Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Gerbang

Sebaran Hunian Jogja-Semarang-Ungaran bagian 3

Kedaton Terrace
Hunian tipe Montana cluster Forest Hill Citraland BSB City
Perspektif tipe 190 (Viviane)  CitraLand BSB City
Kawasan hunian Asoka Mansion perumahan Mega Residence
Kawasan The Amaya tahap 1, rumah tipe Montana
[block:views=similarterms-block_1]

KEDATON TERRACE - SEMARANG
Kedaton Terrace merupakan cluster hunian dalam kawasan BSB City dengan ciri khas gaya bangunan dan menyuguhkan sebuah landscape kawasan yang asri, serta desain hunian yang memiliki ambience etnik modern yang kuat. CEO PT. Kedaton Maha Prabu, Adi Syahruzad, mengungkapkan Kedaton Terrace ingin hadir sebagai kawasan perumahan dengan karakter yang kuat serta kenyamanan saat penghuni tinggal di dalamnya. “Kami tawarkan sebuah konsep kawasan dengan diferensiasi yang kuat. Kami ingin membentuk hunian dan lingkungan yang mampu memberi wadah bagi penghuni perumahan untuk tumbuh, berinteraksi, berkomunitas dan turut berkontribusi dalam membentuk cita rasa estetika kawasan,” ungkapnya berfilosofi.

Diterangkan Adi, ditahap pertama tahun 2016 lalu, kami hadirkan rumah sebanyak 100 unit dengan 4 tipe rumahnya. “Kami tawarkan tipe 47 (Kanana), tipe 76 (Kinara), tipe 130 (Kirana), dan beberapa tipe custom, yaitu tipe besar dengan mengakomodasi preferensi desain dan kebutuhan spesifik penghuni yang sekarang sudah terjual 100%. Tiap tipe ditawarkan dalam dua pilihan model atap yakni limasan atau pelana “Dengan langgam arsitektur berkarakter etnik, kami sajikan bagi konsumen yang memiliki nilai seni yang tinggi. Sesuai tagline kami adalah 'the art of living’,” terangnya.
Setelah melewati tahap evaluasi dari tahap pertama, kami berkembang dalam wujud pengembangan ke tahap kedua dengan melewati tahap transisi. “Hal ini kami lakukan, setelah melihat preferensi pasar, serta serapan pasar yang sudah mulai bergeser ke permintaan hunian ditipe yang lebih besar. Kami hadirkan tipe 73 dan tipe 82 sebagai tipe transisi,” papar Adi. Tahun 2017 ini, dibuka tahap kedua dengan berbagai pilihan tipenya dengan luasan tanahnya 120 m2. Dimulai dari tipe 70 (Denaya), tipe 85 (Diraya), tipe 96 (Nindita), dan tipe 130 (Kencana). Saat ini dibandrol pada kisaran harga mulai 800 jutaan hingga 1 miliaran. Jarak antar rumah akan memiliki space. Dan setiap kavling memiliki koefisien dasar bangunan dengan perbandingan 40 : 60,” tuturnya.

Sebaran Hunian Jogja-Semarang-Ungaran bagian 2

Hunian tipe 273 (Ametrine) Cluster Ruby Hill CitraSun Garden Semarang
Perspektif rumah downslope 4 lantai CitraSun Garden Semarang
Rumah Contoh tipe Athena perumahan Gaia Residence
Kawasan hunian tipe Madellaine, cluster Green Stone perumahan CitraGrand Semaran
Perspektif hunian tipe Grimsby, area d'Boulevard CitraGrand Mutiara Semarang
[block:views=similarterms-block_1]

CITRASUN GARDEN SEMARANG
CitraSun Garden Semarang kembali menyuguhkan satu tipe lagi dengan keunggulan pada pemandangan.Hal ini dilakukan untuk menjangkau pasar yang beragam, dan memenuhi keinginan konsumen kelas premium, dimana prestige sekaligus kenyamanan adalah hal utama. Maka di semester awal tahun 2017 ini perumahan CitraSun Garden Bukit Sari Semarang, tengah menawarkan tipe terbaru yang cukup unik dan estetik. “Desain rumah downslope,” papar Berlian Febriana, Marketing Manager, CitraSun Garden Semarang. “Tipe terbaru tersebut kami yakini memiliki pasar yang berbeda, sesuai dengan perkembangan kelas konsumen kami serta pasar yang terjadi di Semarang. Letak posisinya paling tinggi, akan menyuguhkan top view kota Semarang yang menawan. Ini merupakan tipe premium dan eksklusif dengan jumlah unit terbatas, hanya 20 unit saja,” papar Berlian, panggilan akrabnya.

Dengan memanfaatkan kontur tanah yang berbukit, lahirlah sebuah desain rumah tinggal yang unik dengan view yang menawan kota Semarang. Tanah lereng berkontur ini menciptakan konsep rumah downslope atau rumah dimana lantainya menurun ke bawah. Sesuai dengan konsep kawasan CitraSun Garden Bukit Sari Semarang yakni “Serenity of the Hill“, rumah downslope ini memiliki nuansa villa dengan desain yang disesuaikan untuk memanjakan penghuni rumah akan pemandangan yang menawan dari sebuah perbukitan Bukit Sari. Downslope House ini memiliki beberapa alternatif desain, yang khusus dibuat untuk memenuhi kebutuhan, selera, dan karakter calon konsumen. Terdapat dua pilihan yang menarik, yakni tipe rumah 4 lantai dan tipe 3 lantai. Untuk tipe rumah 4 lantai, rumah ini akan mempunyai 1 lantai atas, 1 lantai dasar dengan memiliki 2 basement, kemudian tipe yang memiliki 1 lantai dasar dan 2 lantai basement.

Sebaran Hunian Jogja-Semarang-Ungaran bagian 1

Kawasan hunian Awana Townhouse tahap 1
Kawasan hunian tipe 55 cluster 2, Pondok Permai Taman Tirta 2
Rumah ready stock tipe 195 perumahan Casa Grande
Rumah ready stock tipe 348 perumahan Casa Grande
Rumah tipe 54 perumahan Kirana Garden Residence
[block:views=similarterms-block_1]

Seperti diketahui bersama sektor properti secara nasional, tahun 2016 mengalami perlambatan. Namun iklim tersebut ditahun 2017 diyakini oleh kalangan para pengembang sebagai tahun yang lebih bergairah daripada tahun lalu. Banyak proyek mulai digencarkan lagi promosinya. Terdukung pula oleh kalangan perbankan, sebagai salah satu sektor pendukung penjualan properti. Sejalan dengan kondisi ekonomi secara makro yang mulai menunjukkan kondisi stabil, pembangunan infrastruktur yang mulai memberi dampak signifikan terhadap kepercayaan investor untuk menanamkan dananya, salah satunya ke sektor properti.

Untuk pasar DIY serapan properti menunjukkan angka yang positif. Dengan segala daya tariknya, potensi properti Jogja masih menjadi magnet bagi investor non lokal. Segmentasi pasar juga sudah terbagi, baik dari pasar menengah bawah, kelas menengah atas, maupun kelas papan atas. Secara geografis bisa menunjukkan pemetaan kelas pasarnya. Kabupaten Sleman, Kotamadya Jogjakarta, maupun Kabupaten Bantul masih menjadi sasaran. Kali ini kami juga berikan update informasi progress pertumbuhan properti di Kota Semarang dan Ungaran. Dari mulai kelas menengah sampai kelas premium. Sejumlah cluster mulai dipasarkan. Fakta tersebut bisa dijadikan referensi bagi pencari rumah di DIY dan Jawa Tengah.

Pasar Yakin Meningkat Kawasan Baru Mulai Digarap – tahap 3

Perspektif Maingate Orizya Village
Perspektif rumah tipe 85 Orizya Village
Perspektif kawasan The Grand Amartani Maguwo Residence
Perspektif rumah tipe 55 Amartani Palagan Residence
[block:views=similarterms-block_1]

ORIZYA VILLAGE
Komitmen yang kuat dalam menyajikan sebuah kawasan perumahan elite ditampilkan secara nyata oleh perumahan Orizya Village. Perumahan tersebut telah sukses menjual hampir separuh dari total semua unit yang tersedia dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan.

“Memang penjualan kami cukup baik. Dari 17 unit yang kami tawarkan, 8 unit sudah berhasil terjual dari awal dipasarkan pada bulan Agustus tahun lalu. Bahkan 4 unit yang tersedia untuk tipe 45 sudah sold out,” papar Fx. Kristanto Utomo selaku owner dari Orizya Village.

Berlokasi di jalan Kaliurang Km. 10 (timur pasar Gentan), Taraman, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Orizya Village memiliki aksesibilitas yang cukup baik untuk menjangkau beberapa sarana pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Dari segi pendidikan, jalur tersebut memiliki akses yang dekat dengan beberapa Universitas ternama di Jogja seperti Universitas Islam Indonesia, dan tidak begitu jauh juga untuk mencapai Universitas Gadjah Mada. Lokasi Orizya Village juga relatif dekat dengan pusat perbelanjaan, rumah sakit, kuliner, dan berada di jalur utama menuju kawasan wisata Kaliurang.

Pasar Yakin Meningkat Kawasan Baru Mulai Digarap – tahap 2

Perspektif boulevard Grand Orchid Residenceq
Perspektif rumah tipe 65 Grand Orchid Residence
Progres kawasan maigate Green Mutiara Java Regency
Green Mutiara Java Regency tipe 45-hook
[block:views=similarterms-block_1]

GRAND ORCHID RESIDENCE
Perkembangan perumahan disisi selatan (Bantul) kota Jogja pun tak kalah maraknya dibandingkan dengan sisi utara (Sleman). Salah satu pengembang yang baru saja menghadirkan produknya pada awal tahun 2017 ini adalah PT. Solusindo Jitu dengan produk bernama Grand Orchid Residence.

Sektor pendidikan masih menjadi magnet bagi para konsumen untuk membeli produk perumahan khususnya di wilayah Jogjakarta dan sekitarnya. Perkembangan dan pertumbuhan ekonomi secara kasat mata dapat terlihat ketika di suatu wilayah telah berdiri beberapa kampus pendidikan.

Secara lokasi, kawasan Grand Orchid Residence terbilang strategis. Terhubung langsung dengan akses jalan Kasongan – Krebet – Pajangan, yang notabene menjadi alternatif wisata budaya baru di Jogjakarta. Kedekatan dengan kampus UMY Terpadu, STIEKES Alma ATA, STIEKES A. YANI, serta ke depan tak jauh pula dengan rencana pengembangan Kampus Terpadu UIN Yogyakarta (IAIN). Jarak tempuh untuk mencapai kota Jogja dapat dijangkau kurang dari 30 menit dan jarak ke kampus kurang lebih 10 menit.

Pasar Yakin Meningkat Kawasan Baru Mulai Digarap – tahap 1

Maingate Vasana Residence
Vasana Residence tahap 1, rumah tipe Marbella
Maingate Banteng Townhouse
Progres pembangunan unit rumah Banteng Town House
Perspektif Tjokroningrat Residence tipe 125
[block:views=similarterms-block_1]

Jika dilihat dari perkembangannya, prospek properti di provinsi DIY akan terus meningkat. Bisa dilihat secara kasat mata, 5 tahun terakhir terjadi perubahan yang sangat signifikan dalam pertumbuhan perumahan dan sektor properti lainnya. Sisi Utara kota (Sleman) memang masih menjadi primadonanya dan daerah lainnya pun ikut terangkat pertumbuhan propertinya, seperti sisi Selatan (Bantul).

Secara bertahap dari tahun ke tahun, segmen pasarnya pun berubah. Sleman sudah mulai didominasi oleh perumahan kelas premium atau papan atas, sedangkan Bantul mulai tumbuh menjadi penyedia kelas perumahan middle. Walaupun secara umum tahun 2016 lalu mengalami fase stagnan pertumbuhannya, para penggerak bisnis properti di DIY masih optimis bisa kembali bergairah ditahun 2017 ini. Mereka mempunyai keyakinan dikarenakan DIY masih menjadi salah satu tujuan orang mencari rumah dengan segala aspek pertimbangannya, baik untuk tujuan investasi maupun untuk ditinggali.

Sebagai daerah yang masuk kategori kota yang sedang bertumbuh pesat pembangunan infrastrukturnya, kota Jogjakarta termasuk model kota yang mempunyai potensi properti dikarenakan dukungan status masih menjadi kota tujuan pendidikan dan sedang menuju menjadi kota industri wisata.
Awal tahun 2017 ini, gairah terus tumbuhnya sektor bisnis properti semakin menujukkan fakta yang menggembirakan. Parameternya bisa dilihat terus hadirnya kawasan baru maupun kawasan pengembangan baru. Kali ini kami sampaikan beberapa kawasan baru atau pengembangan baru sebuah project property di sisi Utara maupun Selatan Kota Jogja.

Properti 2017 Optimis Kembali Manis – bagian 3

Perspektif maingate kawasan hunian Grand Tosca Residence
Perspektif rumah-rumah tipe 47 di Grand Tosca Residence
Perspektif rumah-rumah tipe 36 di Bumi Sedayu
Progress pembangunan rumah-rumah tipe 36 bersubsidi Griya Argatama tahap 1
[block:views=similarterms-block_1]

GRAND TOSCA
Geliat bisnis properti pada tahun 2017 masih menghadirkan berbagai tantangan bagi para produsen atau pengembang perumahan khususnya di lingkup Jogjakarta. Keterbatasan lahan untuk dapat dikembangkan menjadi kawasan hunian khususnya di daerah Jogja Utara yaitu Sleman dan sekitarnya menjadi tantangan yang dihadapi oleh sebagian besar pengembang. Kondisi tersebut tidak menyurutkan PT. Nirmana Utama untuk me-launching produk terbaru mereka dengan label Grand Tosca Residence.

Berlokasi di Desa Tlogoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman kawasan perumahan ini menawarkan berbagai tipe hunian dengan disain modern minimalis yang berbeda dengan produk Nirmana Utama sebelumnya. Lokasi pengembangan Grand Tosca Residence memiliki akses yang mudah, dekat dengan pusat pemerintahan Sleman dan memiliki akses ke jalan utama yaitu Ring Road Barat dan Ring Road Utara. Berdekatan dengan berbagai desa wisata yang berkembang di Sleman, salah satunya yaitu Desa Wisata Ketingan yang merupakan Desa Wisata untuk konservasi burung kuntul dapat menjadi nilai tambah lokasi perumahan ini. Suasana pedesaan yang alami dan asri dan dekat dengan berbagai fasilitas pendukung menjadikan perumahan ini memiliki prospek yang sangat baik untuk rumah tinggal maupun untuk berinvestasi.

Properti 2017 Optimis Kembali Manis – bagian 2

Progress pembangunan maingate kawasan Green Land Permata
Progress pembangunan kawasan hunian Green Land Permata
Perspektif rumah tipe 65 (2 lantai) Grand Jasmine
[block:views=similarterms-block_1]

GREEN LAND PERMATA
Wilayah kabupaten Sleman menjadi daerah primadona bagi lokasi properti di Daerah Istimewa Yogyakarta. Segala sudut wilayah Sleman menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengembang maupun konsumen properti di Yogyakarta. Hal tersebut juga tidak lepas dari pandangan PT. Dwi Mitra Intitama. Hunian di kawasan Sleman terutama pada sisi utara menjadi sangat diminati oleh para konsumen. Proyek dari PT. Dwi Mitra Intitama yang berlokasi di wilayah Sleman bagian utara adalah Green Land Permata.

Kawasan perumahan ini berada di wilayah Dusun Banjeng, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Green Land Permata menawarkan sebuah konsep kawasan hunian yang menarik dengan kawasan yang masih asri di sisi Utara Jogja. Konsep yang ditawarkan perumahan ini yaitu sebuah hunian dengan desain yang eksklusif dan berada di lokasi yang cukup strategis. Green Land Permata berdiri di atas lahan seluas 3000 m² dengan one gate system.

Properti 2017 Optimis Kembali Manis – bagian 1

Kawasan Pastika Palagan Residence 1
Perspektif kawasan hunian tipe 100 Pastika Palagan Residence 3
Perspektif maingate kawasan hunian Pondok Permai Tamantirta 3
Perspektif rumah tipe 65 (hook) Pondok Permai Tamantirta 3
[block:views=similarterms-block_1]

Tahun 2017 diyakini banyak pihak sebagai tolak awal bangkitnya bisnis properti baik secara nasional maupun secara daerah khusus Jogjakarta. Berbagai kebijakan yang digulirkan pemerintah pusat maupun pihak perbankan terkait pembiayaan menjadi stimulus baik bagi konsumen maupun produsen. Meskipun implementasinya belum berjalan maksimal namun diprediksi tahun 2017 akan lebih manis dibanding tahun kemarin.

Sektor perbankan misalnya, Bank BNI Syariah dengan produk-produk unggulannya memprediksi pertumbuhan properti Jogja akan membaik. Keyakinan akan serapan kredit yang baik tersebut berkaca dari data yang dimilikinya hingga akhir tahun 2016. “Sampai dengan November kami sudah berhasil menyalurkan hingga 70 miliar, kalau kondisi ekonomi semakin baik kami yakin hingga Desember bisa menyalurkan hingga 80-90 miliar (Desember-05-2016). Tahun ini serapan kami mengalami kenaikan hingga kurang lebih 150% jika dibandingkan tahun 2015,” papar Branch Manager, PT Bank BNI Syariah Kantor Cabang Yogyakarta, A. Pitra Ardiati.

Diharapkan ditahun 2017 mendatang urusan tax amnesty sudah selesai, sehingga memberikan efek signifikan terhadap tumbuhnya sektor bisnis properti. Orang-orang diharapkan kembali fokus ke properti sebagai salah satu produk investasi yang menjanjikan. Secara makro, diharapkan pertumbuhan Produk Domestik Brutto (PDB) kembali mengarah ke angka yang lebih baik yakni mencapai 7% - 8%.Tak heran jika pengembang saling berkreasi membangun peluang penjualan produknya. Strategi diskon, fasilitas bunga ringan via KPR, serta gimmick promosi lainnya menjadi salah satu caranya. Dalam edisi yang membuka tahun baru 2017 ini, kami memberikan ulasan developer yang membuka kawasan baru, maupun yang memakai model pengembangan. Dengan terbatasnya lahan di lokasi di Kota dan Sleman, membawa berkah daerah penyangga seperti Bantul.

Kalaidoskop Perumahan Jogja 2016 - bagian 3

Progres pembangunan hunian tipe 212  (Antoinette) cluster Horizon Hill CitraGran
Progres kawasan hunian tipe 130 Aruna Citra
Perspektif hunian tipe 75 The Residence
Progres pembangunan kawasan The Residence
Progres pembangunan hunian tipe 125 Pesona Residence
[block:views=similarterms-block_1]

CITRAGRAND MURIARA YOGYAKARTA
Dunia properti nasional menghadapi tantangan yang cukup berat dalam mengarungi tahun 2016. Tidak dipungkiri perlambatan ekonomi global yang berdampak pada ekonomi nasional memberikan ekses yang cukup terasa bagi pelaku usaha properti di wilayah Provinsi DIY, tidak terkecuali pemain yang sudah malang melintang di dunia usaha properti nasional sekelas Ciputra Group. Perlambatan ekonomi nasional yang dimulai pada akhir 2015 hingga 2016 sedikit banyak telah berpengaruh pada produk yang dipasarkan saat ini, yaitu CitraGrand Mutiara Yogyakarta, walaupun tidak terlalu signifikan karena beberapa transaksi penjualan masih dapat diraih di tahun 2016.

Pembangunan kawasan hunian yang terpadu dengan lokasi strategis serta menjamin kenyamanan serta jaminan investasi yang menguntungkan menjadi daya tarik bagi para konsumen. Kawasan hunian dengan segmentasi kelas premium yang berlokasi di Jalan Wates KM 9, Balecatur, Gamping, Sleman, Yogyakarta ini hanya tinggal menyisakan 6 unit rumah dan 12 unit ruko dari total keseluruhan 337 unit yang disiapkan. Terletak di jalur menuju arah perkembangan kota Yogyakarta, CitraGrand Mutiara merupakan pilihan yang tepat untuk hunian maupun investasi. Dengan pengelolaan kawasan yang profesional dan berkesinambungan, nilai properti di kawasan CitraGrand Mutiara selalu meningkat. Kalau dirata-rata tiap tahun pertumbuhan harganya minimal mencapai 20 - 25%, cukup menarik jika dibandingan dengan bentuk investasi yang lain.

PARTNER
Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain    Holcim Solusi Rumah