Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Ragam Rumah 1 Lantai Utara, Selatan & Barat Kota Jogja-bagian 1

    Pondok Permai TamanTirta
    Pondok Permai
    Green Mutiara Java Regency
    Puri Nirwana Kasongan
    Villa Bukit Nirwana

    Rumah model 1 lantai masih mendominasi pasar properti, baik skala nasional maupun regional. Khususnya pasar di DIY yang masih didominasi disegmen kelas menengah, yang notabene kebanyakan menyediakan model rumah tinggal dengan konsep 1 lantai. Dengan berbagai model maupun konsep arsitektur bangunan yang tentu saja mengikuti tren pasar saat sekarang. Dominasi model minimalis masih kental terasa di sebaran perumahan garapan pengembang seantero Jogjakarta.

    Dengan semakin berkurangnya area lahan yang diijinkan untuk diperuntukkan bagi pembangunan perumahan, serta semakin tingginya harga dasar tanahnya, membuat pasar perumahan model 1 lantai di sisi Utara, yakni Kabupaten Sleman semakin terbatas jumlahnya. Berbagai tantangan semakin dirasakan pengembang yang ingin membuka lahan di Sleman. Dengan aturan luasan lahan minimal 125 m² tiap kavlingnya serta harga dasar tanah yang sangat tinggi membuat harga rumah 1 lantai di Sleman sudah menyentuh kisaran 500 jutaan ke atas.

    Tak heran pasar hunian 1 lantai di Sleman bergeser ke arah Timur, yang merupakan area perkotaan Jogjakarta. Banyak yang mencari alternatif bisnis propertinya dengan membuka unit-unit model kavlingan. Hal ini membuat pengembang bergeser mencari alternatif daerah lain yang masih memungkinkan berbisnis rumah 1 lantai.

    Kabupaten Bantul dan Kulon Progo menjadi pilihan selanjutnya. Dengan kebijakan minimal kavling yang masih bisa di bawah 100 m2, membuat Bantul menjadi alternatif prioritas bagi pengembang yang ingin membuka lahan rumah 1 lantai. Kali ini kami hadirkan informasi model hunian 1 lantai yang berada di sisi Jogja Utara (Sleman), sisi Selatan – Barat Daya (Bantul & Sleman), serta sisi Barat kota Jogja (Kulon Progo), dari kelas perumahan komersil non subsidi sampai perumahan murah bersubsidi.

    PONDOK PERMAI TAMANTIRTA 2
    Pondok Permai TamanTirta 2 merupakan salah satu brand produk dengan jumlah terbanyak unit rumahnya dari Sumber Baru Land (SBL). Terbukti sudah menghasilkan 3 kawasan dengan brand area TamanTirta, dan kawasan Pondok TamanTirta 2 salah satunya. Hunian prestisius yang berlokasi di sisi Barat Daya kota Yogyakarta tersebut, tepatnya di daerah Bangunjiwo, Kasihan Bantul, Yogyakarta atau selatan kampus UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) berdiri di atas lahan kurang lebih 3 hektar ini menyuguhkan landscape kawasan modern dan rapi.

    Menilik data terakhir dipenjualan Pondok Permai TamanTirta 2 tahap 2, bahwa dari 63 unit yang ditawarkan di cluster 2 sejak pertengahan 2016 lalu kini sudah berhasil terjual 90%. Sukses dengan dua tahap sebelumnya di project Pondok Permai TamanTirta 2, pengembang PT. Sumber Baru Land kembali menyuguhkan lokasi baru pengembangan tahap 3. “Mulai pertengahan tahun ini kami pasarkan pengembangan tahap 3 atau kami menyebutnya dengan cluster 3. Tepatnya berada di sisi Timur lokasi tahap 1 dan sisi Selatan tahap 2. Untuk tahap 3 ini, kami buka total 85 unit rumah dengan konsep kawasan hunian 1 lantai. Konsep arsitektur bangunannya pun juga tak jauh berbeda, masih mengusung bangunan bergaya modern mininalis dengan aksen tropis, dengan penggunaan material yang digunakan berkualitas prima,” terang Maria SE, Manajer Marketing PT.Sumber Baru Land.

    Lebih lanjut pihaknya mempunyai pertimbangan dengan melihat pasar daerah tersebut masih potensial untuk dipenuhi, khususnya untuk pasar rumah tinggal 1 lantai. "Konsep kawasan yang nyaman menjadi ciri khas dari setiap pengembangan kawasan di semua project lokasi kami. Terbukti minat pasar masih sangat bagus. Di cluster 2 kami sekarang tinggal menyisakan 7 unit rumah saja dari total 63 unit,. Harus diakui bahwa pasar kelas menengah, dengan model hunian 1 lantai masih sangat besar pasarnya di Jogjakarta ini. Banyak dari konsumen yang merupakan keluarga muda ataupun pengusaha skala lokal, sehingga motivasi pembelian rumah ialah untuk segera dihuni atau dikontrakkan” terang Maria.

    “Banyak konsumen yang mengatakan, faktor sudah sangat hidupnya lingkungan kawasan di cluster 1 terdahulu serta infrastruktur kawasan sudah komplit, baik listrik maupun line telephone, dan fasilitas clubhouse yang berada di sisi depan cluster sudah siap dipergunakan bagi penghuni kawasan. Untuk menambah kenyamanan penghuni perumahan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dalam kawasan tersebut dihadirkan berbagai fasilitas seperti lebar jalan utama 12 meter, jogging track, dan fasilitas lainnya seperti area hijau dan taman lingkungan sudah terbentuk sehingga semakin memberikan nuansa hijau alami dan menyegarkan sekaligus menunjang kenyamanan para penghuninya,” terang Maria.

    Tipe hunian yang ditawarkan pada cluster 3 ini adalah tipe 55 dan tipe 65 (hook) dengan luas tanah yang beragam. Luas tanah pada kawasan hunian di Pondok Permai TamanTirta 2 cluster 3 sendiri beragam, mulai dari 105 m² hingga paling luas 179 m². “Untuk tipe 65 merupakan hunian di area hook, sehingga memiliki fasad tampak dua muka, sedangkan untuk tipe 55 fasad muka dengan sentuhan minimalis modern tropis,” tambah Maria. Pengembang menawarkan produk tersebut untuk tipe 55 dikisaran harga 600 jutaan, dan tipe 65 (hook) diangka 800 jutaan. Sebanding dengan harganya, dari sisi aksesibiltasnya produk Pondok Permai TamanTirta 2 ini memiliki kedekatan dengan berbagai fasilitas pendidikan ternama di Barat kota Jogja seperti, 2 menit dari Kampus Terpadu Universitas PGRI Yogyakarta, UMY, STIKES Ahmad Yani dan STIKES Alma Ata.

    Selain itu hal penting yang selalu di kedepankan Sumber Baru Land, berkaitan legalitas. Garansi legalitas setiap project Sumber Baru Land selalu dipenuhi secara lengkap sesuai koridor hukum. Konsumen tidak perlu khawatir, karena seluruh produk properti Sumber Baru Land sudah bersertifikat dan sudah mengantongi seluruh aspek legalitas yang bermuara dengan terbitnya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sudah pecah per kavlingnya. “Kami juga berikan garansi bangunan selama 3 bulan setelah serah terima rumah kepada konsumen. “Tak hanya sampai itu, selepas masa garansi, konsumen juga akan diberikan layanan tentang konsultasi dan pendampingan, termasuk apabila terjadi rencana pengembangan bangunan oleh konsumen,” lanjut Maria “untuk diketahui masyarakat, kami juga mempunyai produk tak jauh dari Pondok Permai TamanTirta 2 ini, yakni project Pondok Tamantirta 3 dengan konsep 1 lantai dengan pilihan tipe 50 dan tipe 60 (hook). Kawasan PP TamanTirta 3 bisa dijadikan alternatif bagi konsumen yang menginginkan tipe rumah yang sedikit lebih kecil dan lokasi sedikit lebih masuk ke arah jalan raya Kasihan – Bangunjiwo. Harga yang kami tawarkan juga relatif terjangkau dikelasnya, yakni 500 jutaan. Konsumen tinggal memilih rumah tinggal sesuai budget mereka,” ujar Maria menutup perbincangan.

    GREEN MUTIARA JAVA REGENCY
    Green Mutiara Java Regency tahun 2017 ini menunjukkan keberhasilan penjualan yang cukup baik. Perumahan yang berada di sisi Barat Daya kota Jogja ini merupakan kolaborasi developer KSO PPAK yang bekerja sama dengan Rumah Cerdas. Hingga saat ini respon masyarakat terhadap daerah perumahan tersebut terbilang positif, sehingga membuat pihak pengembang terus melakukan perluasan. Lokasi di kawasan Green Mutiara Java Regency yang terbilang asri dan belum terlalu padat, namun tidak begitu jauh dengan pusat pengembangan perkotaan kabupaten Bantul membuat produk tersebut cukup diminati.

    Progress pembangunan yang terus digarap menunjukkan bukti komitmen dari pengembang kepada konsumennya. Dari total 142 unit rumah di Green Mutiara Java Regency, 78 unit rumah diantaranya telah terjual. “Dari total unit yang telah terjual hingga saat ini, 15 unit diantaranya telah selesai dibangun dan telah diserah terimakan kepada pemiliknya, bahkan sekitar 5 unit rumah sudah mulai ditempati,” ungkap Meti Agustianto selaku Pimpinan awal Proyek PPAK serta Tatang Suryana, Pimpinan Proyek Green Mutiara Java yang baru, saat mereka ditemui di kantor pemasaran yang beralamat di Jalan Bugisan Selatan No. 206 Yogyakarta.

    Siapa sangka lokasi perumahan yang terletak di sisi selatan Yogyakarta, tepatnya di daerah Guwosari, Pajangan, Bantul tersebut banyak diminati oleh masyarakat khususnya warga lokal Jogja. Dari data yang dimiliki pihak pengembang konsumen yang terserap pun mayoritas adalah masyarakat Jogja, hal tersebut membuktikan bahwa keadaan ekonomi masyarakat Jogja saat ini semakin meningkat. Melihat lokasi di daerah perumahan yang tengah berkembang dan semakin ramai, serta cukup dekat dengan berbagai fasilitas umum, membuat tempat tersebut sangat cocok untuk dijadikan investasi maupun sebagai tempat tinggal.

    Soal harga yang ditawarkan di kawasan Green Mutiara Java Regency, saat ini satu unit rumah dibandrol dengan harga Rp 350 jutaan untuk tipe terendah yaitu tipe 36. Harga jual tersebut dijelaskan Meti telah mengalami kenaikan setiap 4 bulan terhitung sejak mulai dipasarkan pada bulan Maret 2016. “Sejak kami pasarkan sekitar lebih dari satu tahun yang lalu, kami telah mengalami kenaikan hingga 4 kali kenaikan. Dulu awal kami pasarkan di harga Rp 300 jutaan, dan setiap 4 bulan kami selalu ada kenaikan harga,“ tambah Meti. Cara bayar yang ditawarkan pihak pengembang juga cukup membantu bagi calon konsumen yang akan membeli produk di Green Mutiara Java Regency, yakni mulai dari cash bertahap dan sistem bayar KPR dengan DP minimal 30%.

    Perumahan yang mulai dipasarkan pada bulan Maret 2016 ini terbagi menjadi 142 unit rumah tinggal serta 11 ruko. Berdiri di atas lahan seluas 2200 m², Green Mutiara Java Regency memiliki 116 unit rumah tipe 36 dan 26 unit rumah tipe 45, untuk ruko direncanakan akan launching pada bulan Juli 2017. Setiap hunian juga sudah dilengkapi dengan carport. Material bangunan menggunakan bahan-bahan yang berkualitas. Untuk rangka atap dengan baja ringan dan genteng flat ex. lokal. Bagian plafon dengan gypsum dan kusen berbahan alumunium. Dari pihak pengembang juga memberikan garansi selama 3 bulan untuk kerusakan struktur bangunan rumah.

    Secara aksesibilitas lokasi, Green Mutiara Java Residence berada di dekat kawasan pengembangan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta. Selain itu, lokasi perumahan juga tidak begitu jauh dengan kampus besar lainnya yaitu UMY dan STIKES Alma Ata, sarana umum seperti pasar Niten dan juga desa wisata Kasongan. Untuk fasilitas yang terdapat di Green Mutiara Java Residence sendiri yaitu masjid, balai warga, ruang terbuka hijau, dan ke depannya juga akan didirikan sebuah sekolah PAUD. “Mengenai IMB dan dokumen yang diperlukan sudah beres semua, jadi calon konsumen sudah tidak perlu khawatir apabila akan membeli produk kami”, tutup Meti.

    VILLA BUKIT NIRWANA dan PURI NIRWANA KASONGAN
    Villa Bukit Nirwana merupakan salah satu kawasan hunian baru yang berada di sisi Barat kota Jogja. Perumahan garapan PT. Hoki Sejahtera Abadi di pertengahan tahun 2017 ini membuka kawasan tahap I dengan jumlah 20 unit rumah di atas lahan 4000 meter. Berlokasi di Jalan Wates Km. 6 lokasi perumahan ini mempunyai aksesibilitas yang mudah untuk menjangkau berbagai sarana kebutuhan sehari-hari. Perumahan tersebut memiliki kedekatan dengan berbagai sarana di sekitarnya seperti, pusat perbelanjaan, kota, pendidikan, dan fasilitas kesehatan seperti klinik atau rumah sakit. Tak jauh dari akses jalan alternatif yang menghubungkan Jalan Wates yang berada di wilayah Sleman dengan Jalan Raya Kasihan Bangunjiwo Bantul. Menuju pusat kota dan Malioboro hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit, untuk mencapai pasar Induk Buah Gamping dan berbagai kampus di sepanjang Ringroad barat seperti, seperti Kampus Terpadu Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY), Bina sarana Informatika (BSI), STIKES Ahmad Yani, STIKES Alma Ata hanya membutuhkan waktu 7 menit, sedangkan untuk mencapai SPBU Ambarketawang, dan RS PKU Muhammadiyah hanya membutuhkan waktu 5 menit.

    “Bisa dikatakan, grafik positif sudah ditunjukkan di tahun 2017 ini, secara data penjualan lebih baik daripada tahun lalu dalam rentang waktu yang sama,” papar Tri Yusgianti, Direktur Utama PT. Hoki Sejahtera Abadi. Dengan target sasaran pasarnya di kelas rumah berbagai segmen menengah, kami sangat optimis Villa Bukit Nirwana menjadi salah satu alternatif hunian yang berada di kawasan perkembangan perkotaan Jogjakarta. “Alasan kami membuka lahan di area Kelurahan Ambarketawang ini, ialah pertimbangan percepatan nilai investasi yang sedang tumbuh pesat, khususnya di sisi Barat kota Jogjakarta yang notabene ke depan menjadi akses utama menuju Bandara Internasional yang sedang dibangun di Kulon Progo,” lanjutnya.

    Villa Bukit Nirwana tahap I ini akan menghadirkan konsep hunian 1 lantai, dengan 2 pilihan tipenya, yakni tipe 45 dan tipe 54. “Secara arsitektur, kami mengusung konsep tropis minimalis. Setiap unit rumahnya mempunyai lebar muka rata-rata 8 meter serta dari segi bentuk atap kami hadirkan berupa limasan, yang akan memberi aksen tropis sekaligus memberi sentuhan elegan dan kokoh,” terang Mbak Tri. Untuk fasilitasnya, developer akan berikan jalan lingkungan yang cukup lega dengan lebar 6 meter serta one gate system pos keamanan 24 jam. Harga yang di patok pada masa pemasaran ini untuk mulai 300 jutaan.

    Untuk menarik minat konsumen saat ini di awal proyek kami memang sengaja mengedepankan pembangunan infrastruktur pendukung perumahan, sehingga konsumen akan lebih nyaman dalam melihat lokasi ataupun memilih kavlingnya," papar Mbak Tri, sapaan sehari-harinya. Apalagi secara geografis lokasi kami yang berada di area lereng perbukitan masih menyuguhkan pemandangan alam dan udara segar secara alami,” lanjutnya.

    Untuk menjaga kepercayaan konsumen, pihaknya cukup terbuka bagi setiap konsumen yang ingin melihat proses bangun. "Proses bangun selalu kami sampaikan kepada konsumen, karena kualitas dan kepercayaan bagi kami nomor satu," kata Mbak Tri tegas. “Untuk masa soft launching ini kami berikan kemudahan cara bayar, khususnya cash bertahap. Kami layani pembayaran selama 12 x tanpa bunga, dengan DP 30 %. Bagi yang tertarik dengan metode KPR, kami sudah PKS dengan Bank BTN konvensional maupun BTN Syariah. Walaupun demikian, kami akan layani proses KPR nya dengan perbankan lainnya. Untuk kelengkapan legalitas, kami sudah memperoleh ijin IPT dan saat ini kami sedang memproses semua sertipikat pecah per kavling dan seluruh IMB akan siap dan lengkap,” ujarnya mantab.

    Selanjutnya pengembang ini juga menyediakan kawasan alternatif hunian yang berada di sisi Selatan kota Jogja, yakni Puri Nirwana Kasongan. “Pertengahan tahun ini, sengaja kami gunakan momentum Lebaran untuk melaunching beberapa produk hunian kami lainnya, yang berada di kawasan sentra industri kerajinan Kasongan, sekaligus memberi pilihan lokasi dari geografis yang berbeda, di area Barat kami sediakan Villa Bukit Nirwana, di sisi Selatan kami hadirkan Puri Nirwana Kasongan.

    Tak jauh berbeda dengan beberapa produk rumah tinggal sebelumnya, Puri Nirwana Kasongan ini juga mengusung konsep hunian 1 lantai dengan sasaran kelas menengah dengan total 38 unit. “Tipe yang kami tawarkan pun juga tipe 45, tipe 54, serta tipe 54 (hook). Untuk harga jualnya kami hadirkan mulai 300 jutaan untuk tipe terkecilnya (tipe 45-red), khusus 5 pembeli pertama. Hal ini kami lakukan untuk memberi apresiasi kepada calon konsumen yang sudah percaya dengan produk kami di Kasongan ini, sekaligus menggaransi nilai investasi kawasan hunian kami ke depannya akan semakin meningkat, ” terangnya mantab.

    Secara lokasi, posisi Puri Nirwana Kasongan berada di kawasan yang masih alami dan terhubung dengan pemukiman warga serta sentra industri gerabah dan kerajinan Kasongan. “Lokasi kami tepatnya di sisi Utara akses jalan Raya Kasongan – Bangunjiwo yang terkoneksi dengan akses Jalan Bantul dan berada di Timur kawasan wisata kuliner Mbah Cemplung. Berada di kawasan perkembangan kota Bantul, Puri Nirwana Kasongan juga sudah didukung beberapa pembangkit lingkungan serta fasilitas umum yang sudah cukup lengkap. Hanya 5 menit menuju Pasar Niten, 15 menit menuju Kota Bantul dan Kotamadya Jogjakarta, tak jauh dari ringroad Selatan, berada di kawasan wisata budaya dan wisata kuliner khas Bantul.

    Lebih lanjut diterangkan Mbak Tri, secara kawasan, kami mengusung konsep one gate system dengan mengemas kawasan dalam nuansa atmosfer khas Kasongan. Akan kami berikan aksen-aksen yang khas desa Kasongan dalam bangunan rumah serta kawasan lingkungannya. Konsep arsitekturnya memang minimalis, namun tetap diberikan aksen klasik dan elegan. “Puri Nirwana Kasongan ini akan kami lengkapi fasilitas umum berupa Masjid serta taman lingkungan. Bisa dikatakan, kawasan hunian kami ini, termurah dikelasnya namun dari sisi kualitasnya tidak murahan,” lanjutnya berpromosi. “Kami sangat optimis, kedua produk perumahan kami ini, mampu diserap pasar kelas menengah Jogja. Dengan harga yang sangat kompetitif, kami berharap dua lokasi kami tersebut akan sold out kurang dari tempo 1 tahun ke depan,” tegas Mbak Tri. Pras&Farhan-red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain