Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Serba Serbi Perumahan Semarang-Jogjakarta Akhir 2014 – bagian 1

    Perumahan Griya Lestari Semarang
    Perumahan CitraSun Garden Semarang
    Perumahan CitraLand BSB City Semarang
    Perumahan CitraGrand Tembalang Semarang

    Di akhir tahun 2014 bisnis properti Jogja, Semarang dirasakan masih mengalami perlambatan. Kebutuhan rumah, sebagai kebutuhan primer, tetap mengalami pertumbuhan. Namun, kemampuan membeli konsumen menjadi kendala, keadaan ekonomi dan politik yang belum stabil serta kenaikan suku bunga kredit, membuat bisnis perumahan sedikit mengalami perlambatan. Perumahan CitraGrand Tembalang, melalui, General Managernya, Ipung Jati Wisnutomo, mengatakan jika pasar properti saat ini masih belum pada posisi yang cepat. banyak hal yang mempengaruhinya.

    “Pasar properti hingga tutup tahun 2014 ini saya rasa masih belum secepat tahun-tahun sebelumnya, ada penyerapan, ada pertumbuhan tetapi tidak tinggi. Kenaikan suku bunga KPR, kebijakan pendinginan dengan SEBI, termasuk pengetatan kredit, serta rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak, saya rasa cukup berpengaruh”, papar Ipung.

    Hal tersebut dirasakan juga dari sektor perbankan, dikatakan CFBC (Consumer Financing Business Center) Head, PT. Bank Syariah Mandiri Yogyakarta, Hari Nopa Kurniawan, penyerapan kredit di semester 2 tahun ini (2014-red) sedikit mengalami perlambatan. “Target kami di semester 1 sudah tercapai, namun di semester 2 ini masih kurang sedikit, rencana kenaikan BBM mungkin jadi salah satu pertimbangan konsumen, tetapi seharusnya konsumen yang mau membeli rumah, ya sekarang, sebelum benar dinaikan”, terang Hari.

    Melihat fenomena pasar properti yang masih mengalami perlambatan, di akhir tahun ini kami berikan beberapa pilihan kawasan hunian di wilayah Jogja dan Semarang yang patut menjadi alternatif pilihan. Di Jogja dan Semarang meski penyerapan belum cepat, para pengembang tetap menyajikan kawasan perumahan yang menarik. Berbagai promo, dan kemudahan cara pembayaran yang di sebandingkan dengan kualitas dan kawasan disuguhkan para pelaku bisnis di dua kota ini untuk tetap menyerap pasar semaksimal mungkin.

    GRIYA LESTARI SEMARANG
    Konsep perumahan dengan menonjolkan view yg menawan, ditawarkan dalam kawasan perumahan Griya Lestari. Diungkapkan Dedy Rustadi, kepala proyek perumahan Griya Lestari, lokasi perumahan yang berada di kawasan perbukitan menyuguhkan kawasan perumahan denah pemandangan alam yang apik. "Kondisi geografis kawasan perumahan kami yang berada di daerah perbukitan sengaja dipertahankan, untuk menunjukkan keasliannya", ucapnya. Hal tersebut terbukti dari kawasan perumahan yang sudah terbentuk, bahkan banyak yang sudah banyak di tempati. “Ditahap 5 ini kami tawarkan hunian dengan view yang menawan, penghuni dapat melihat laut dan kota semarang”, ucap Dedy.

    Griya Lestari merupakan perumahan garapan PT. Ekagriya Lestari yang memiliki luas area hingga 30 ha. Hingga tahap 5 yang saat ini tengah dipasarkan perumahan ini baru 15 hektar lagi kawasan yang dapat dikembangkan. Di tahap 5 ini Griya Lestari menawarkan perumahan dengan tipe mulai dari 36, tipe 45, dan tipe 86 dengan luas tanah per kavling 120 meteran persegi. Harga yang ditawarkan pada Griya Lestari saat ini sudah mulai dari kisaran harga 400 jutaan sedangkan tipe 86 saat ini sudah dipasarkan pada kisaran harga mulai dari 700 jutaan. Dedy mengungkapkan soal harga perumahan Griya Lestari saat ini sudah mengalami beberapa kali kenaikan.

    Di awal pemasaran tahap 5 dipasarkan mulai dari kisaran harga 350 jutaan, selang satu tahun kini sudah naik jadi harga 400 jutaan. “ Harga sudah naik sekitar 50 juta dalam waktu satu tahun”, ungkapnya. Griya Lestari ditata untuk sebuah kenyaman penghuni. Untuk menambah kenyamanan penghuni kedepan perumahan yang memiliki kantor di Jalan Sudoyono 116-118 Semarang ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas berupa, Clubhouse, lapangan futsal, taman, dan tempat rekreasi. Dikatakan Dedy sembari menunjukkan rumah yang sudah selesai dibangun, pembangunan fasilitas tersebut akan dimulai pada tahun depan (2015-red).

    Secara desain bangunan, perumahan Griya Lestari seperti yang sudah-sudah mengusung konsep bangunan bergaya minimalis modern. Garis-garis tegas pada hunian yang sudah jadi di tahap 5 nampak jelas mengisyaratkan karakter minimalisnya. Lebih lanjut dikatakan Dedy, Griya Lestari memiliki desain standar yang ditawarkan kepada konsumen. Namun, untuk kavling yang berada di hook, perumahan Griya Lestari sedikit memberikan kebebasan kepada konsumen untuk menentukan bentuknya. “Untuk hook boleh mengubah bentuk, namun tetap selaras dengan konsep minimalis”, kata Dedy.

    Lokasinya yang berada di perbukitan membuat kualitas perumahan Griya Lestari haruslah prima. Pembangunan setiap unit rumah langsung di tangan perusahaan, sehingga kualitas dapat dipertanggungjawabkan. Spesifikasi yang dibangun disesuaikan dengan perjanjian yang telah disepakati. “ Soal Spesifikasi bangunan kami berani diadu dengan kompetitor lainnya, kami tidak akan memainkan spesifikasi untuk meraup hasil, kualitas bangunan adalah kepercayaan konsumen kepada kami”, pungkas Dedy semangat. Dengan keunggulan secara lokasi yang dimiliki Griya Lestari, tak heran jika data penjualan perumahan Griya Lestari di tahap 5 ini lebih banyak berasal dari luar kota Semarang. “Konsumen lebih banyak dari luar kota Semarang, mereka mencari kenyamanan tinggal, dan view yang kami miliki”, imbuhnya.

    Minat pasar di perumahan tersebut tergolong cukup baik. Dari total unit yang dipasarkan hingga kini sudah terjual lebih dari 40 % nya. Menurut kepala proyek tersebut, tipe paling banyak yang dicari saat ini adalah tipe 45 dan tipe 86. Tipe-tipe besar tersebut kebanyakan untuk rumah singgah dari konsumen luar kota Semarang. “Tipe 45 juga banyak yang cari, kemarin di pameran REI Expo, kami close sekitar 4 unit”, ungkapnya. Lebih lanjut imbuhnya, jika legalitas tiap kavling di perumahan Griya Lestari telah siap per kavling. IMB dan Sertipikat perkavling sudah ada.

    CITRASUN GARDEN SEMARANG
    Ditutup tahun 2014 ini CitraSun Garden Semarang kembali menawarkan tipe hunian terbaru di cluster Ruby Hill dan Shapire Hill. Cluster Ruby Hill merupakan cluster premium cluster di kawasan perumahan CitraSun Garden Semarang. Diawal pemasarannya cluster ini menawarkan kurang lebih 80 unit rumah kepada konsumen. “ Dulu kita tawarkan 5 tipe rumah eksklusif kepada konsumen, kini kita buka lagi satu tipe terbaru untuk memenuhi permintaan hunian kelas tersebut”, terang T. Dipayuda, General Manager CitraSun Garden Semarang.

    Dari 80 unit rumah hingga kini tercatat sudah terjual lebih dari 50 % nya. Terdapat 5 tipe rumah eksklusif yang pernah ditawarkan terbukti laris terserap pasar. Setiap tipe rumah ini memiliki lebar muka yang berbeda-beda, mulai dari lebar 9 meter hingga paling lebar 15 meter. 5 tipe rumah tersebut saat ini sudah dipasarkan mulai dari kisaran harga 2,6 Milyaran. Harga tersebut sudah bergerak naik jika dibanding beberapa bulan lalu yang masih dipasarkan mulai dari kisaran 2,4 Milyaran.

    “Permintaan pasar akan rumah kelas premium di cluster Ruby Hill masih cukup tinggi, saat ini kami buka lagi 8 unit rumah tipe Amazonite dengan lebar muka 12 meter, tipe ini memiliki denah ruang carport yang mampu menampung dua mobil”, papar Yuda. Lebih lanjut Yuda, memaparkan bahwa denah ruang tipe Amazonite ini merupakan desain penyempurnaan dari tipe Asteria yang banyak dicari. Dalam tipe Amazonite ini konsumen akan mendapatkan konsep atap dengan kemiringan 45 derajat serta permainan split level antar ruang yang menarik. “Desain ini baru sekitar 2 bulan dipasarkan mengikuti kebutuhan ruang pasar, respon cukup bagus, harga ini sudah mengalami kenaikan, kini harganya dikisaran 3,9 Milyaran”, imbuhnya.

    Untuk menjangkau pasar yang lebih beragam saat ini CitraSun Garden Semarang telah meluncurkan cluster terbarunya dengan nama cluster Sapphire Hill. Untuk cluster Sapphire Hill dibangun secara khusus untuk memenuhi gaya hidup keluarga modern di tengah lingkungan hijau nyaman dan teduh. “ Di cluster Sapphire Hill ini merupakan inovasi kami sesuai kebutuhan ruang konsumen, ada beberapa unit rumah yang kami bangun satu lantai”, terang Yuda. Tak hanya di cluster Ruby Hill, pada cluster Shapire Hill pun saat ini tengah menawarkan 2 tipe rumah terbaru, yakni tipe Amonite dan Ajoite.

    Tipe Amonite ditawarkan dengan luas bangunan 147 dan lebar muka 9 meter, sedangkan tipe Ajoite ditawarkan dengan luas bangunan 100 dengan lebar muka 7 meter. Dua tipe ini menjadi daftar pilihan tipe dari yang sudah ada di cluster Shappire Hill. Tipe Ammonite saat ini ditawarkan pada kisaran harga 2 Milyaran, dan tipe Ajoite ditawarkan pada kisaran 1,4 Milyaran. Seperti cluster-cluster sebelumnya, di dua cluster ini akan di lengkapi dengan fasilitas private clubhouse yang dapat diakses dari 2 cluster tersebut. Fasilitas tersebut rencananya akan segera dibangun, sebagai bukti komitmen penjualan cluster tersebut yang sudah mencapai angka 70%. Sesuai prediksi CitraSun Garden Semarang saat ini banyak rumah yang sudah serah terima lebih banyak ditempati.

    Dengan eksklusifitas yang dimiliki CitraSun Garden Semarang konsumen akan merasakan prestise yang lebih. Menurut Berlian Febriana, Marketing Manager CitraSun Garden Semarang, jika dilihat dari data penjualan, hampir 70% konsumen CitraSun Garden Semarang adalah end user, “ Prediksi kami nantinya kawasan CitraSun Garden ini akan hidup, karena dari data hampir 70 % konsumen membeli memang untuk tempat tinggal, sehingga fasilitas Clubhouse ini akan menambah kenyamanan mereka”, terangnya.

    CITRALAND BSB CITY SEMARANG
    CitraLand BSB City di akhir tahun 2014 ini masih fokus pada penjualan cluster terbaru mereka, yakni cluster Forest Hill. Secara penjualan cluster Forest Hill mendapat respon pasar yang sangat baik. Dari data yang dimiliki, CitraLand BSB hingga kini sudah terjual kurang lebih 80% dari total sekitar 400 unit rumah yang ditawarkan. Berdiri di atas lahan seluas 19 Ha, cluster Forest Hill lebih banyak menyuguhkan hunian bergaya satu lantai. Tipe yang ditawarkan mulai dari tipe 37 hingga tipe 70. Dengan luas tanah mulai dari 70 m2 hingga 120 m2.

    Saat ini harga yang ditawarkan pada cluster Forest Hill sudah dikisaran harga mulai dari 470 Jutaan. Harga ini sudah mengalami kenaikan jika dibanding dengan beberapa bulan yang lalu. Dipaparkan Ronny Hermawan, Marketing Manager, CitraLand BSB City Semarang, harga di kawasan CitraLand BSB City terus mengalami kenaikan. Ini menjadi bukti daerah Semarang barat, khususnya daerah BSB masih menjadi daya tarik yang tinggi. Investasi di daerah tersebut tergolong masih dapat bergerak seiring pertumbuhan pembangunan berbagai sarana prasarana disekitarnya. “Harga ini sudah naik, dan kemungkinan akan terus naik, lima bulan yang lalu harga tipe 37 masih dikisaran 380 jutaan, kini sudah bergerak pada kisaran harga mulai dari 470 jutaan”, terangnya.

    Cluster Forest Hill menawarkan pilihan hunian dari tipe Corona (37/120) dengan kisaran harga mulai dari 470 jutaan, tipe Allison (45/120) dipasarkan pada kisaran harga 500 jutaan, dan tipe Montana (60/120) saat ini sudah dipasarkan pada kisaran harga mulai dari 600 jutaan. Saat ini progress pembangunan di cluster Forest Hill sudah masuk dalam tahap pembangunan infrastruktur jalan dan sarana prasarana di dalam kawasan. Sedangkan di cluster sebelumnya, The Ivy Park 1 dan 2 hingga saat ini sudah hampir habis. “Tipe Ambrosia (70/144) sudah sold out, saat ini yang masih banyak adalah tipe Cornella (117/144)”, ucap Ronny.

    Lebih lanjut, beliau menuturkan jika pembangunan rumah yang sudah terjual hingga kini sudah banyak yang jadi. Bahkan sudah ada yang sudah dilakukan serah terima. Secara kawasan pun saat ini infrastruktur sudah dikerjakan. Di akhir tahun ini gate cluster akan segera dapat digunakan. Dan fasilitas The Central Park yakni sebuah taman tematik seluas 4000 m2 yang dapat digunakan penghuni The Ivy Park untuk bersantai, berekreasi, dan berolah raga out door, di tengah landscape tropis yang teduh, serta dilengkapi dengan tempat ibadah masjid dan mini fitness center saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Konsep tropis benar-benar menginspirasi setiap sudut cluster The Ivy Park. Sampai dengan desain per kavlingnya. Setiap unit kavlingnya didesain dengan penghijauan di sekitarnya.

    Di tahun 2015 nanti CitraLand BSB City akan hadir dengan menawarkan sebuah konsep hunian terbaru. Dipaparkan Ronny, konsep hunian terbaru tersebut akan stand alone, dimana satu rumah dengan rumah yang lain tidak berderet. “ Antar rumah ada jarak, tiap kavling rata-rata akan memiliki luas 240 m2, dan rumah tersebut ditengah”, paparnya. Lebih lanjut imbuhnya, konsep ini akan menawarkan hunian yang lebih private. Dengan luas lahan tiap kavling yang cukup lebar, maka di tiap kavling tersebut akan dilengkapi fasilitas, private pool dan landscape water. “ Konsep ini kami sediakan bagi konsumen kelas premium kami, harganya diprediksi pada kisaran 4 Milyaran”, imbuhnya semangat.

    CITRAGRAND TEMBALANG SEMARANG
    Cluster Green Stone, perumahan CitraGrand Semarang terbukti mendapat respon pasar yang sangat menarik. Dari total tahap pertama hingga kini sudah terjual kurang lebih 60 % unit rumah. Dikatakan Ipung Jati Wisnutomo, General Manager, CitraGrand Tembalang Semarang, pasar properti semarang saat ini tengah mengalami perkembangan yang sangat baik. Menurutnya, penjualan huniannya mengalami penyerapan yang baik. “ Dari sekitar 200 unit rumah di cluster Green Stone tahap pertama kami tawarkan sekitar 100 unit dan sudah laku banyak, lebih dari separuh”, tuturnya.

    Cluster Green Stone ini merupakan cluster ketiga yang ditawarkan CitraGrand Tembalang Semarang. Dalam cluster ini beberapa tipe rumah ditawarkan mulai dari tipe Oliver dan Melvin dengan luas bangunan 69, tipe Figarro luas bangunan 83, tipe Madellaine luas bangunan 138, dan tipe Haumphire luas bangunan 240. “ Cluster Green Stone, cluster ini diluncurkan untuk menyerap pasar middle daerah Tembalang yang sangat tinggi. Dengan lebar muka 6 dan 10 meter, cluster ini akan menawarkan pilihan hunian satu dan dua lantai. Harga yang dipatok saat ini sudah mulai dari kisaran 700 jutaan, menjadi pilihan konsumen menengah yang menginginkan hunian berkelas dalam kawasan yang menawan dan modern”, terang Ipung.

    Jika dilihat dari kenaikan harga yang terjadi di cluster Green Stone, menunjukkan pergerakan harga yang sangat baik untuk sebuah investasi. Nilai investasi tersebut semakin naik ketika berbagai sarana dan prasarana sudah terbentuk. Tipe paling kecil luas 69 dulu awal pembukaan sekitar bulan april dipasarkan di kisaran harga 600 jutaan, kini di akhir tahun 2014 sudah naik menjadi pada kisaran harga 700 jutaan. “Secara keseluruhan dalam setahun bisa terjadi kenaikan sekitar 20 %”, ucap Ipung.

    Tak jauh beda dengan konsep-konsep hunian di cluster sebelumnya, cluster Green Stone ini juga mengusung hunian tanpa pagar yang didesain dengan konsep “Tropical Contemporary Intelligent Homes”. Konsep ini diterjemahkan pada setiap bangunan rumah dengan sentuhan detail dan kualitas bangunan yang prima dan memukau mulai dari gate cluster, pos security, lanskap lingkungan, sampai dengan tampak eksterior maupun interior.

    Progress pembangunan dalam kawasan perumahan CitraGrand Tembalang Semarang terus mengalami pergerakan yang nyata. Cluster-cluster sebelumnya yang sudah habis terjual kini sudah banyak yang jadi dan sudah banyak yang ditempati. Diungkapkan Ipung saat berbincang, cluster pertama, River Side sudah habis dan sudah serah terima kepada konsumen. “Cluster Riverside sudah banyak yang ditempati”, ucapnya. Lebih lanjut diungkapkannya, cluster Golden Wood sekitar 80 unit rumah sudah habis terserap pasar. Ditargetkan akhir tahun 2014 ini sebanyak 30 unit rumah siap di serahterimakan kepada konsumen.

    Tak hanya di cluster residence saja yang mendapat respon baik dari pasar. Konsumen CitraGrand Tembalang hampir 70% berasal dari penduduk asli Semarang. Di cluster komersial penjualan ruko bahkan tergolong sangat cepat. “170 unit yang sudah dibuka dan dipasarkan sudah sold out”, kata Ipung semangat. Pembangunan ruko di area komersial ini sudah banyak yang jadi dan sudah menunjukan landscape kawasan yang mewah dan tepat untuk bisnis. Dengan nama Grandwalk, area komersial CitraGrand Tembalang akan mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut semakin maksimal. Area komersial ini berdiri di atas luas lahan 5 Ha. Kehadiran area komersial berupa ruko ini akan menjadi Central Bussines District (CBD) baru di daerah Tembalang. Kehadiran shophouse, cafe, resto, perkantoran, butik, bank, minimarket dan lain sebagainya akan menjadi icon baru di daerah Tembalang. Greg & Dika – Red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain