Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Jendela

Lokal Hotel & Restaurant Sensasi Unik dalam Atmosfer Kekinian

hotel
penginapan
lokal,hotel
kamar,hotel
hotel,nyaman,jogja
[block:views=similarterms-block_1]

Perkembangan kota Jogjakarta sebagai kota tujuan wisata tak pelak selalu menarik wisatawan dari seluruh penjuru negeri bahkan mancanegara untuk berlibur di kota ini. Mulai dari wisata kuliner yang beragam dengan harga yang terjangkau, keramahan penduduk yang dibalut dalam kearifan budaya lokal yang membuat siapa pun betah tinggal di kota ini, hingga potensi wisata alam yang sudah tidak terbantahkan keindahannya selalu berhasil membuat wisatawan yang pernah datang ke Jogja untuk kembali lagi suatu hari nanti.

Rupanya potensi wisata kota yang terkenal dengan kuliner khas berupa Gudeg tersebut juga menarik beberapa insan perfilman untuk membuat karya film mereka dengan latar tempat di Jogja. Terbukti dengan munculnya beberapa film yang cukup sukses menarik penonton yang berlokasi di kota tersebut. Namun salah satu judul film yang akhir-akhir ini cukup hits tentu saja adalah Ada Apa Dengan Cinta? 2, dimana hampir 70% proses syuting film tersebut berlokasi di Jogja. Syuting film tersebut mengambil latar diantaranya pasar tradisional, bangunan bersejarah, padepokan seni, kedai kopi, hingga sebuah restoran modern. Salah satu spot yang menjadi lokasi syuting Genk Cinta adalah Lokal Hotel & Restaurant yang beralamat di Jalan Jembatan Merah Nomor 104C, Gejayan, Jogjakarta.

Hommy Family Guesthouse Natura Rumah Singgah Purwokerto

Natura Rumah Singgah
Area Selasar Natura Rumah Singgah
Kamar Double Bed dan Triple Bed Natura Rumah Singgah
Entrace Area Bungalow Natura Rumah Singgah
Ruang tamu dan Kamar tidur utama Bungalow Natura Rumah Singgah
[block:views=similarterms-block_1]

Purwokerto terutama sisi Utara terkenal dengan keindahan wisata alamnya dengan atmosfer lingkungan udara sejuk nan asri, lokasi wisata Baturraden salah satunya yang menawarkan keindahan alam seperti Telaga Sunyi, Pancuran Pitu dan masih banyak destinasi wisata di kota ini. Jika Anda berkunjung ke daerah Baturraden terdapat sebuah penginapan berkonsep guest house dengan harga yang cukup terjangkau namun menawarkan fasilitas seperti layaknya berada di rumah sendiri. Natura Rumah Singgah adalah sebuah penginapan yang letaknya tak jauh dari lokasi wisata Baturraden yaitu ± 13 kilometer atau sekitar 20 menit perjalanan dengan kendaraan pribadi. Natura Rumah Singgah mulai beroperasi pada bulan Januari 2016 lalu. Guest house yang terdapat di kawasan Perumahan Mersi 21, Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, ini memiliki tempat yang nyaman dan lingkungan yang cukup tenang. Sang owner pun menyuguhkan konsep kekeluargaan sehingga tamu merasa seperti berada di rumah sendiri. Suasana tenang, tempat yang nyaman dan bersih, serta pelayanan yang ramah membuat liburan Anda untuk menikmati alam Purwokerto dan sekitarnya semakin menyenangkan.

Menemukan Ketenangan Batin di Joglo Mandapa

Joglo Mandapa
Nuansa Klasik Jawa langsung terasa di area gerbang utama dan Gamelan yang semaki
Kehangatan Resto Joglo Mandapa dengan interior klasik  dan Keunikan meeting room
Kenyamanan ala Jawa modern pada kamar tipe suite room
Swimming pool yang menyatu dengan taman belakang, Fasad bangunan Joglo tampak da
[block:views=similarterms-block_1]

Menjadi salah satu tujuan wisata populer di Indonesia, kota Yogyakarta tidak hanya memanjakan pengunjungnya dengan pesona budayanya. Kebudayaan yang kian menyatu erat dengan keindahan alam membuat kota ini menjadi pilihan yang tepat saat ingin menghabiskan waktu liburan bersama orang-orang yang kita cintai. Kota Jogja tidak hanya memberi pilihan pada destinasi yang kian membuat bingung para wisatawan. Namun sering kita dihadapkan pada pilihan sulit dalam memilih penginapan, karena pastinya kenyamanan, keamanan, serta kemudahan akses yang mendukung aktifitas selama liburan menjadi pertimbangan khusus sebelum berwisata.

Joglo Mandapa Boutique Hotel & Resto dengan konsep hunian bernuansa rumah adat Jawa dapat menjadi salah satu alternatif pilihan penginapan keluarga pada saat berkunjung ke kota Jogja. Penginapan tersebut berlokasi di Dusun Kembaran RT 01 Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Untuk menuju ke lokasi Joglo Mandapa, jika pengunjung dari arah bandara hanya perlu melewati Ring Road Selatan menuju perempatan Madukismo, belok kiri (ke arah Selatan) hingga perempatan pertama (Pabrik Gula Madukismo), belok kanan (ke arah Barat) hingga bertemu jembatan, belok kiri sekitar 250 meter dan pengunjung akan langsung menemukan lokasi penginapan tersebut di sisi kanan jalan. Lokasi Joglo Mandapa menjadi cukup strategis karena dekat dengan akses Ring Road, kurang lebih hanya 10 menit menuju kawasan Kraton Yogyakarta, dan 30 menit menuju Bandara Adi Sutjipto. Hal tersebut tentunya akan sangat memudahkan wisatawan untuk mengakses segala kebutuhannya saat berlibur.

Atmosfer Keselarasan Guyub Rukun Joglo Guest House

Guyub Rukun Joglo Guest House
Entrance room berupa bangunan Joglo kuno
Kemegahan bangunan Joglo pada area living room
Kamar Guyub Rukun Joglo Guest House
Apridiani Atnayu & Tovan Kurniawan
[block:views=similarterms-block_1]

Di tengah maraknya wisatawan di Jogja yang semakin hari semakin meningkat, juga dibarengi dengan semakin beragam pilihan penginapannya. Berbagai konsep penginapan disajikan oleh pelaku bisnis, mulai dari konsep hotel berbintang hingga konsep layaknya rumah pribadi. Salah satu konsep penginapan yang tengah marak antara lain adalah homestay maupun guest house. Penginapan yang menyajikan konsep tersebut salah satunya adalah Guyub Rukun Joglo Guest House. Penginapan yang beralamat di Jalan Palagan Km. 7,7 atau sebelah Utara Hotel Hyatt Regency tersebut menyuguhkan kenyamanan saat menginap di dalamnya. Ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau, setiap tamu yang menginap akan menikmati kemudahan akses untuk menjangkau berbagai tempat wisata di Jogja. Kedekatan dengan pusat kuliner dan hawa yang masih sejuk, pemandangan sawah yang masih dapat dinikmati di sekitar Guyub Rukun Joglo Guest House.

Nampak sekilas bangunan guest house tersebut tidak seperti bangunan penginapan pada umumnya, dimana kebanyakan penginapan yang lain lebih menyajikan kemewahan sejak dari luar bangunannya. Guyub Rukun Joglo Guest House menampilkan muka bangunan yang tak jauh berbeda dengan bangunan rumah pada umumnya yang bernuansa rumah Jawa. Namun, siapa sangka jika di balik dinding bangunan tersebut terdapat sebuah penginapan dengan konsep tematik yang berkarakter.

Balemong Resort Etalase Warisan Jawa Dalam Keelokan Alam Ungaran

Balemong Resort Ungaran
Joglo Pengayoman Balemong Resort
Contoh kamar Balemong Resort
Joglo Sewaka dan Kiosk Collections Balemong Resort
Edward Verhoeven
[block:views=similarterms-block_1]

Ungaran yang merupakan kota satelit bagi Semarang, maka tak heran apabila banyak warga ibu kota Provinsi Jawa Tengah yang menghabiskan waktu akhir pekan atau libur pendeknya di sini. Banyak hal yang dapat ditemui di ibu kota Kabupaten Semarang ini. Kemewahan yang tidak berarti harus modern. Mungkin hal tersebut yang terlintas di pikiran orang ketika sampai di salah satu resort sekaligus tempat wisata di daerah Ungaran ini. Disambut dengan gerbang layaknya pada kerajaan jaman dahulu mengawali perjalanan para tamu di Balemong Resort. Lokasi yang tertata rapi seperti area “Kraton Jawa” di masa lalu terhampar luas di depan mata begitu memasuki area resort. Pemandangan dari dari joglo-joglo lawas yang tertata rapi oleh para tenaga ahli, dipadu dengan pesona alam Gunung Ungaran yang tampak jelas dan gagah tanpa penghalang, siap memanjakan mata pengunjung yang datang ke tempat ini.

Balemong Resort hadir sebagai salah satu penginapan dengan konsep resort bertemakan budaya dengan cita rasa yang tinggi. Resort yang mulai beroperasi pada tahun 2005 ini menawarkan sebuah konsep penginapan dengan kenyamanan dan ketenangan khas rumah Jawa kuno saat Anda menginap. Resort ini dibangun dari koleksi joglo-joglo yang asli dibangun pada ratusan tahun silam yang kemudian dipindahkan ke area Balemong. Bangunan-bangunan joglo tersebut berasal dari beberapa daerah di Jawa Tengah, seperti Pati, Jepara, Kudus, Solo, dan lainnya. Terletak di Jalan Patimura No. 1B, Sisemut, Ungaran, Jawa Tengah, Balemong Resort berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 4,5 Ha.

Blue Steps, Menikmati Ubud dari Jogja

Private pool Villa Bluesteps
Ruang tidur utama desain jawa modern
Konsep kamar mandi outdoor Villa Bluesteps
Bluesteps Resto
Area outdoor nuansa alam Villa Bluesteps
[block:views=similarterms-block_1]

Yogyakarta memang memiliki keindahan alam yang sungguh mempesona. Keindahan alamnya bagaikan magnet yang terus menarik dan memanggil wisatawan untuk menjelajahinya. Pegunungan yang menjulang tinggi, pantai-pantainya juga terbentang luas dengan gulungan ombaknya. Tidak berlebihan apabila menyebut Yogyakarta sebagai tempat dengan destinasi wisata yang lengkap. Tentu saja tidak akan cukup apabila hanya sehari saja berwisata di Jogja. Oleh karena itu, berbagai hal juga perlu disiapkan sebelum memulai wisata di kota ini. Misalnya saja dalam memilih tempat untuk menginap. Bagi Anda yang ingin menginap di tempat dengan nuansa alam yang kental dan view pegunungan serta hijaunya area persawahan di sekelilingnya dapat memilih Blue Steps sebagai tempat menginap.

Yogyakarta sendiri memiliki ciri khas tersendiri, begitu juga dengan Bali. Namun sebuah perpaduan antara dua tempat tersebut dapat dinikmati saat datang ke Blue Steps. Villa tersebut memiliki suasana yang mirip dengan Ubud, karena persawahan yang hijau di sekelilingnya mengingatkan siapapun pada alam Pulau Dewata. Maka tidak heran apabila beberapa wisatawan menyebut Blue Steps sebagai 'a piece of Ubud in Jogja'. Pengunjung bisa menikmati pegunungan sebagai latar belakang yang serasi dengan sawah ladang para penduduk. Di sini para tamu mungkin akan melihat aktivitas sehari-hari warga yang mengelola sawah dan ladang. Penginapan berkonsep villa tersebut cukup menarik dengan bangunan yang unik dan fasilitas mumpuni.

Berbudaya & Berbudidaya di Omah Kecebong

Omah Kecebong
Jembatan bambu yang menyambut tamu yang datang
Bangunan Omah Bamboe cocok untuk tamu family
Resto Omah Kecebong yang menyuguhkan menu-menu lokal
Bangunan Omah Lawas
[block:views=similarterms-block_1]

Jelajah desa, belajar dengan alam dan melestarikan budaya, itulah tagline yang disematkan pada guesthouse bernuansa alam yang bernama Omah Kecebong. Menurut sang owner Hasan S Prayogo, Omah Kecebong memiliki filosofi bahwa segala sesuatu termasuk manusia berproses menuju kesempurnaan, dan katak dapat menggambarkan serta merepresentasikan proses metamorfosis atau proses perubahan yang sempurna. Kecebong menjadi salah satu tahapan terpenting dalam metamorfosis katak karena telah lolos seleksi alam untuk menjadi seekor katak yang sempurna. Omah kecebong diharapkan dapat menjadi salah satu proses menuju kesempurnaan dalam kehidupan sang owner yang melepaskan karir dibidang Event organizer dengan skala internasional untuk menggeluti dunia bisnis yang menjadi nalurinya.

Terletak di Dusun Sendari, Tirtoadi, Mlati, Sleman, guesthouse ini memiliki suasana pedesaan yang sangat kental. Berbatasan dengan Desa Ketingan sebagai desa konservasi satwa burung kuntul serta lokasi yang dikelilingi persawahan menambah suasana damai bagi para tamunya. Para tamu dapat menikmati pergerakan kawanan ribuan burung kuntul yang hendak mencari makan ketika pagi maupun sore hari. Selain itu hembusan angin persawahan dan suara katak pada malam hari menjadi musik alam yang menemani sepanjang malam. Suara gemricik air dari kolam di sekitar kamar juga dapat menjadi sarana relaksasi bagi para tamu yang menginap di Omah Kecebong.

Konsep Interaksi, Joglo Ayem Tentrem

Konsep Interaksi, Joglo Ayem Tentrem
Pendopo Joglo Ayem Tentrem
Lorong penghubung Pendopo Sukacita dan Pendopo Kasih Joglo Ayem Tentrem
Ruang Ethnic House Joglo Ayem Tentrem`
Ruang Ethnic Room Joglo Ayem Tentrem
[block:views=similarterms-block_1]

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah salah satu provinsi yang kaya akan tempat wisata menarik dan layak dikunjungi. Sebagai tempat yang kental dengan adat kerajaan tentu Yogyakarta tidak bisa lepas dari situs-situs peninggalan jaman kerajaan tersebut. Beberapa diantaranya banyak terdapat di wilayah timur Jogja, seperti candi Prambanan, candi Boko, candi Sambisari, dan masih banyak lagi tempat wisata sejarah yang tak kalah menarik untuk dikunjungi. Jika Anda memutuskan untuk berlibur ke tempat-tempat wisata tersebut, ada baiknya jika Anda mencari tempat menginap dengan akses yang mudah menuju objek-objek tersebut. Joglo Ayem Tentrem Resort bisa menjadi pilihan Anda dalam memilih tempat untuk menginap.

Joglo Ayem Tentrem beralamat di dusun Ringinsari RT 01 RW 01, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta tersebut hanya berjarak sekitar 2 kilometer menuju candi Prambanan dan 20 menit menuju bandara Adi Sutjipto. Resort ini menawarkan pengalaman menginap dengan suasana asri pedesaan yang masih begitu kental, dengan view persawahan di sekeliling dan keramah tamahan penduduk sekitar menjadikan Anda betah berlama-lama menghabiskan waktu di sini. Dengan lokasinya yang tidak berada pada jalan utama, menjadikan suasana di tempat ini begitu tenang dan nyaman. Konsep resort pada setiap bangunan memiliki fasad yang menarik dan unik. Banyaknya pepohonan di kawasan ini juga semakin menambah kesan sejuk dan asri.

Bertemunya Tradisi dan Kemewahan di VILLA AQUIN

Villa Aquin
Furnitur kayu di area lobby utama
Fasilitas Open Kitchen ditengah Villa
Living room dan Family room Villa Aquin
Suite Room Villa Aquin
[block:views=similarterms-block_1]

Perkembangan kota Solo sebagai kota tujuan wisata tak pelak menjadi peluang bagi para pelaku wisata untuk mempersiapkan berbagai fasilitas penunjangnya. Salah satu yang terus mengalami perkembangan adalah sektor hospitality, yaitu penginapan. Untuk menarik semakin banyak wisatawan baik nusantara maupun mancanegara, diperlukan berbagai terobosan dari pelaku usaha pariwisata untuk menghadirkan penginapan dengan konsep tradisional yang memberikan kenyamanan tanpa meninggalkan identitas Solo sebagai salah satu kota budaya dengan tradisi yang sangat kental di Indonesia.

Perpaduan antara tradisi dan kemewahan itulah yang ditawarkan oleh Villa Aquin kepada tamu yang ingin menikmati suasana alami di sekitar kota Solo. Kombinasi bahan baku berupa batu alam dan kayu menjadi unsur yang sangat menonjol serta mendominasi dari villa yang beralamat di Gatak RT 01/RW 04, Gajahan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah tersebut.

Rimbono Homestay, Sensasi Menginap di Tengah Kebun Teh

Rimbono Homestay
Kamar untuk rombongan Rimbono homestay
Tema menyatu dengan alam Rimbono homestay
Area bersantai Rimbono homestay
Tata interior kamar panggung Rimbono Homestay
[block:views=similarterms-block_1]

Kulon Progo adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Jogjakarta yang menyimpan potensi wisata alam cukup menarik. Beberapa tahun terakhir wilayah Kulon Progo menjadi pusat perhatian di dunia wisata Jogja, dimana spot-spot wisata alam baru mulai bermunculan. Seperti halnya di daerah Dusun Nglinggo, Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, memiliki potensi besar di bidang pariwisata. Dengan banyaknya spot wisata di daerah tersebut tentu saja membuka peluang usaha di sektor penginapan. Salah satu yang tengah marak adalah dibangunnya beberapa homestay di desa wisata tersebut.

Salah satu destinasi penginapan berkonsep homestay yang ada adalah, Rimbono Homestay. Wakhit Romansyah atau yang lebih akrab di panggil Tombro, pengelola Rimbono Homestay, menuturkan alasan sang pemilik membangun penginapan adalah untuk memudahkan dan memfasilitasi para wisatawan dari berbagai daerah yang ingin menikmati sunrise dari puncak kebun teh atau spot lainnya.

PARTNER
Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain    Holcim Solusi Rumah