Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Mie Bakso Mr. Blangkon, Kuliner dalam Konsep Jawa

    bakso jogja
    kuliner bakso
    mie bakso mr blangkon

    Siapa diantara Anda yang tak mengenal bakso? Makanan dari cincangan daging dan dibentuk bulat-bulat ini sudah tak asing dan sering kita jumpai dalam keseharian kita. Makanan berkuah ini sangat cocok bila dinikmati dalam keadaan panas apalagi ketika udara dingin menjelang. Hal inilah yang dilirik oleh Mie bakso Mr. Blangkon yang beralamat di Jl. Kaliurang Km.15,5 Sleman, yang merupakan jalan utama penghubung antara Kaliurang dengan kota Jogja menjadikan tempat ini menjadi salah satu tempat singgah para wisatawan. Memasuki Mie Bakso Mr. Blangkon kita akan disambut dengan para pramusaji yang ramah dan uniknya mereka menggunakan tutup kepala berupa blangkon. “Blangkon merupakan ciri khas dari Jogja sedangkan ‘mister’ harapannya tamu-tamu yang berkunjung bukan hanya wisnus tapi wisman juga dan hal itu sudah terwujud, “ terang Suwahono, Manager Restaurant Mr. Blangkon, ketika ditanya arti nama restorannya.

    Konsep bangunan restoran yang berdiri September 2011 ini merupakan ide langsung dari sang empunya yang mengandalkan unsur tradisional Jawa berupa joglo, pendopo dan didukung dengan pernak-pernik yang kental sekali etnik Jawanya. Sebuah hall utama berbentuk pendopo dengan pilar-pilar penyangga berupa batang kayu dengan umpak batu setinggi pinggang orang dewasa. Setiap umpak dihiasi dengan gambar wayang atau berbagai motif batik. Hall yang memiliki kapasitas 100 orang ini dilengkapi juga dengan tempat pusat penjualan oleh-oleh khas Jogja seperti, bakpia, yangko, geplak, berbagai snack dan minuman ringan. “tempat jajanan ini sengaja kita buat sehingga para pengunjung yang ingin membeli oleh-oleh bagi keluarga mereka tidak perlu turun jauh ke kota,” beber Wahono. Sebuah air terjun mini dengan latar belakang dinding berbentuk batuan karang terdapat di sisi timur hall. Suara gemericik air terjun yang turun ke kolam ikan di bawahnya membawa suasana nyaman dan menenangkan hati. Relief yang menggambarkan tentang persembahan atau labuhan kepada Gunung Merapi dilukiskan di dinding sisi utara. Relief itu untuk mengingatkan dan memperkenalkan tentang kearifan lokal masyarakat sekitar kepada para pengunjung.

    Jika Anda ingin suasana yang lebih privat atau pribadi, jangan khawatir, Mr. Blangkon menyediakan 3 joglo untuk memenuhi keinginan Anda itu, Joglo Bima, Joglo Gatotkaca, dan Joglo Arjuna. Dari hall utama untuk menuju ke kompleks joglo kita akan melewati sebuah selasar dengan penutup berupa kanopi dari kayu dan kemudian menyeberangi sebuah jembatan. Sejauh mata kita memandang, mata kita akan dimanjakan dengan pemandangan yang menakjubkan. Semua bangunan berdiri di atas permukaan air yang jernih hingga kelihatan dasar kolam yang berisi ikan-ikan koi yang berenang kian kemari, laksana berada di istana air. Sebuah jalan setapak dari batuan candi dengan tanaman dan bunga-bunga yang sedang bermekaran mengiringi langkah kita menuju ke joglo. Bangunan berarsitektur joglo dengan dinding batu bata ekspos pada bagian bawah nampak begitu padu dengan bilah-bilah papan kayu coklat dibagian atasnya yang menyatu dengan jendela dan kusen yang berukiran etnik. Joglo itu berdiri melayang di atas air dengan ditopang pondasi-pondasi kokoh pada bagian bawahnya. Lukisan pemandangan alam pegunungan menghiasi dinding bagian dalam joglo dan di bagian atasnya tergantung manis lampu robyong sebagai penerangan menambah kuat nuansa Jawanya. Ketiga joglo, Bima Gatotkaca, dan Arjuna secara arsitektur memiliki bentuk yang hampir sama, yang membedakannya adalah kapasitas ruangannya. Untuk Joglo Bima dapat menampung hingga 30 orang, Joglo Gatotkaca mempunyai kapasitas 20 orang, sedangkan Joglo Arjuna memiliki kapasitas 15 orang.

    Tepat di depan rumah-rumah joglo terdapat 6 buah gazebo bagi Anda yangin suasana yang lebih santai dalam menikmati hidangan sembari lesehan dan menikmati terpaan angin yang sepoi-sepoi. Gazebo-gazebo itu berbentuk segi enam dan semua bagiannya terbuat dari kayu. Balok-balok kayu berukuran sedang dan kelihatan serat-seratnya digunakan sebagai pilar-pilar penyangga. Sebuah meja kecil terletak di tengah bangunan sebagai tempat menaruh hidangan santapan. Sebuah lampu cantik bulat dari kaca memancarkan warna orange hangat terdapat di atasnya. Dari kesemua gazebo itu terdapat 1 gazebo yang berbeda dan diberi nama Bale Kambang. “Gazebo Bale Kambang merupakan gazebo yang paling favorit karena viewnya menghadap langsung ke sawah, “ ujar Wahono. Gazebo Bale Kambang berbeda dengan gazebo-gazebo lainnya karena gazebo ini tidak lesehan dan menggunakan meja dan kursi serta kapasitasnya lebih besar. Sebuah meja kayu berbentuk bulat terletak di tengah ruangan dan dikelilingi kursi-kursi pada bagian belakangnya. Jika semua gazebo terbuat dari kayu, berbeda dengan Gazebo Bale Kambang yang menggunakan batu bata ekspos pada dindingnya menyatu dengan kusen pintu berukir pada bagian depannya. Semua gazebo ini berdiri di atas kolam ikan dan antargazebo dihubungkan dengan jembatan.

    Mie bakso Mr. Blangkon selain dikunjungi oleh keluarga, mahasiswa juga sering dikunjungi oleh berbagai instansi dan institusi, untuk itu dibangunlah sebuah gedung pertemuan. Gedung pertemuan yang berkapasitas 300 orang ini mempunyai bentuk pendopo dengan dikelilingi dinding bata ekspos. Pada dinding batu bata ekspos bagian atas dihiasi dengan gambaran etnik. Untuk menuju ke gedung pertemuan ini kita harus melewati sebuah jembatan dengan hiasan gentong-gentong bermotif naga. “Gedung pertemuan ini juga sering digunakan sebagai meeting room, pernikahan, dan acara ulang tahun,” beber Wahono. Gedung ini dilengkapi dengan fasilitas sound system, screen OHP proyektor, dan alat tulis. “Kami mempunyai beberapa paket yang kami tawarkan bagi pengguna gedung pertemuan. Paket 1 seharga 80 ribu per orang, waktu penggunaan setengah hari dengan fasilitas 1 kali makan siang dan coffee break. Paket 2 seharga 160 ribu per orang, waktu penggunaan sehari dengan fasilitas coffee break 2 kali, makan siang dan makan malam,” tambah Wahono.

    Setelah berkeliling-keliling area Mr. Blangkon tak lengkap rasanya bila tak mencicipi hidangan yang disuguhkan. Walau mempunyai brand mie bakso, Mr. Blangkon juga menyediakan masakan Indonesia, Chinesse, dan seafood. Menu-menu andalan dari Mr. Blangkon adalah Bakso Blangkon, Mie Ayam Komplit, Tami Ayam, dan Mie Hotplate. Bakso Blangkon sendiri adalah bakso komplit yang terdiri dari bakso halus, bakso telur, bakso urat, tahu, pangsit, dan tak ketinggalan mie kuning dan putih. Kuahnya yang segar sangat cocok disantap di udara dingin lereng Merapi. Tami Ayam merupakan mie kering yang renyah dihidangkan dengan sayur-mayur, irisan bakso, dan daging ayam dengan porsi yang cukup banyak. Mienya yang renyah sangat kriuk-kriuk ketika dinikmati di mulut. Sedangkan Mie Hotplate adalah mie kuah yang dihidangkan dengan hotplate layaknya steak. Mie Hotplate dilengkapi dengan sayur-mayur, bakso, udang, dan irisan daging ayam. Kuahnya yang kental kaya sekali dengan rempah-rempah. Selain menu-menu di atas, Santapan yang tak boleh Anda dapat lewatkan adalah Sapi Lada Hitam, Iga lada Hitam, Sup Buntut, Sup Gurami. Untuk makanan Chinesenya ada Cap jay Goreng, Cay Kangkung, Cay Liana atau Hotplate Tahu.

    Setelah menikmati hidangan Mr. Blangkon, tak sempurna rasanya bila tak mencicipi pula minumannya. Sajian minuman bercita rasa tradisional sangat pas menjadi prioritas pilihan, seperti Wedang Uwuh Poci. Wedang Uwuh merupakan minuman khas daerah Imogiri dan konon dulu merupakan minuman raja-raja. Minuman rempah-rempah yang terdiri dari secang, kayu manis, batang serai dan rempah-rempah lainnya sangat segar dan dipercaya dapat mengembalikan stamina yang menurun. Wedang Uwuh Poci disajikan dalam poci gerabah lengkap dengan gula batu. Minuman yang tak kalah menariknya adalah Es Volcano Merapi, yaitu es yang berisi buah-buahan ditambah dengan es serut, susu, serta di atasnya ditaburi sirup merah yang meleleh seperti magma. Untuk harganya cukup murah dan terjangkau. Untuk makanan dibandrol dalam kisaran 15 ribu hingga 25 ribu, sedangkan minumannya dalam kisaran 7500 hingga 12 ribu.

    Makanan dan minuman itu dapat Anda nikmati Mr. Blangkon yang buka setiap hari mulai pukul 09.30 pagi hingga pukul 21.00 malam.Restoran Mie Bakso Mr. Blangkon mempunyai luas area sebesar 3000 m² ini dilengkapi dengan musholla, tempat bermain anak, tempat parkir yang luas, free hotspot dan kedepannya akan ada waterboom yang masih dalam proses pengerjaan. Bagi Anda pecinta bakso atau Anda yang sedang berkunjung ke Kaliurang, jangan lupa mampir dan sempatkan diri Anda untuk menjajal hidangan dan makanan yang ditawarkan oleh Mr. Blangkon.(Ganang-Red)

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain