Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Lekker Je Café Eksotisme Kuliner Berbumbu Rock'n Roll

    kuliner
    kuliner
    spot
    khas
    makanan

    Jogjakarta sebagai salah satu kota tujuan favorit para wisatawan baik lokal maupun internasional. Hal tersebut tentu saja merupakan peluang bagi penggiat bisnis kuliner yang tidak dapat dilewatkan untuk membuka kafe-kafe menarik di kota tersebut. Kota yang terkenal dengan kebudayaannya ini pun tidak pernah habisnya menyajikan beragam kuliner unik dan menarik. Dari satu sudut kota ke sudut lainnya, dari jenis makanan satu ke makanan lainnya, dan dari jenis minuman satu hingga jenis minuman lainnya. Namun, tentu tidak semua menu yang baru dan unik menjadi daya tarik. Selalu ada desain interior yang unik untuk menjadi daya tarik yang kuat agar para pengunjung ingin datang dan singgah.

    Lekker Je Cafe merupakan sebuah kafe dengan konsep unik yang berada di Jalan Cik Ditiro no. 22, Jogjakarta. Keunikan kafe ini sudah dapat dilihat dari area luar bangunan tersebut. Di depan kafe terdapat sebuah motor tua yang 'nongkrong' di pagar depan dekat pintu masuknya. Ketika pengunjung masuk ke dalam kafe, mereka akan menemukan lebih banyak keunikan lainnya. Lekker Je Cafe merupakan salah satu kafe dengan design interior yang sangat unik dan eksotik dengan poster-poster dan hiasan dinding yang memberi kesan berbeda. Interior ruang dalam kafe sangat berbeda dengan interior kafe-kafe pada umumnya. Di salah satu sudut ruangan terdapat sebuah drum set yang terpajang rapi dan di atasnya terdapat foto Bob Marley. Lekker Je Cafe ini juga menyediakan bermacam-macam majalah dan juga buku yang ditata sangat apik seperti layaknya sebuah kamar anak muda. Di tempat ini pengunjung akan dapat membayangkan bagaimana rasanya nongkrong bersama teman-teman, ataupun saudara dengan nuansa yang dibuat serupa dengan kamar pribadi.

    Spot utama yang ada di Lekker Je Cafe sendiri dibagi menjadi 3 tempat, yaitu ruangan utama yang menjadi satu dengan area kasir, ruangan kedua yang berada di sisi sebelah Utara dari ruangan utama, serta area outdoor yang menggunakan gasebo-gasebo mini sebagai tempat pengunjung menikmati hidangannya. Kafe yang berdiri tidak dengan konsep yang utuh ini malah menjadikan Lekker Je Cafe menjadi kafe yang antik. Jika pengunjung merupakan pencinta Rock 'n Roll, tempat ini merupakan tempat yang sangat tepat untuk dikunjungi. Banyak koleksi piringan hitam yang dapat mengobati kerinduan siapapun pada musik Rock 'n Roll. Sebuah tulisan berbunyi 'Rock Never Die' meyakinkan bahwa pengunjung berada di tempat yang benar.

    Semua perlengkapan unik yang ada di Lekker Je Cafe adalah barang-barang koleksi owner semasa kuliah di Amerika. “Kebetulan dulu saya pernah mengenyam pendidikan di Boston University Amerika. Karena sejak dulu saya juga sangat suka dengan barang –barang yang berbau musik rock 'n roll dan sempat mengoleksi piringan hitam dari album band-band bergenre rock.Setelah selesai kuliah dan memutuskan untuk kembali ke Indonesia, semua barang-barang koleksi saya bawa serta yang akhirnya sekarang memenuhi segala sudut kafe ini,” cerita Priambodo Budiwasisto, owner Lekker Je Cafe. Ada berbagai macam benda unik dan menarik yang menjadi koleksi Lekker Je Cafe, diantara adalah jam dinding dengan berbagai macam bentuk, dan juga buku-buku yang ditumpuk begitu saja. Para pengunjung dapat meminjam dan membaca buku yang ada di Lekker Je Cafe ini sambil menikmati aneka hidangan yang disediakan.

