Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Produk

Otak Atik Kerajinan Bonggol Jagung Karya GWP Craft

Miniatur Candi Borobudur dari bonggol jagung
Aneka macam lampu hias
Aneka craft dari bonggol jagung
Lukisan Bung Karno dari bonggol jagung
Stefanus Indri Sujatmiko, Owner GWP Craft
[block:views=similarterms-block_1]

Bonggol jagung adalah salah satu limbah pertanian yang sampai saat ini belum maksimal penggunaannya. Hingga saat ini bonggol jagung hanya terbatas digunakan sebagai pakan ternak. Namun beberapa ahli kerajinan tangan di Indonesia melihat hal ini merupakan salah satu peluang yang sangat menarik untuk dikembangkan menjadi benda kerajinan dengan nilai ekonomis yang sangat tinggi. Dari limbah bonggol jagung tersebut dapat tercipta berbagai macam kerajinan seperti pipa rokok, tempat tisu, berbagai macam kap lampu hias, miniatur bangunan dan beberapa ikon dunia, tatakan, lampion, dan lain sebagainya. Adalah Stefanus Indri Sujatmiko dengan workshop yang diberi nama Giowari Putra Craft (GWP Craft) yang memanfaatkan limbah bonggol jagung menjadi aneka macam kerajinan cantik tersebut.

Karakter Cantik Dengan Aksesoris Wuwung Hias Aris

Wuwung Hias Aris
Badongan Gatotkaca
Wuwung Mahkota
Aneka ornamen hias
Aris Munanto, Owner Wuwung Hias Aris
[block:views=similarterms-block_1]

Rumah tradisional Jawa, atau biasa disebut sebagai omah adat Jawa mengacu pada rumah-rumah tradisional di pulau Jawa, Indonesia. Arsitektur rumah Jawa ditandai dengan adanya aturan hierarki yang dominan seperti yang tercermin pada bentuk atap rumah. Sesuai dengan struktur masyarakat Jawa dan tradisinya, rumah-rumah tradisional Jawa diklasifikasikan menurut bentuk atap mereka dari yang terendah ke tertinggi, yaitu Kampung, Limasan, dan Joglo.

Eksploitasi Serat Unik Jati Londo Kamar Kayu Woodcraft

kamar kayu
woodcraft
jati belanda
woodcraft kamar kayu
woodcraft jati belanda
[block:views=similarterms-block_1]

Kayu Jati Belanda atau Jati Londo pada umumnya orang-orang Indonesia sering menyebut kayu tersebut, sebenarnya merupakan bahan limbah palet. Diberi nama kayu Jati Belanda sebenarnya bukan karena berasal dari Belanda, dan sejatinya pohon jati tidak akan tumbuh di negara subtropis seperti Belanda. Disebut Jati Belanda karena kayu ini adalah kayu bekas peti-peti pengemas barang impor yang sebagian besar diangkut kapal laut yang sebagian besar berasal dari negara Eropa. Maka di Indonesia disebut Jati Belanda/Jati Londo, atau dengan kata lain kayu ini merupakan barang impor. Jenis kayunya sendiri berasal dari pohon sejenis pinus yang hidup di Eropa maupun Amerika dan biasa disebut kayu Kiefer/Pine/Oak. Kayu Jati Belanda memiliki karakter tersendiri karena mempunyai serat kayu yang indah dan sangat menonjol motifnya dibanding kayu-kayu jenis lain. Jenis kayu ini juga tahan dari serangga rayap karena getahnya yang tidak disukai serangga dan biasanya digunakan sebagai bahan dasar pewangi atau antiseptik kamar mandi.

Konsep Vintage & Antique Dari Jawa Classic

Jawa Clasic
Rustic Bottle Holder
Aneka produk Jawa Clasic#2
Aneka produk Jawa Clasic
Astriyani Priyo Owner Jawa Classic
[block:views=similarterms-block_1]

Kebutuhan dekorasi dan material penunjang rumah dan bangunan semakin berkembang dengan berbagai alternatif pemanfaatan berbagai material. Berbagai material baik itu logam, produk kayu, dan juga turunannya tentu memiliki keunggulannya masing-masing. Diperlukan berbagai inovasi dan ide-ide kreatif dengan memanfaatkan material yang sudah tidak terpakai menjadi produk baru yang memiliki value lebih tinggi.

Seni Ekplorasi Woodcraft Garapan 189 Craft

189 Craft
Aneka Produk 189 Craft
Aneka Produk 189 Craft_2
Proses pengukuran & pemotongan pola
[block:views=similarterms-block_1]

Kerajinan dari kayu di Indonesia sudah ada sejak jaman dahulu. Hal itu dapat dilihat dari berbagai peninggalan purbakala yang terbuat dari kayu. Perkembangan kerajinan kayu di Indonesia juga sangat pesat, terbukti dengan berbagai jenis kerajinan telah di hasilkan. Karena di Indonesia sangat melimpah ketersediaan bahan baku kayu, di setiap daerah mempunyai kayu-kayu yang khas dan bisa diolah menjadi barang kerajinan dengan kualitas baik. Secara umum kayu yang digunakan untuk membuat suatu kerajinan adalah kayu mahoni, kayu jati, kayu pinus, dan banyak jenis kayu yang lain. Ada juga pengrajin yang menggunakan kayu bekas atau kayu sisa yang sudah tidak terpakai untuk dijadikan berbagai produk kerajinan. Dalam membuat kerajinan tangan dari kayu diperlukan skill dan juga ketrampilan untuk mengolah bahan baku tersebut, terutama ketrampilan untuk menggunakan alat-alat pendukung yang berhubungan dengan peralatan gergaji dan ukir. Dengan menguasai ketrampilan tersebut, siapapun dapat menciptakan berbagai kerajinan dari kayu seperti hiasan dinding, miniatur, tempat tisu, lukisan, dan berbagai kerajinan lain. Sedangkan saat ini kerajinan yang diminati oleh pasar mancanegara seperti kerajinan ornamen atau patung, anyaman dan juga kerajinan kayu seperti berbagai furnitur rumah tangga.

Kreatifitas dari Barang Bekas T Vintage & Recycled Iron

James Silalahi, Owner T Vintage and Recycle Iron
Berbagai produk T Vintage yang bernilai seni tinggi
Table set ruang tamu
Produk unik T Vintage
Pengerjaan produk secara handmade
[block:views=similarterms-block_1]

Di tangan-tangan orang kreatif, barang bekas yang selama ini menjadi limbah yang merusak pemandangan, mampu menjelma menjadi barang-barang indah yang mempercantik pemandangan. Tidak hanya itu, barang-barang indah yang dihasilkan pun memberikan nilai ekonomi yang menjanjikan. Proses kreatif yang menghasilkan barang indah dan bernilai ekonomi menjanjikan itu, dilakoni James Silalahi dengan brand T Vintage and Recycled Iron sejak tahun 2011 yang lalu.

Di tangan pria asli Batak ini drum-drum bekas wadah oli dan pelumas yang selama ini hanya menjadi sampah dan tidak dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat, disulap menjadi sejumlah perangkat furnitur indah dan memiliki nilai ekonomi serta art yang tinggi. Pria yang akrab disapa James itu mengatakan, usahanya saat ini berawal dari keprihatinannya melihat limbah drum-drum bekas yang hanya menumpuk dan kurang dimanfaatkan. "Semula hanya kepikiran untuk memanfaatkan drum-drum bekas limbah dari pabrik-pabrik di daerahnya yang banyak dan kurang dimanfaatkan oleh warga, biasanya hanya dijual kiloan saja ke pengepul. Saya pun berselancar di dunia maya untuk mencari ide memanfaatkan drum bekas, dan kemudian mendapati ada banyak kreasi yang bisa dihasilkan, diantaranya furnitur. Saya kemudian coba-coba membuat satu set kursi untuk dipakai sendiri. Ternyata saat melihat hasilnya, banyak teman dan kerabat yang tertarik dan minta dibuatkan," ujar pria yang sudah cukup lama tinggal di Jogja tersebut.

Anyaman Kualitas Kreasi Rotan Kita

Rak Kombinasi Minimalis & Sofa Tamu Set Rotan
Buffet Rotan Pastel & Bench Single Rotan vintage dengan laci
Buffet Rotan Minimalis & Buffet mahoni dengan laci rotan
Dinning Set Vintage Mahoni
Proses Pengerjaan
[block:views=similarterms-block_1]

Di negara tropis seperti Indonesia, bersantai di teras atau taman adalah salah satu cara menyenangkan untuk melewatkan sore yang cerah. Menikmati teh hangat serta cemilan di atas kursi rotan sambil menikmati hijaunya taman rumah Anda pasti membantu Anda melupakan segala stres yang Anda rasakan. Salah satu bahan yang populer digunakan untuk furnitur di teras atau taman tentu saja adalah rotan selain material kayu dari pohon Jati. Bahan ini tidak hanya kuat, tapi juga ramah lingkungan. Rotan juga begitu multifungsi, karena dapat digunakan sebagai hiasan rumah seperti anyaman, kegiatan ritual adat serta keagamaan, dan yang lainnya.

Dengan segala kelebihannya tersebut, maka tidak heran apabila rotan cukup populer sebagai bahan baku untuk furnitur, baik furnitur di dalam maupun di luar ruangan. Indonesia sendiri sebenarnya mempunyai potensi untuk memajukan industri rotan dalam negeri. Rotan tumbuh dengan mudah di Indonesia, dan di negara ini tidak pernah kekurangan pengerajin yang mahir membuat furnitur berkualitas dari rotan. Sayangnya, pasar produk rotan alam sempat hancur karena dominasi produk rotan sintetis di dunia. Padahal menurut data pada tahun 2011, sekitar 85% dari populasi rotan dunia berada di Indonesia. Sedangkan potensi produksi lestari rotan Indonesia mencapai 247 ribu ton per tahun. Sayangnya, pemakaian industri mebel dalam negeri tidak mencapai 20 ribu ton per tahun. Jelas potensi industri rotan Indonesia masih jauh dari maksimal.

Lampu Unik Ala Sonja lamp Pendukung Konsep Vintage

Sonja Lamp Decorative & Unique
Light Box
Lampu unik karya Sonja Lamp
Telephone Box Lamp
Aditya Hasfar Surya Pradana
[block:views=similarterms-block_1]

Beberapa orang menyukai gaya rumah yang bermacam-macam, mulai dari gaya minimalis, shabby chic, kontemporer, tradisional, vintage, dan sebagainya. Akhir-akhir ini, sebagian besar orang mulai mengikuti gaya rumah vintage yang teduh dan nyaman. Selain itu, rumah bergaya vintage juga membawa kita untuk mengingat keadaan masa lalu yang damai dan membekas di hati.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghadirkan nuansa vintage ke dalam rumah yaitu dengan mengaplikasikan pernak-pernik yang unik dan lain dari yang lain. Bagaimana dengan sebuah kaleng kerupuk? Jangan bersalah sangka dulu, kaleng kerupuk ini bukan kaleng kerupuk biasa. Sonja Lamp, adalah nama sebuah brand yang memproduksi unique lamp, dimulai sekitar tahun 2014 oleh Aditya Hasfar Surya Pradana. Lampu yang diproduksi oleh Sonja Lamp ini cukup berbeda dari lampu hias lainnya, karena berbahan dasar dari kaleng kerupuk. Pada awalnya sang owner suka mengoleksi barang-barang jadul, dan salah satu koleksinya adalah kaleng kerupuk. Kemudian sang owner berpikir untuk bisa memanfaatkan barang tersebut. Pada akhirnya sang owner pun mengutak-atik kaleng kerupuk tersebut, dan mengalami banyak hambatan. “Saat itu entah kenapa jadi tertarik saat melihat kaleng kerupuk dan pop up. Awalnya hanya berfikir bagaimana caranya pop up art bisa masuk ke dalam kaleng kerupuk. Nah, saat mengotak-atik lagi kok malah nemu ide unik untuk nambahin lampu di dalamnya,” kenang Adit.

Kreatif, Ekonomis & Inspiratif Olahan Jati Belanda

Jual Jati Belanda
Produk Olahan Jual Jati Belanda
Produk Olahan Jual Jati Belanda
Ribut Santoso Moklis
Jual Jati Belanda
[block:views=similarterms-block_1]

Saat ini isu green building telah menjadi topik utama di bidang arsitektur. Hal ini tidak lepas dari semangat bersama untuk menyelamatkan bumi. Kerusakan lingkungan terutama banyaknya pohon-pohon hutan yang ditebang menyebabkan ketidak seimbangan ekosistem dan salah satu penyebab terjadinya pemanasan global. Dan ini telah menjadi permasalahan dunia yang harus segera ditangani oleh seluruh umat manusia di bumi. Di lain sisi, kebutuhan terhadap kayu sebagai bahan baku utama dari segala produk juga masih sangat tinggi. Sebagai contoh permintaan produk kayu untuk material bangunan seperti kusen, dinding, plafon, dan yang lainnya masih menjadi primadona bagi kalangan konstruksi.

Memanfaatkan material bekas sebagai bahan bangunan merupakan alternatif yang baik. Dengan eksplorasi yang mendalam terhadap material bekas setidaknya akan menjawab permasalahan konsumtif kayu sebagai material bangunan, baik itu penggunaan untuk eksterior maupun interior. Konsep 3R (reduce, reuse, and recycle) sesungguhnya dapat diaplikasikan pada perancangan sebuah bangunan maupun perabot rumah tangga. Dalam hal ini, pilihan material kayu palet (jati belanda) atau kayu bekas peti kemas dapat menjadi pilihan tepat.

Empuk, Nyaman, & Ekonomis Custom Design ala Rumah Sofa

Rumah Sofa
Sofa Bed Scandinavian
Aneka macam produk Rumah Sofa
Proses Pembuatan Sofa
Novika Dinaningsih
[block:views=similarterms-block_1]

Kenyamanan di dalam sebuah rumah adalah hal terpenting yang dibutuhkan oleh setiap pemilik rumah. Keadaan rumah baik dari segi eksterior maupun interiornya perlu ditata sedemikian rupa sehingga menghasilkan sebuah kenyamanan bagi penghuninya. Mempunyai rumah yang nyaman tidak harus dengan menggunakan furnitur interior ataupun eksterior yang mewah dan mahal. Kenyamanan penataan ruang akan terwujud jika Sang pemilik rumah mampu menyeimbangkan komponen-komponen di dalam rumah sesuai fungsi dan estetikanya.

Salah satu destinasi penyedia bahan furnitur terutama interior rumah yang mampu mewujudkan keinginan Anda dalam memilih bahan furnitur rumah yang terbaik, khususnya sofa set adalah Rumah Sofa. Rumah Sofa merupakan salah satu produsen penyedia furnitur rumah berupa sofa berbahan kulit sintetis maupun kain yang memiliki banyak keunggulan dan berkarakter. Rumah Sofa hadir di salah satu daerah yang terkenal akan masakan Gudeg ini alias di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jogja yang kini menjadi daerah maju dengan banyaknya penduduk asli maupun pendatang, membuat sejumlah orang memulai berbagai usaha salah satunya seperti Rumah Sofa. Sejak mulai beroperasi pada sekitar tahun 2007 yang lalu, Rumah Sofa berhasil masuk ke pasar mebel Jogja maupun luar kota. Beberapa perusahaan kecil maupun besar yang menggunakan produk dari Rumah Sofa, seperti salah satu tempat karaoke keluarga yang ada di Hartono Mall, Generalli Insurance, Fave Hotel, dan masih banyak lagi.

PARTNER
Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain    Holcim Solusi Rumah