Potret Properti Jogja Barat & Purworejo – bagian 1
Rencana pembangunan mega proyek Bandara Internasional di Kulon Progo secara tidak langsung memberikan dampak positif dan negative bagi masyarakat sekitar. Di dunia properti dampak rencana pembangunan bandara tersebut cukup berpengaruh pada harga lahan dan pembangunan titik-titik perumahan di wilayah Kulon Progo hingga Purworejo. Meski belum begitu ramai namun, dinilai dari beberapa pengembang lokal Jogja maupun Purworejo, rencana tersebut sedikit banyak berpengaruh.
Pangsa pasar yang cukup banyak permintaan di dua daerah tersebut terpantau pada kelas menengah. Harga di bawah 700 jutaan menjadi pilihan kawasan hunian yang cukup prospektif untuk digarap. Berikut kami sajikan pilihan kawasan perumahan di sisi barat kota Jogja hingga Purworejo, yang dapat dijadikan alternatif pilihan.
GREEN KUANTAN RESIDENCE - JOGJAKARTA
Letak lokasi Green Kuantan Residence yang cukup prima menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Mengikuti isu pembangunan bandara di Kulon Progo, dan relatif dekat dengan sarana pendidikan sekolahan dan universitas yang berada di sekitaran Jalan Jogja – Wates. Perumahan di Jogja Barat ini menawarkan aksesibilitas yang baik untuk menjangkau berbagai sarana pembangkit lingkungan seperti, Universitas Mercubuana Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, universitas-universitas di sepanjang Ringroad Barat, Rumah Sakit PKU, dan berbagai swalayan atau pusat oleh-oleh di sepanjang Jalan Wates.
Secara umum pasar properti Jogja saat ini yang masih banyak porsinya adalah dengan harga di kisaran 500 jutaan. Tipe 40an sampai tipe 50an dengan harga awal di bawah 700 jutaan terbukti lebih banyak terserap pasar. Sejak pertama dipasarkan pada akhir tahun 2013 lalu, Green Kuantan Residence masih menawarkan sebanyak 40 unit hunian kepada konsumen. Diungkapkan Adoram Arthanto, Manajer Marketing, PT. Merapi Arsita Graha, pada awal pemasarannya perumahan Green Kuantan Residence cukup cepat penjualannya. " Dari total unit sekitar 120 rumah hingga semester kedua 2016 ini kini sudah terjual sekitar 70 unit", ungkap Ado.
Green Kuantan Residence ditawarkan dengan luasan tanahnya sekarang (2016-red) mulai dari 108 hingga paling besar hingga 229 meter persegi. Harga yang ditawarkannya pun akan berbanding seimbang dengan fasilitas, aksesibilitas, dan kualitas yang ditawarkan. Untuk menggenjot penjualan hunian yang masih ada, Green Kuantan Residence, telah dibangun rumah siap huni tipe 56. Dituturkan Ado lebih lanjut, dengan adanya rumah siap huni tersebut konsumen akan semakin dimudahkan, mereka tak hanya melihat konsep dalam gambar, namun bisa langsung melihat dan membuktikan konsep dan kualitas bangunan yang ditawarkan. "Rumah siap huni ini sebagai bukti kualitas bangunan kami yang baik, selain itu konsumen juga bisa langsung melihat beberapa unit rumah yang sudah terjual dan sudah terbangun", ungkapnya. Ketika konsumen memasuki kawasan perumahan tersebut suasana hijau nan segar sudah dapat dirasakan. Taman penghijauan di sepanjang jalan lingkungan tampil cantik bersanding dengan deret hunian yang sudah terbangun.
Dikatakannya lebih lanjut dari total hunian 70 unit yang sudah terjual hingga kini 60% sudah terbangun, bahkan dikatakannya lebih lanjut, 50 unit rumah sudah dilakukan serah terima serta banyak yang sudah dihuni. Kawasan perumahan sudah terbukti semakin hidup. Pilihan tipe yang masih tersedia dalam kawasan tersebut mulai dari beberapa unit tipe 46/108 yang ditawarkan mulai dari kisaran harga 770 jutaan. Tipe 55 luas tanah mulai 126 m² dibuka mulai dari kisaran harga 930 jutaan, dan tipe 61 dengan luas tanah di kisaran 170an m² sudah ditawarkan mulai dari kisaran harga 1,15 Milyaran.
“Konsumen lebih banyak untuk hunian dan investasi. Konsumen melihat lokasi Green Kuantan Residence yang sangat baik sehingga kedepan nilai investasi perumahan ini akan semakin berkembang", katanya semangat. Dari harga yang ditawarkan dapat dilihat pertumbuhan nilai investasi perumahan Green Kuantan Residence cukup potensial untuk lebih bisa berkembang. Lokasi dan kawasan yang baik menjadi pertimbangannya. Sejak awal dipasarkan, dituturkan Ado perumahan ini sudah mengalami kenaikan kurang lebih 10% - 15% per tahun. "Dulu pada awal pemasarannya (2014-red) tipe 46 dipasarkan pada kisaran harga mulai dari 500 jutaan hingga sekarang dengan tipe yang sama kami sudah menjualnya pada kisaran harga mulai dari 770 jutaan", katanya. Diterangkannya, bahwa kenaikan harga tersebut bukan tanpa alasan, banyak hal yang mempengaruhinya, seperti kenaikan harga material, inflasi, dan kenaikan harga dasar tanah disekitarnya yang cukup cepat.
Selain dari kualitas bangunan yang ada, Green Kuantan Residence juga menyajikan legalitas perumahan yang sudah komplit. Pihaknya, mengatakan jika saat ini proses legalitas perumahan tersebut sudah sampai dengan IMB perkavling. “Legalitas kami sudah komplit, kami menjamin soal legalitas”, tegas Ado.
PONDOK PERMAI TAMANTIRTA 3 - JOGJAKARTA
Sukses dengan dua lokasi sebelumnya di daerah Tamantirta, pengembang PT. Sumber Baru Land kembali menyuguhkan lokasi baru dengan nama Pondok Permai Tamantirta 3. Lokasi perumahan tersebut berada tak jauh dari dua lokasi sebelumnya. Konsep bangunannya pun juga tak jauh berbeda. Masih mengusung bangunan bergaya mininalis, dimana material yang digunakan berkualitas prima.
Dikatakan Maria SE, Manajer Marketing PT. Sumber Baru Land pihaknya melihat pasar daerah tersebut masih potensial untuk dipenuhi. "Kami hadir dengan lokasi baru untuk memberikan pilihan kepada konsumen kami dengan lokasi-lokasi menarik. Konsep dan kualitas bangunan masih senada. Konsep kawasan yang nyaman menjadi ciri khas dari setiap lokasi kami," terang Maria.
Untuk mendukung kenyamanan dan konsep lokasi yang baik, saat ini pihaknya tengah menyelesaikan berbagai sarana lingkungan yang ada. Jalan lingkungan, saluran air dan listrik sudah terbangun dalam kawasan 1 ha tersebut. "Awal bulan Oktober kami targetkan sudah mulai pembangunan unit-unit rumah, terbooking, respon pasar ternyata cukup baik atau bahkan diluar prediksi kami," tegasnya.
Meski secara resmi baru dipasarkan pada Oktober 2016 ini, namun dari data yang dimilikinya, mengungkapkan sudah ada unit-unit rumah terbooking. "Kami cukup kaget karena respon pasar ternyata sangat baik. Sudah ada sekitar 30 an unit di booking, dan itu hampir 60% adalah konsumen baru dan sisanya konsumen lama kami yang sadar akan nilai investasi yang terus berkembang dalam setiap kawasan perumahan kami. Konsumen baru ini mungkin membaca pasar dan perkembangan daerah tersebut yang cukup pesat, nyaman untuk tempat tinggal dan juga nyaman untuk investasi," ujar Maria saat ditemui.
Pondok Permai Tamantirta 3 hadir dengan dua pilihan tipe standar, yakni tipe 50 dan tipe 60 (hook). Untuk mendapatkan hunian tersebut Maria mengatakan, pihaknya akan membuka harga perdana di kisaran mulai dari 400 jutaan. Harga tersebut akan bervariasi tergantung luas tanah yang di pilih. Luas tanah mulai dari 104 m2 hingga paling luas 160 m2.
Dengan harga tersebut, Maria mengungkapkan, konsumen akan mendapatkan penataan kawasan yang rapi, kualitas bangunan yang prima, legalitas komplit, dan lokasi strategis. "Legalitas Tamantirta 3 ini sudah komplit, sertipikat dan IMB sudah pecah per kavling. Jadi konsumen tidak perlu khawatir,"tegasnya.
Berada di tepi jalan utama Bangunjiwo, perumahan tersebut menyuguhkan aksesibilitas yang baik untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dari segi pendidikan dari tingkat TK hingga universitas berada relatif tak jauh. Minimarket, pasar tradisonal dan berbagai tempat wisata berada tak jauh dari lokasi Pondok Permai Tamantirta.
Secara geografis Pondok Permai Tamantirta 3 memiliki kedekatan dengan beberapa desa wisata yang menarik untuk dikunjungi, seperti di Desa Guwosari terdapat Desa Wisata Krebet penghasil kerajinan batik kayu, selain itu juga terdapat objek wisata Gua Slarong, yang sering dilakukan acara Haul, Pangeran Diponegoro, untuk mengenang wafatnya. Selain itu di sekitar daerah tersebut akan di bangun kawasan kampus UMY terpadu dan UIN Terpadu. Dengan berdirinya kampus di daerah tersebut dapat dipastikan daerah tersebut akan mengalami perkembangan di berbagai sektor. "Lokasi ini tetap menyuguhkan kenyamanan untuk sebuah tempat tinggal maupun investasi kedepannya, kedekatan dengan berbagai sarana dan perkembangan daerah akan terus mendongkrak pertumbuhan perumahan," terang Maria yakin.
PONDOK PERMAI TAMANTIRTA 2 CLUSTER 2 – JOGJAKARTA
Progress pembangunan dan penjualan unit-unit perumahan yang terus berjalan dirasakan oleh pengembang PT. Sumber Baru Land, pada produk perumahan Pondok Permai Tamantirta 2 cluster 2. Dari 63 unit yang ditawarkan di cluster 2 sejak pemasaran kurang lebih satu tahun lalu kini sudah berhasil terjual separuhnya. “Cluster 2 sudah terjual lebih dari 50%. Unit-unit terjual saat ini ada yang sudah selesai bangun, dan ada yang sedang dalam tahap proses bangun. Tidak bisa bersamaan karena prosesnya juga berbeda,” terang Maria , SE, Manajer Marketing PT. Sumber Baru Land.
Dari unit terjual tersebut, diungkapkan Maria sudah ada sekitar sepuluh unit rumah yang telah melakukan serah terima kepada konsumen. Progress pembangunan dalam kawasan Pondok Permai Tamantirta 2 cluster 2 terasa nyata dengan berdirinya unit-unit terjual. Hal tersebut sebagai bukti komitmen pengembang dalam menyajikan hunian yang nyaman untuk para konsumennya. Untuk menambah kenyamanan penghuni perumahan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dalam kawasan tersebut dihadirkan berbagai fasilitas seperti lebar jalan utama 12 meter, swimming pool, club house, jogging track, gedung pertemuan, dan kawasan pertokoan. “Jalan lingkungan sudah kami bangun, fasilitas lainnya sedang dalam proses pembangunan,” tegas Maria.
Tipe hunian yang ditawarkan pada cluster 2 ini adalah tipe 65 dan tipe 55 dengan luas tanah yang beragam. “Untuk tipe 65 memiliki fasad depan dua muka, sedangkan untuk tipe 55 fasad muka standar hunian minimalis modern,” tambahnya. Dari data yang dimilikinya konsumen daerah tersebut masih banyak peminat untuk hunian satu lantai dengan harga yang relatif berimbang. Luas tanah pada kawasan hunian di Pondok Permai Tamantirta 2 cluster 2 sendiri beragam, mulai dari 105 m² hingga paling luas 179 m². Saat ini pengembang menawarkan produk tersebut pada kisaran harga 600 jutaan. Dengan harga yang ditawarkan tersebut, pada cluster 2 telah mengalami kenaikan sebanyak 3 kali. “Kenaikan harga tersebut sebagai bukti di cluster 2 masih dapat mengalami pertumbuhan investasi. Pada awal pemasaran cluster 2 kami buka di kisaran 500 jutaan. Melihat pertumbuhan yang masih positif kami berencana membuka kembali cluster 3 pada akhir tahun ini (2016-red),” papar Maria saat ditemui di kantornya.
“Bahkan jika dilihat di cluster 1 nilai investasi Pondok Permai Tamantirta 2 cukup menarik. Tipe 60 ada yang dikontrakan sudah tembus pada kisaran harga 30 jutaan pertahun. Nilai tersebut menjadi cukup tinggi karena kawasan perumahan kami sudah terbangun,” ucapnya. Sedangkan untuk legalitas yang di sajikan Maria menuturkan jika hingga tahap 3 legalitas dan perijinan sudah siap hingga pecah sertipikat dan IMB per kavling. Hunian prestisius yang berlokasi di sisi barat kota Yogyakarta tersebut, tepatnya di daerah Bangunjiwo, Kasihan Bantul, Yogyakarta atau selatan kampus UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) berdiri di atas lahan kurang lebih 3 Ha menyuguhkan lansekap kawasan modern dan rapi. Dengan luasan lahan tersebut, pihak pengembang menyuguhkan kenyamanan untuk penghuni dengan akses lokasi perumahan tersebut memiliki kedekatan dengan berbagai fasilitas pendidikan ternama di Yogyakarta seperti, 2 menit dari kampus Terpadu, PGRI, UMY, STIKES AHMAD YANI dan ALMA ATA. Selain itu hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk sampai ke pusat Kota seperti Malioboro.
BUKIT MUTIARA RESIDENCE – JOGJAKARTA
Komitmen kuat ditunjukan perumahan Bukit Mutiara Residence, garapan PT. Karya Jaya Abadi Propertindo dalam pembangunan kawasan yang mereka jual. Progres pembangunan terus dikejar guna menyajikan kawasan yang nyaman bagi konsumen ketika ingin melihat lokasi. Berlokasi di Jalan Wates Km. 6 lokasi perumahan tersebut menawarkan aksesibilitas yang mudah untuk menjangkau berbagai sarana kebutuhan sehari-hari. "Dalam kawasan perumahan kami tengah membangun unit- unit ready stock, terpesan dan tipe khusus. Fasilitas jalan lingkungan, kolam renang, dan pos satpam masih dalam proses pembangunan. Lokasi kami yang berada di bukit menyuguhkan pemandangan alam dan udara segar secara alami," terang Santosa Wibawa, Direktur, perumahan tersebut.
“Lokasi kami memang di perbukitan, namun sumber air tidaklah masalah. Kami memiliki jaringan air PDAM dan dua sumur artesis yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen,” papar Bawa, semangat. Soal keamanan dalam kawasan pihaknya bekerjasama dengan masyarakat sekitar, sehingga keamanan akan lebih terjamin. Dikatakan Bawa, lebih lanjut adanya rumah ready stock tersebut diharapkan akan semakin mempercepat keputusan konsumen dalam memutuskan untuk membeli. "Kawasan yang sudah terbentuk ini sedikit menjadi angin segar karena respon pasar semakin bagus. Banyak yang sudah datang melihat lokasi," tambahnya. "Kami mulai soft launching pada awal Januari 2016, tetapi mulai gencar dalam pemasaran dan promosi baru bulan Agustus. Kami menyiapkan terlebih dahulu kawasan dan legalitas. Ini yang membuat penjualan kami terkesan lama, kami sengaja menahan. Dan terbukti setelah lahan kami siap langsung terjual 2 unit," papar Direktur tersebut.
Untuk menjaga kepercayaan konsumen, Bawa mengatakan pihaknya cukup terbuka bagi setiap konsumen yang ingin melihat proses bangun. "Proses bangun selalu kami dokumentasikan dan di sampaikan kepada konsumen, karena kami tidak mau bermain- main soal kualitas," kata Bawa saat ditemui di lokasi. Secara lokasi perumahan tersebut memiliki kedekatan dengan berbagai sarana di sekitarnya seperti, pusat perbelanjaan, kota, pendidikan, dan rumah sakit. Menuju pusat kota dan Malioboro hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit, untuk mencapai pasar Induk Buah Gamping dan berbagai kampus di sepanjang Ringroad Barat seperti Universitas Muhamadiyah Yogyakarta ( UMY ), Bina sarana Informatika (BSI), STIKES A YANI, STIKES AlMA ATA hanya membutuhkan waktu 10 menit, sedangkan untuk mencapai SPBU Ambarketawang, dan RS PKU Muhamadiyah hanya membutuhkan waktu 5 hingga 10 menit.
Saat ini dikatakan Bawa, pihaknya tengah fokus dalam penjualan dua tipe rumah yang banyak diminati konsumen, yakni tipe 65 dan 75 (Khusus) dengan luas tanah mulai dari luasan 125 m2. Harga yang di patok pada masa pemasaran ini untuk tipe 65 ditawarkan pada kisaran harga mulai dari Rp. 495 jutaan, dan tipe 75 sudah dipasarkan pada kisaran harga mulai dari 522 jutaan, harga tersebut disajikan sudah include PPN.
“Konsumen dapat menikmati promo hadiah pilihan mulai dari kulkas, mesin cuci, AC, atau sepeda motor. Sedangkan pada bulan Oktober ini kami berikan promo spesial bagi lima pembeli pertama di bulan ini (Oktober-red) akan mendapatkan diskon harga hingga 50 juta. Cara bayar yang kami tawarkan juga cukup menarik bisa KPR, bisa juga bertahap selama 7 bulan,”ujarnya berpromosi. Greg&Pras-red

















































