    Suasana Lekker Je Cafe yang sangat unik ini membuat banyak orang menyewa Lekker Je Cafe untuk melakukan sesi pemotretan, bahkan juga pernah dijadikan sebagai lokasi pembuatan film indie dan syuting video klip dari band-band asal kota Jogja. Ini semua menjadikan Lekker Je Cafe menjadi tempat nongkrong yang mempunyai karakter yang kuat, sulit digantikan, dan menjadi favorit bagi kalangan anak muda di kota Jogjakarta. Bahkan kafe yang berdiri di atas lahan seluas 694 m2 tersebut sering sekali dikunjungi oleh komunitas kolektor piringan hitam. Di sini mereka dapat meminjam alat pemutar musik khusus untuk kaset piringan hitam yang dimiliki oleh owner. “Sering sekali para kolektor piringan hitam main ke sini. Mereka ke sini biasanya hanya sekedar ingin bernostalgia dengan album-album piringan hitam koleksi kafe ini atau juga men-convert lagu menjadi format digital sehingga dapat disimpan di gadget pribadi mereka dan dapat di dengarkan sewaktu-waktu. Kebetulan alat pemutar musik piringan hitam yang saya miliki memiliki fitur convert tersebut,” ujar pria yang hobi bersepeda tersebut.

    Lekker Je Cafe menyediakan free wi-fi di sekitar area kafe, ini akan memudahkan pengunjung yang datang untuk mengakses berita dari dunia maya yang selalu up to date. Selain itu Lekker Je Cafe juga menjual kaos ala Lekker Je Cafe yang dibandrol dengan harga yang sangat terjangkau. Untuk menu yang ditawarkan Lekker Je Cafe ini diantaranya berbagai macam minuman kopi, seperti original coffee, cappucino, ice coffee, ice lemon tea, cold beer, dan masih banyak varian minuman panas dan dingin lainnya. Namun ada salah satu menu minuman dingin yang patut untuk dicoba, yaitu es markisa. Sensasi minuman yang berasal dari sari buah markisa asli bercita rasa manis sedikit asam, lalu disajikan dalam keadaan dingin tentu saja begitu menyegarkan ketika diminum.

    Untuk makanannya Lekker Je Café menyediakan spaghetti bollognese, mushroom and sosis, ommelete, pisang keju/coklat, dan masih banyak lagi tawaran yang menggoda lidah kita. Beberapa menu makanan andalan kafe ini, diantaranya spaghetti bollognese yang cukup banyak diminati oleh pengunjung. Mie ala Negri Pizza yang memiliki tekstur sedikit lebih kenyal, ditambah dengan saus spaghetti bercampur potongan beef,dan terakhir diberi topping parutan keju yang begitu menggoda selera. Satu lagi menu hidangan yang tidak boleh dilewatkan oleh pengunjung yaitu Ramen ala Lekker Je Cafe. Sajian mie khas negara Jepang dengan kuah yang begitu gurih dan nikmat, ditambah dengan telur dan topping irisan jamur, sehingga menu makanan tersebut layak untuk dicicipi.

    Untuk menuju kafe yang beroperasi mulai pukul 11.00 hingga 24.00 tersebut cukup mudah, yaitu dapat menggunakan angkutan Trans Jogja dan turun di shelter Cik Di Tiro, kemudian jalan kaki ke arah utara sejauh ±150 meter. Apabila dari Malioboro juga dapat diakses dengan menggunakan becak karena lokasinya tidak begitu jauh dari kawasan perbelanjaan tersebut. Jadi, tidak ada salahnya meluangkan waktu sejenak untuk bercengkrama dengan orang-orang terkasih di Lekker Je Cafe. Farhan – red

    LEKKER JE CAFÉ
    Jalan Cik Di Tiro No. 22 Terban Jogjakarta
    telp (0274) 512 829
    ig : lekkerjecafe - fb : Lekker Je...!
    www.lekkerjecafe.blogspot.com

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain