Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Gerbang

Alternatif Hunian Pilihan Timur-Tenggara-Selatan-bagian 3

Kawasan rumah subsidi Griya Argatama tahap 1, berlokasi di Sindet Trimulyo Jetis
Kawasan cluster House of Healthy Aging Fasco Village dengan rumah konsep ramah l
Kawasan rumah subsidi Ndalem Sendangsari, berlokasi di kecamatan Pajangan Bantul
[block:views=similarterms-block_1]

GRIYA ARGATAMA
Griya Argatama hadir sebagai salah satu perumahan yang menyasar pasar konsumen yang ingin memiliki rumah dengan harga yang masih terjangkau untuk kelas lokal Jogjakarta. Perumahan Griya Argatama berlokasi di Sindet, Trimulyo, Jetis, Bantul saat ini telah memasuki pembangunan tahap 2 dengan jumlah unit yang disiapkan sebanyak 30 unit. PT. Devcorena Cipta Grhatama menjadi salah satu developer yang mau dan mampu menyediakan rumah murah bagi masyarakat lokal Jogjakarta. “Diperlukan alternatif solusi untuk mewujudkan kebutuhan masyarakat dengan penyediaan rumah tinggal yang terjangkau. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dan kami berkomitmen untuk hal tersebut, “ terang Tony Andriyansah, Marketing Manager PT. Devcorena Cipta Grhatama.

Untuk mendapatkan rumah bersubsidi sebagai bagian dari program sejuta rumah murah yang dicanangkan pemerintah saat ini, masyarakat sebagai konsumen harus memenuhi persyaratan yang ditentukan. Di antaranya, penghasilan maksimal Rp 4,5 juta, harus ditempati sendiri, rumah pertama, dan tak akan diperjual belikan selama 5 tahun. Syarat ini sebagai langkah untuk memeratakan kepemilikan rumah sebagai pemenuhan kebutuhan tempat tinggal masyarakat yang membutuhkan. "Disebut bersubsidi dalam artian bukan harganya yang disubsidi tapi selisih bunganya yang disubsidi oleh pemerintah. Diharapkan adanya pemenuhan syarat-syarat tersebut bisa tepat sasaran," terang Andri, panggilan akrabnya.

Alternatif Hunian Pilihan Timur-Tenggara-Selatan-bagian 2

Deretan rumah 1 lantai tipe 47 (Pearl) Grand Permata Residence
Rumah 2 lantai tipe 103 (Emerald) dan tipe 130 (Diamond-hook) Grand Permata Resi
Model rumah tipe 40 (1 lantai) dan tipe 70 (2 lantai) Symphony Banguntapan
Kawasan hunian 1 lantai Griya Mutiara Pendowaharjo
[block:views=similarterms-block_1]

GRAND PERMATA RESIDENCE
Grand Permata Residence tahun 2017 ini sudah menjelma menjadi sebuah kawasan perumahan yang cukup representatif dari sudut pilihan rumah maupun kelengkapan fasilitasnya. Seperti dikatakan Direktur PT. Dwi Mitra Intitama, Nur Amalia di kantornya, perumahan kami menjadi salah satu dari kawasan hunian yang menyediakan pilihan hunian 1 lantai maupun 2 lantai dengan fasilitas yang cukup komplit, khususnya di sisi Selatan Kota Jogjakarta. Pembangunan unit-unit terjual perumahan Grand Permata Residence terus menunjukkan progress yang sangat signifikan, serta on track mencapai target terjual semua unit di tahap satu.

“Berbagai fasilitas tersebut sudah kami bangun secara bertahap. Beberapa infrastruktur seperti jalan lingkungan sudah kami conblock semua, gerbang perumahan yang megah juga telah selesai, jaringan listrik underground serta saluran air dari PDAM juga sudah siap digunakan. Kami juga sudah melakukan serah terima kepada beberapa konsumen awal kami. Di lokasi kami saat ini sudah membangun sekitar 30 unit lebih rumah. Ada rumah satu lantai, ada yang dua lantai. Sisanya masih dalam proses pembangunan,” katanya semangat. Untuk Grand Permata Residence ditahap pertamanya ini, total telah dibuka 104 unit hunian dengan rincian 71 unit 1 lantai, serta 33 unit rumah 2 lantai. “Saat ini penjualan tahap 1 kami sudah mencapai 85%. Untuk hunian 1 lantai tinggal menyisakan blok belakang,” imbuh Lia, panggilan akrabnya.

Secara prosentase, Grand Permata Residence mengalami penjualan yang cukup signifikan untuk hunian 2 lantai ditahun 2017 ini. “Banyak konsumen kami memilih unit rumah 2 lantai, cukup unik memang, banyak faktor yang mempengaruhinya, misalnya harga yang masih terjangkau untuk hunian 2 lantainya daripada mengambil unit tipe yang sama di lokasi lain, khususnya di sisi Utara Jogja, kabupaten Sleman. Untuk konsumen dilokasi kami ini, antara lokal dan konsumen luar Jogja bisa dikatakan seimbang kuantitasnya”, paparnya.

Alternatif Hunian Pilihan Timur-Tenggara-Selatan-bagian 1

Puri Larasati Purwomartani tipe 55
Perspektif rumah tipe 50 kawasan Adara Citra
Rumah tipe 55, Pondok Permai Giwangan tahap 3
[block:views=similarterms-block_1]

Pertumbuhan perumahan di Jogjakarta terus menunjukkan grafik positif. Setelah melewati tahun 2016 yang notabene banyak yang mengalami pengereman penjualan, banyak pihak khususnya para pengembang meyakini tahun 2017 ini menjadi momentum untuk mengembalikan percepatan penjualan. Secara geografis, Jogja Utara masih menjadi primadona bagi para pencari rumah, khususnya konsumen luar Jogja. Namun semakin terbatasnya area lahan yang diperbolehkan untuk dijadikan kawasan hunian serta terbentur aturan pemda perihal luasan kavling yang cukup luas didukung pula kenaikan harga dasar tanah yang semakin tidak realistis, maka membuat pengembang memutar otak untuk pengadaan perumahan di kawasan Sleman. Salah satu sasarannya ialah bergeser ke arah Timur. Daerah Purwomartani dan Kalasan bahkan Prambanan menjadi salah satu target pertumbuhan perumahan baru di Kabupaten Sleman.

Untuk sisi lainnya, yakni Tenggara dan Selatan, yang kebanyakan masuk Kabupaten Bantul menjadi alternative yang logis untuk penyediaan lahan perumahan. Didukung dengan pencabutan moratorium di 5 kecamatan di Bantul, semakin memberi peluang untuk dibukanya lahan baru. Fakta di lapangan menunjukkan, daerah tenggara sudah masuk kawasan yang cukup tinggi harga tanahnya, membuat pengembang bergeser ke arah Barat, khususnya ke beberapa kecamatan yang masih belum banyak perumahannya. Misalnya kecamatan Jetis, kecamatan Pajangan, maupun kecamatan Sedayu. Kali ini kami berikan beberapa informasi terkait perumahan mulai dari sisi Timur, Tenggara, dan Selatan Kota Jogjakarta, baik dari kelas perumahan kelas premium, kelas menengah bahkan sampai kelas perumahan subsidi.

Hingar Bingar Rumah Harga Miliar – bagian 3

Deretan rumah  Calm Maguwo berkonsep townhouse
Model rumah 1 lantai tipe 63 (Humile) Grand Mlatirumahjogja indonesia
Kawasan Horizon Hill dengan tipe Antoinette Perumahan CitraGrand Mutiara Yogyaka
Perspektif rumah tipe Danette tipe 150 perumahan CitraGrand Mutiara Yogyakarta
[block:views=similarterms-block_1]

CALM MAGUWO TOWNHOUSE DAN GRAND MLATI
Calm Maguwo merupakan salah satu kawasan hunian eksklusif di koridor sisi timur Kota Jogjakarta. Perumahan yang berada di atas lahan 3700 m² ini berada di lokasi yang sangat istimewa, strategis, dan bernilai investasi tinggi. Sangat dekat dengan berbagai pembangkit lingkungan dan berbagai fasilitas umum. Sangat dekat dengan Bandara Internasional Adisucipto, pusat perbelanjaan dan hiburan Trans Mart dan terkoneksi dengan Jalan Solo serta Ringroad Utara Maguwo. Dari faktor pendidikan, lokasi ini dikelilingi beberapa kampus ternama, seperti Kampus STIE YKPN, Atamajaya, UIN, UPN, USD, Unriyo, Instiper, dan 10 menit dari kampus UGM. Berada tak jauh dari kawasan central business distric Seturan - Babarsari, Mall Ambarukmo Plaza, dan beberapa Hotel Bintang Lima serta beberapa pusat hiburan dan wisata seperti Jogja Bay Waterpark.”Bisa dibilang segala aspek pendukung kehidupan tersedia di sekeliling perumahan kami,” terang Andy Dwi Wahyu, Manager Marketing PT. Karya Sehati Utama ini.

Secara konsep kawasan, Calm Maguwo merupakan sebuah kawasan layaknya eksklusif townhouse. Konsep town house sebenarnya merupakan kompleks kecil yang terdiri dari rumah-rumah yang dibangun dengan berjajar. Dengan balutan arsitektur berlanggam modern kontemporer. “Calm Maguwo sangat cocok bagi konsumen yang mendambakan sebuah hunian yang elegan, nyaman, aman, indah, serta prestisius tentunya, “ lanjut Andy menerangkan.

Hingar Bingar Rumah Harga Miliar – bagian 2

Kawasan cluster Rosbelia boulevard Green Hills Residence
Kawasan rumah tipe 90 (Evodia) dan tipe 120 (Ifolia) cluster Rosbelia boulevard
Progress rumah-rumah tipe 90 (Cemara) perumahan Greenland Permata
Rumah tipe 130 (Amerta) Mukti Sendangadi Residence
[block:views=similarterms-block_1]

GREEN HILLS RESIDENCE
Green Hills Residence merupakan salah satu perumahan terbesar di Jogja Utara. Dengan nama besar Damai Putra Development dalam memasarkan produk perumahannya, tak heran apabila perumahan ini sukses terserap pasar. Seperti diketahui, Damai Putra Development juga sudah menghadirkan kawasan hunian di kawasan strategis Jogjakarta lainnya. Seperti halnya perumahan Casa Grande dan Casa Bella di tepi ringroad Utara Maguwoharjo, Alam Citra ditepi Jalan Parangtritis, serta yang terbaru Vasana Residence yang berlokasi di Jalan Kaliurang Km. 7 serta beberapa kawasan eksklusif di Kota Magelang.

Perumahan dengan luas area 8 hektar tersebut dibagi menjadi tiga tahap penjualan, dan 2017 sudah terjual 90% dari total 230 unit rumahnya. “Di penjualan tahap tiga ini, kami masih mempunyai 13 unit rumah yang berada di area terdepan, persis di tepi boulevard kawasan Green Hills Residence. “Cluster terakhir kami beri nama Cluster Rosbelia Boulevard dengan total unitnya sebanyak 62 rumah tinggal. Ada rencana ke depan kami akan mengembangkan kawasan ini lagi, karena pasar daerah tersebut masih cukup besar dan potensi investasi masih sangat tinggi,” terang Adi Krisnawan, Marketing Manager Damai Putra Group.

Green Hills Residence mempunyai lansekap kawasan yang hijau dan menyuguhkan pemandangan dan udara yang segar, sudah dapat dinikmati oleh penghuni perumahan. Terutama di dua cluster terdahulu, pohon-pohon perindang sudah tampil hijau menyuguhkan kawasan hunian yang segar dan menyehatkan. Dengan mainroad sangat lebar dan terdapat fasilitas jogging track disepanjang tepi jalan utama, menambah kelegaan dan estetika Green Hills Residence sebagai kawasan hunian kelas menengah atas.

Hingar Bingar Rumah Berharga Miliar – bagian 1

Kawasan Kuantan Regency Nogotirto
Perspektif tipe 107 Arsita Regency Titibumi
Deretan rumah tipe 110 Pondok Permai Kaliurang 2
Perspektif tipe 63 Pondok Permai Tata Bumi
[block:views=similarterms-block_1]

Dalam dunia bisnis properti, dikenal beberapa kelas konsumen. Dari konsumen kelas bawah, menengah, menengah atas, dan papan atas. Parameternya bisa dilihat dari berbagai acuan. Sisi lokasi selalu menjadi pertimbangan nomor satu. Lokasi harus strategis dan mempunyai nilai investasi yang menguntungkan. Untuk DIY, kawasan kabupaten Sleman, khususnya Jogja Utara dan Dalam RingRoad masih menjadi primadona.

Mungkin 2 tahun yang lalu (2015-red), konsumen kelas menengah atas masih bisa menemukan harga rumah di perumahan tipe 90an masih dikisaran harga 600 – 800 jutaan di daerah Utara maupun Tengah Kota. Namun, fenomena pergeseran level sudah terjadi ditahun 2017 ini. Rumah harga 1 Miliaran makin banyak dijumpai dengan sasaran segmen pasar middle up.

Kali ini, kami berikan informasi rumah-rumah dikisaran range harga 1 Miliaran ke atas di Jogjakarta, baik di Sleman maupun Tengah Kota (Dalam Ringroad). Dengan berbagai keunggulannya, kami berikan gambaran apa saja yang bisa konsumen dapatkan di kelas hunian dengan harga 1 Miliaran, dari sudut pandang lokasi, kawasan, maupun fasilitasnya.

Sebaran Hunian Jogja-Semarang-Ungaran bagian 3

Kedaton Terrace
Hunian tipe Montana cluster Forest Hill Citraland BSB City
Perspektif tipe 190 (Viviane)  CitraLand BSB City
Kawasan hunian Asoka Mansion perumahan Mega Residence
Kawasan The Amaya tahap 1, rumah tipe Montana
[block:views=similarterms-block_1]

KEDATON TERRACE - SEMARANG
Kedaton Terrace merupakan cluster hunian dalam kawasan BSB City dengan ciri khas gaya bangunan dan menyuguhkan sebuah landscape kawasan yang asri, serta desain hunian yang memiliki ambience etnik modern yang kuat. CEO PT. Kedaton Maha Prabu, Adi Syahruzad, mengungkapkan Kedaton Terrace ingin hadir sebagai kawasan perumahan dengan karakter yang kuat serta kenyamanan saat penghuni tinggal di dalamnya. “Kami tawarkan sebuah konsep kawasan dengan diferensiasi yang kuat. Kami ingin membentuk hunian dan lingkungan yang mampu memberi wadah bagi penghuni perumahan untuk tumbuh, berinteraksi, berkomunitas dan turut berkontribusi dalam membentuk cita rasa estetika kawasan,” ungkapnya berfilosofi.

Diterangkan Adi, ditahap pertama tahun 2016 lalu, kami hadirkan rumah sebanyak 100 unit dengan 4 tipe rumahnya. “Kami tawarkan tipe 47 (Kanana), tipe 76 (Kinara), tipe 130 (Kirana), dan beberapa tipe custom, yaitu tipe besar dengan mengakomodasi preferensi desain dan kebutuhan spesifik penghuni yang sekarang sudah terjual 100%. Tiap tipe ditawarkan dalam dua pilihan model atap yakni limasan atau pelana “Dengan langgam arsitektur berkarakter etnik, kami sajikan bagi konsumen yang memiliki nilai seni yang tinggi. Sesuai tagline kami adalah 'the art of living’,” terangnya.
Setelah melewati tahap evaluasi dari tahap pertama, kami berkembang dalam wujud pengembangan ke tahap kedua dengan melewati tahap transisi. “Hal ini kami lakukan, setelah melihat preferensi pasar, serta serapan pasar yang sudah mulai bergeser ke permintaan hunian ditipe yang lebih besar. Kami hadirkan tipe 73 dan tipe 82 sebagai tipe transisi,” papar Adi. Tahun 2017 ini, dibuka tahap kedua dengan berbagai pilihan tipenya dengan luasan tanahnya 120 m2. Dimulai dari tipe 70 (Denaya), tipe 85 (Diraya), tipe 96 (Nindita), dan tipe 130 (Kencana). Saat ini dibandrol pada kisaran harga mulai 800 jutaan hingga 1 miliaran. Jarak antar rumah akan memiliki space. Dan setiap kavling memiliki koefisien dasar bangunan dengan perbandingan 40 : 60,” tuturnya.

Sebaran Hunian Jogja-Semarang-Ungaran bagian 2

Hunian tipe 273 (Ametrine) Cluster Ruby Hill CitraSun Garden Semarang
Perspektif rumah downslope 4 lantai CitraSun Garden Semarang
Rumah Contoh tipe Athena perumahan Gaia Residence
Kawasan hunian tipe Madellaine, cluster Green Stone perumahan CitraGrand Semaran
Perspektif hunian tipe Grimsby, area d'Boulevard CitraGrand Mutiara Semarang
[block:views=similarterms-block_1]

CITRASUN GARDEN SEMARANG
CitraSun Garden Semarang kembali menyuguhkan satu tipe lagi dengan keunggulan pada pemandangan.Hal ini dilakukan untuk menjangkau pasar yang beragam, dan memenuhi keinginan konsumen kelas premium, dimana prestige sekaligus kenyamanan adalah hal utama. Maka di semester awal tahun 2017 ini perumahan CitraSun Garden Bukit Sari Semarang, tengah menawarkan tipe terbaru yang cukup unik dan estetik. “Desain rumah downslope,” papar Berlian Febriana, Marketing Manager, CitraSun Garden Semarang. “Tipe terbaru tersebut kami yakini memiliki pasar yang berbeda, sesuai dengan perkembangan kelas konsumen kami serta pasar yang terjadi di Semarang. Letak posisinya paling tinggi, akan menyuguhkan top view kota Semarang yang menawan. Ini merupakan tipe premium dan eksklusif dengan jumlah unit terbatas, hanya 20 unit saja,” papar Berlian, panggilan akrabnya.

Dengan memanfaatkan kontur tanah yang berbukit, lahirlah sebuah desain rumah tinggal yang unik dengan view yang menawan kota Semarang. Tanah lereng berkontur ini menciptakan konsep rumah downslope atau rumah dimana lantainya menurun ke bawah. Sesuai dengan konsep kawasan CitraSun Garden Bukit Sari Semarang yakni “Serenity of the Hill“, rumah downslope ini memiliki nuansa villa dengan desain yang disesuaikan untuk memanjakan penghuni rumah akan pemandangan yang menawan dari sebuah perbukitan Bukit Sari. Downslope House ini memiliki beberapa alternatif desain, yang khusus dibuat untuk memenuhi kebutuhan, selera, dan karakter calon konsumen. Terdapat dua pilihan yang menarik, yakni tipe rumah 4 lantai dan tipe 3 lantai. Untuk tipe rumah 4 lantai, rumah ini akan mempunyai 1 lantai atas, 1 lantai dasar dengan memiliki 2 basement, kemudian tipe yang memiliki 1 lantai dasar dan 2 lantai basement.

Sebaran Hunian Jogja-Semarang-Ungaran bagian 1

Kawasan hunian Awana Townhouse tahap 1
Kawasan hunian tipe 55 cluster 2, Pondok Permai Taman Tirta 2
Rumah ready stock tipe 195 perumahan Casa Grande
Rumah ready stock tipe 348 perumahan Casa Grande
Rumah tipe 54 perumahan Kirana Garden Residence
[block:views=similarterms-block_1]

Seperti diketahui bersama sektor properti secara nasional, tahun 2016 mengalami perlambatan. Namun iklim tersebut ditahun 2017 diyakini oleh kalangan para pengembang sebagai tahun yang lebih bergairah daripada tahun lalu. Banyak proyek mulai digencarkan lagi promosinya. Terdukung pula oleh kalangan perbankan, sebagai salah satu sektor pendukung penjualan properti. Sejalan dengan kondisi ekonomi secara makro yang mulai menunjukkan kondisi stabil, pembangunan infrastruktur yang mulai memberi dampak signifikan terhadap kepercayaan investor untuk menanamkan dananya, salah satunya ke sektor properti.

Untuk pasar DIY serapan properti menunjukkan angka yang positif. Dengan segala daya tariknya, potensi properti Jogja masih menjadi magnet bagi investor non lokal. Segmentasi pasar juga sudah terbagi, baik dari pasar menengah bawah, kelas menengah atas, maupun kelas papan atas. Secara geografis bisa menunjukkan pemetaan kelas pasarnya. Kabupaten Sleman, Kotamadya Jogjakarta, maupun Kabupaten Bantul masih menjadi sasaran. Kali ini kami juga berikan update informasi progress pertumbuhan properti di Kota Semarang dan Ungaran. Dari mulai kelas menengah sampai kelas premium. Sejumlah cluster mulai dipasarkan. Fakta tersebut bisa dijadikan referensi bagi pencari rumah di DIY dan Jawa Tengah.

Pasar Yakin Meningkat Kawasan Baru Mulai Digarap – tahap 3

Perspektif Maingate Orizya Village
Perspektif rumah tipe 85 Orizya Village
Perspektif kawasan The Grand Amartani Maguwo Residence
Perspektif rumah tipe 55 Amartani Palagan Residence
[block:views=similarterms-block_1]

ORIZYA VILLAGE
Komitmen yang kuat dalam menyajikan sebuah kawasan perumahan elite ditampilkan secara nyata oleh perumahan Orizya Village. Perumahan tersebut telah sukses menjual hampir separuh dari total semua unit yang tersedia dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan.

“Memang penjualan kami cukup baik. Dari 17 unit yang kami tawarkan, 8 unit sudah berhasil terjual dari awal dipasarkan pada bulan Agustus tahun lalu. Bahkan 4 unit yang tersedia untuk tipe 45 sudah sold out,” papar Fx. Kristanto Utomo selaku owner dari Orizya Village.

Berlokasi di jalan Kaliurang Km. 10 (timur pasar Gentan), Taraman, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Orizya Village memiliki aksesibilitas yang cukup baik untuk menjangkau beberapa sarana pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Dari segi pendidikan, jalur tersebut memiliki akses yang dekat dengan beberapa Universitas ternama di Jogja seperti Universitas Islam Indonesia, dan tidak begitu jauh juga untuk mencapai Universitas Gadjah Mada. Lokasi Orizya Village juga relatif dekat dengan pusat perbelanjaan, rumah sakit, kuliner, dan berada di jalur utama menuju kawasan wisata Kaliurang.

PARTNER
Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain    Holcim Solusi Rumah