Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Wallcovering Hangatkan Rumah

    goodrich
    goodrich
    goodrich
    goodrich
    goodrich

    Gaya interior lahir karena adanya tuntutan hidup yang serba praktis dan modern. Suasana hunian bergaya modern umumnya terkesan 'dingin' dan tak ber'jiwa' akibat desain dan bahan yang lebih banyak menitikberatkan pada fungsi dan efisiensi. Segala sesuatu ditampilkan polos dan minimalis agar lebih mudah dalam perawatan. Untuk menghilangkan kesan 'dingin' dan tak ber'jiwa' perlu disiasati agar suasana ruang menjadi 'hangat' sebagaimana layaknya sebuah hunian. Untuk mencapai suasana hangat pada interior gaya modern dapat dilakukan melalui pemilihan bahan alami pada elemen interior, sentuhan gaya pada perabotan, penempatan aksesori yang tepat, penggunaan soft furnishing, dan warna-warna tertentu.

    Goodrich Galeri menawarkan koleksi lengkap kebutuhan interior sebuah hunian mulai dari wallcovering, carpet, flooring dan fabric. Berdiri sejak tahun 1983, Goodrich Global identik dengan trend-setting pelapis dinding (wallcovering). Keunggulannya antara lain kualitas materi yang digunakan hampir semua import dari Eropa dan Amerika, pilihan materinya yang lengkap, serta bahan yang digunakan telah mengusung go green. Cabang yang banyak menjadi tolak ukur kesuksesan Goodrich. Cabang di Indonesia sendiri berada di Jakarta sebagai galeri pusat, Semarang, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Bali, dan Medan. Goodrich Global juga hadir di luar negeri, seperti Singapura sebagai kantor pusatnya, China, Hongkong, India, Malaysia, Thailand, serta United Emirates Arab.

    Saat ditemui di galeri Goodrich Jogja, J. Timotius S ,T.S selaku Branch Manager cabang Yogyakarta menuturkan, pihaknya hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam jasa penyedia bahan interior. “Kami hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam bidang soft furnishing, yakni semua penutup dari cushion, dari bahan kain bisa jadi penutup bantal, bed cover, karpet, lantai kayu (laminatefloor), finelfloor, serta wallcovering,” tuturnya.

    Timotius menambahkan bahwa Goodrich lebih terfokus pada produk wallcovering, sedangkan produk lainnya sebagai pelengkap. “Fokus kami memang pada wallcovering, karena bahan di sini tidak semua berbahan wallpaper, maka kami menyebutnya dengan wallcovering. Koleksi wallcovering Goodrich sangat beragam, ada yang berbahan vinyl, bambu, tekstil, serta kertas. Mungkin untuk istilah wallcovering sendiri sangat jarang terdengar ya, kebanyakan masyarakat awam menyebutnya dengan istilah wallpaper. Namun istilah wallcovering sendiri lebih luas. Bahan finishing yang digunakan Goodrich sendiri terbilang cukup bervariatif, yakni mulai dari berbahan beludru. Finishing paling baru menggunakan hologram”, tuturnya.

    Bahan-bahan yang digunakan Goodrich seluruhnya merupakan import dengan kualitas 100% keasliannya, seperti dari China, Korea, Amerika, Malaysia, dan sebagian besarnya dari Eropa (Belanda dan Belgia). “Kenapa kami menggunakan bahan-bahan import dan memang tidak ada bahan material yang lokal, karena kebanyakan Goodrich bekerjasama dengan para designer. Misalnya designer-nya dari negara mana, maka kami mengambil bahan dari negara designer tersebut. Salah satu designer yang bekerja sama dengan kami, Roberto Cavalli”, kata Timotius panggilan akrabnya. Untuk harga yang ditawarkan pun beraneka ragam tergantung jenis produk yang dipilihnya.

    Goodrich cabang Yogyakarta sejak berdiri pada bulan Agustus 2014 atau sekitar satu setengah tahun tersebut pemasarannya terbilang cukup ramai. Diungkapkan Fenny Margaretha, S.Sn selaku Gallery Manager Goodrich cabang Yogyakarta, di daerah Jogja sendiri cukup ramai ditambah dengan banyaknya pembangunan bangunan-bangunan komersial. “Selama satu setengah tahun buka di Jogja, pemasaran Goodrich melebihi target yang kami tentukan, hampir 30% lebih kami kelebihannya. Pesatnya pembangunan di jogja menjadi salah satu keuntungan bagi kami, kebanyakan proyek kami lebih ke wallcovering baik perseorangan atau pengembang,” ungkapnya. Harga yang ditawarkan Goodrich cabang Yogyakarta untuk wallcovering sendiri mulai dari harga 70 ribu per m² hingga 9 juta per m². “Untuk harga memang menyesuaikan, pertama dilihat dari spec-nya dan dari art-nya”, tambah Fenny.

    Goodrich cabang Yogyakarta yang beralamatkan di Jl. Prof. Dr. Yohanes No. 1207, Yogyakarta ini menawarkan produk terlengkap. Pemilihan warna produk yang lengkap juga bahan yang telah memenuhi standarisasi Internasional dari USA dan Uni Eropa ini sudah tidak perlu diragukan lagi. Beberapa brand wallcovering seperti Eijffinger (Raval,Tout Petit, Orangery), Roberto Cavalli wallcovering, Elitis wallcovering, dan masih banyak lagi dapat Anda temui di Goodrich. Bahan pembuat wallcovering sendiri sebenarnya sangat bervariasi, baik untuk bagian depan (surface) yang menjadi muka lembaran wallcovering maupun bagian belakangnya (backing) yang menjadi area “penempel”.

    “Untuk material wallcovering nonkertas, bagian backing-nya bisa terbuat dari fabric atau nonwoven (material mirip kain yang terbuat dari fiber). Sedangkan untuk bagian depannya, wallcovering bisa terbuat dari bermacam-macam material, baik itu yang bersifat natural atau alami maupun yang bersifat pabrikasi,” imbuh Fenny. Untuk yang bersifat natural, pilihan bisa jatuh ke wallcovering berbahan serat, dan bambu. Selain itu, terdapat pula material pabrikasi seperti vinyl, embossed velvet, gold, hingga glass beads dengan keunikan tersendiri.
    Sebagai contoh adalah wallcovering barbahan embossed velvet yang terbuat dari campuran busa dan bahan karet, dengan karakter yang menonjol seperti relief. Jika dibandingkan dengan wallpaper yang bagian belakangnya terbuat dari kertas, material ini lebih tahan lama serta tidak mudah rusak atau sobek. Dan, jika ingin membongkarnya, lembaran ini bisa dipasang kembali. Berbeda dengan wallpaper yang harus diganti dengan yang baru.

    Menjaga dinding rumah dengan pelapis dinding seperti wallcovering ini memang sangat dianjurkan, pilihan art yang bisa dikombinasikan, juga menjadi salah satu faktor untuk memberi kesan hidup pada dinding sebuah hunian. Teknik ini dapat menyamarkan permukaan dinding yang kurang sempurna seperti retak atau bergelombang dengan motif yang padat. Alasan lainnya, dengan pelapis dinding tersebut dapat memperkuat karakter sebuah ruangan, misalnya tema maskulin, anak-anak, retro, ataupun klasik. Umurnya bisa mencapai sekitar kurang lebih 10-15 tahun.

    Dari segi perawatannya pun terbilang tidak terlalu rumit. “Untuk perawatannya tidak terlalu sulit, karena bentuknya yang vertical maka jarang debu menempel, cukup dilap dengan kemoceng saja sudah cukup setiap seminggu sekali,” kata Timotius. Goodrich juga memberikan sistem garansi kepada para konsumennya tergantung dengan jenis produk yang dibelinya.

    Saat ini pihaknya juga memiliki produk terbaru untuk wallcovering bermotif 3D. “Kami ada produk baru dengan sistem 3D, yakni jenis bahan dari hologram yang bisa berubah gambar atau warna-warni,” seru Fenny semangat. “Tujuan kami sebenarnya menjadikan Goodrich cabang Yogyakarta ini sebagai tempat berkumpulnya para interior-interior designer sebagai metting point. Karena biasanya para interior designer atau arsitektur ini kan butuh inspirasi-inspirasi, untuk itu Goodrich cabang Yogyakarta ini kami sebut library yakni sebagai tools-nya mereka untuk mencari ide”, ungkap Fenny panggilan sehari-harinya.

    Di akhir perbincangan Timotius mengatakan pihaknya hadir bukan mengejar harga yang tinggi namun kepuasan pelangganlah yang ia utamakan. “Ruangan yang bagus tidak seluruhnya harus mahal, konsumen saya beri arahan setelah datang kemari untuk memilih seleranya kemudian kami sesuaikan budget yang dimilikinya,” pungkasnya. Yanti – red

    Goodrich Gallery
    Jl. Prof. Dr. Yohanes No. 1207
    Yogyakarta, 55223, Indonesia
    Telp. (0274) 7869 888
    Email : gallery.jogja@goodrichglobal.co.id
    www.goodrichglobal.com

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain