentuk persegi panjang dilengkapi sebuah lampu sebagai penerangan utama.

    Memasuki bangunan utama (lantai 2), terdapat dua buah pintu jati besar. Pada bangunan utama ini kita disambut dengan sebuah pagar setinggi satu setengah meter yang tertutup rapi dengan batu kali sepanjang 5 meter. Di depannya ada lubang kecil yang berfungsi sebagai tempat meletakkan kerikil-kerikil untuk menyejukkan suasana. Di belakang tembok tersebut terdapat sebuah kolam ikan koi. Gemericik air dari pancuran di sebelah timur kolam hadir sebagai pemanis suasana. Di pinggir-pingir kolam berukuran 3x 4 m² diletakkan berbagai tanaman dalam pot. Ruang keluarga rumah ini terletak di sebalah Utara kolam. Sofa panjang warna hitam dengan tiga buah bantal serasi dengan penerangan ruang keluarga ini yang menggunakan lampu gantung klasik. “ Lampu gantung ini merupakan lampu dari rumah orang tua saya di Kebumen dan sudah berusia lebih dari empat puluh tahun”, ungkap Endar. Di sebelah Barat ruang keluarga terdapat sebuah kerangka pintu kayu jati tanpa daun yang menghubungkan ruang tamu dengan sebuah taman kecil di belakang. Hal ini berfungsi sebagai penghawaan alami rumah. “Keterbukaan ini diharapkan sinar matahari dan udara dapat langsung masuk ke dalam rumah”, lanjutnya. Bersebelahan dengan ruang keluarga terdapat sebuah piano yang biasa dimainkan oleh Endar Abdi, anak dari pasangan Endar Budi Setyono dan Sri Pujiati.

    Ruang makan terletak di belakang kolam ikan. Ruangan ini dibatasi dengan sekat kaca. “Kami memang tidak menggunakan tirai di rumah ini, karena kami memang tidak suka dengan tirai. Kami ingin rumah ini terbuka sehingga pemilihan sekat kaca ini jadi pilihannya. Sehingga antar anggota keluarga dapat melihat aktifitas”, tutur Sri Pujiati, istri dari Endar Budi Setyono. Sebuah meja makan berbentuk oval dengan taplak meja warna putih, berkapasitas empat orang ini tampak nyaman dengan tambahan jendela kaca dengan rangka kayu jati. Untuk dapur, pemilik sengaja menempatkannya pada lantai di bawah ruang makan. Hal ini dimaksudkan pemilik untuk membebaskan ruang utama dan ruangan lantai tiga dari bau asap dan aroma masakan.

    Melangkah ke lantai tiga tangga penghubung terbuat dari kombinasi kayu trembesi dan besi. Pegangan tangan dan rangka menggunakan besi dengan nuansa kayu sedangkan anak tangga menggunakan kayu. Lantai tiga ini terdiri dari 4 buah kamar. Masing-masing dua kamar di sebelah utara dan selatan. Setiap kamar berukuran 2 x 4 m². Di dalam kamar terdapat sebuah tempat tidur besar untuk dua orang dengan penyejuk udara. “Selain sebagai tempat tinggal rumah ini juga difungsikan sebagai home stay. Lantai atas memang diperuntukkan untuk para tamu yang biasanya menginap di rumah”,jelas pria yang memiliki hobi memelihara burung Murai ini. Selain kamar tidur dan lemari pakaian, di lantai atas ini juga terdapat kamar mandi pada setiap kamarnya. Pada setiap sisi luar kamar memiliki balkon yang langsung berbatasan dengan kamar. Balkon berukuran 1x 4 m² tampak nyaman. gemercik alami dari sungai yang berada di belakang rumah akan menambah syahdu suasana rumah ini. Dengan pembatas yang terbuat dari kayu trembesi dan dua buah tiang penyangga yang dipasang miring menjadikan balkon tersebut tampak luas meskipun memiliki ukuran yang sempit. Balkon-balkon dapat dipergunakan untuk melihat pemandangan lingkungan sekitar.

    Mengenai filosofi sebuah rumah, Endar mengatakan dengan singkat. “Membuat rumah itu adalah sebuah seni, keindahan yang dapat kita nikmati. Rumah itu harus nyaman, tenang dan sejuk” ungkap Endar menutup perbincangan dengan tim redaksi. Dika-Red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain