Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Produk

Anyaman Kualitas Kreasi Rotan Kita

Rak Kombinasi Minimalis & Sofa Tamu Set Rotan
Buffet Rotan Pastel & Bench Single Rotan vintage dengan laci
Buffet Rotan Minimalis & Buffet mahoni dengan laci rotan
Dinning Set Vintage Mahoni
Proses Pengerjaan
[block:views=similarterms-block_1]

Di negara tropis seperti Indonesia, bersantai di teras atau taman adalah salah satu cara menyenangkan untuk melewatkan sore yang cerah. Menikmati teh hangat serta cemilan di atas kursi rotan sambil menikmati hijaunya taman rumah Anda pasti membantu Anda melupakan segala stres yang Anda rasakan. Salah satu bahan yang populer digunakan untuk furnitur di teras atau taman tentu saja adalah rotan selain material kayu dari pohon Jati. Bahan ini tidak hanya kuat, tapi juga ramah lingkungan. Rotan juga begitu multifungsi, karena dapat digunakan sebagai hiasan rumah seperti anyaman, kegiatan ritual adat serta keagamaan, dan yang lainnya.

Dengan segala kelebihannya tersebut, maka tidak heran apabila rotan cukup populer sebagai bahan baku untuk furnitur, baik furnitur di dalam maupun di luar ruangan. Indonesia sendiri sebenarnya mempunyai potensi untuk memajukan industri rotan dalam negeri. Rotan tumbuh dengan mudah di Indonesia, dan di negara ini tidak pernah kekurangan pengerajin yang mahir membuat furnitur berkualitas dari rotan. Sayangnya, pasar produk rotan alam sempat hancur karena dominasi produk rotan sintetis di dunia. Padahal menurut data pada tahun 2011, sekitar 85% dari populasi rotan dunia berada di Indonesia. Sedangkan potensi produksi lestari rotan Indonesia mencapai 247 ribu ton per tahun. Sayangnya, pemakaian industri mebel dalam negeri tidak mencapai 20 ribu ton per tahun. Jelas potensi industri rotan Indonesia masih jauh dari maksimal.

Lampu Unik Ala Sonja lamp Pendukung Konsep Vintage

Sonja Lamp Decorative & Unique
Light Box
Lampu unik karya Sonja Lamp
Telephone Box Lamp
Aditya Hasfar Surya Pradana
[block:views=similarterms-block_1]

Beberapa orang menyukai gaya rumah yang bermacam-macam, mulai dari gaya minimalis, shabby chic, kontemporer, tradisional, vintage, dan sebagainya. Akhir-akhir ini, sebagian besar orang mulai mengikuti gaya rumah vintage yang teduh dan nyaman. Selain itu, rumah bergaya vintage juga membawa kita untuk mengingat keadaan masa lalu yang damai dan membekas di hati.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghadirkan nuansa vintage ke dalam rumah yaitu dengan mengaplikasikan pernak-pernik yang unik dan lain dari yang lain. Bagaimana dengan sebuah kaleng kerupuk? Jangan bersalah sangka dulu, kaleng kerupuk ini bukan kaleng kerupuk biasa. Sonja Lamp, adalah nama sebuah brand yang memproduksi unique lamp, dimulai sekitar tahun 2014 oleh Aditya Hasfar Surya Pradana. Lampu yang diproduksi oleh Sonja Lamp ini cukup berbeda dari lampu hias lainnya, karena berbahan dasar dari kaleng kerupuk. Pada awalnya sang owner suka mengoleksi barang-barang jadul, dan salah satu koleksinya adalah kaleng kerupuk. Kemudian sang owner berpikir untuk bisa memanfaatkan barang tersebut. Pada akhirnya sang owner pun mengutak-atik kaleng kerupuk tersebut, dan mengalami banyak hambatan. “Saat itu entah kenapa jadi tertarik saat melihat kaleng kerupuk dan pop up. Awalnya hanya berfikir bagaimana caranya pop up art bisa masuk ke dalam kaleng kerupuk. Nah, saat mengotak-atik lagi kok malah nemu ide unik untuk nambahin lampu di dalamnya,” kenang Adit.

Kreatif, Ekonomis & Inspiratif Olahan Jati Belanda

Jual Jati Belanda
Produk Olahan Jual Jati Belanda
Produk Olahan Jual Jati Belanda
Ribut Santoso Moklis
Jual Jati Belanda
[block:views=similarterms-block_1]

Saat ini isu green building telah menjadi topik utama di bidang arsitektur. Hal ini tidak lepas dari semangat bersama untuk menyelamatkan bumi. Kerusakan lingkungan terutama banyaknya pohon-pohon hutan yang ditebang menyebabkan ketidak seimbangan ekosistem dan salah satu penyebab terjadinya pemanasan global. Dan ini telah menjadi permasalahan dunia yang harus segera ditangani oleh seluruh umat manusia di bumi. Di lain sisi, kebutuhan terhadap kayu sebagai bahan baku utama dari segala produk juga masih sangat tinggi. Sebagai contoh permintaan produk kayu untuk material bangunan seperti kusen, dinding, plafon, dan yang lainnya masih menjadi primadona bagi kalangan konstruksi.

Memanfaatkan material bekas sebagai bahan bangunan merupakan alternatif yang baik. Dengan eksplorasi yang mendalam terhadap material bekas setidaknya akan menjawab permasalahan konsumtif kayu sebagai material bangunan, baik itu penggunaan untuk eksterior maupun interior. Konsep 3R (reduce, reuse, and recycle) sesungguhnya dapat diaplikasikan pada perancangan sebuah bangunan maupun perabot rumah tangga. Dalam hal ini, pilihan material kayu palet (jati belanda) atau kayu bekas peti kemas dapat menjadi pilihan tepat.

Empuk, Nyaman, & Ekonomis Custom Design ala Rumah Sofa

Rumah Sofa
Sofa Bed Scandinavian
Aneka macam produk Rumah Sofa
Proses Pembuatan Sofa
Novika Dinaningsih
[block:views=similarterms-block_1]

Kenyamanan di dalam sebuah rumah adalah hal terpenting yang dibutuhkan oleh setiap pemilik rumah. Keadaan rumah baik dari segi eksterior maupun interiornya perlu ditata sedemikian rupa sehingga menghasilkan sebuah kenyamanan bagi penghuninya. Mempunyai rumah yang nyaman tidak harus dengan menggunakan furnitur interior ataupun eksterior yang mewah dan mahal. Kenyamanan penataan ruang akan terwujud jika Sang pemilik rumah mampu menyeimbangkan komponen-komponen di dalam rumah sesuai fungsi dan estetikanya.

Salah satu destinasi penyedia bahan furnitur terutama interior rumah yang mampu mewujudkan keinginan Anda dalam memilih bahan furnitur rumah yang terbaik, khususnya sofa set adalah Rumah Sofa. Rumah Sofa merupakan salah satu produsen penyedia furnitur rumah berupa sofa berbahan kulit sintetis maupun kain yang memiliki banyak keunggulan dan berkarakter. Rumah Sofa hadir di salah satu daerah yang terkenal akan masakan Gudeg ini alias di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jogja yang kini menjadi daerah maju dengan banyaknya penduduk asli maupun pendatang, membuat sejumlah orang memulai berbagai usaha salah satunya seperti Rumah Sofa. Sejak mulai beroperasi pada sekitar tahun 2007 yang lalu, Rumah Sofa berhasil masuk ke pasar mebel Jogja maupun luar kota. Beberapa perusahaan kecil maupun besar yang menggunakan produk dari Rumah Sofa, seperti salah satu tempat karaoke keluarga yang ada di Hartono Mall, Generalli Insurance, Fave Hotel, dan masih banyak lagi.

Estetika Ragam Batu Alam dari Yuka Stone Art

Stone Art
batu fosil
Wood Stone
Art Stone
Galery
[block:views=similarterms-block_1]

Tren “Back to Nature” dalam arsitektur, interior, dan pendukung-pendukungnya masih digemari oleh sebagian besar masyarakat hingga saat ini. Hal tersebut terwujud dari pengaplikasian material alam berupa batu alam pada sebuah hunian. Dengan berbagai jenis dan karakter, batu alam mampu beradaptasi sehingga selaras dengan berbagai gaya desain arsitektur suatu bangunan. Karena batu alam dapat memberi kesan hangat dan tidak kaku terhadap hunian tersebut. Pemilihan material ini disebabkan sifatnya yang tidak menyerap panas dan menyejukan sekaligus mendinginkan udara di dalam ruangan. Selain untuk memperindah ruangan, batu alam banyak digunakan karena kesan alami, nyaman, tenang, kokoh yang terpancar dari penampilannya. Penggunaan batu alam berfungsi juga sebagai penyeimbang komposisi bangunan agar tidak monoton dan membuat suasana sejuk, sehingga kesan alami dan sejuk yang dipancarkan batu alam dapat mengurangi tingkat stres penghuni rumah. Material ini biasanya digunakan sebagai dinding aksen, eksterior maupun interior. Namun seiring waktu, batu alam mulai digunakan sebagai aksesoris di dalam rumah, mulai dari kamar mandi hingga kitchenware.

Perkuat Identitas Tropis dengan Gasebo

trendy,gazebo
gazebo
iswanto
gazebo
gazebo
[block:views=similarterms-block_1]

Memiliki halaman rumah yang lumayan luas tentu akan menjadi keuntungan sendiri bagi pemilik rumah. Dan bagi Anda yang memiliki halaman belakang rumah yang lumayan luas, bisa dimanfaatkan dengan membuat sebuah kolam renang untuk keluarga. Tapi, apakah halaman belakang hanya bisa dibuat menjadi kolam renang keluarga saja? Tentu saja tidak! Selain kolam renang, memanfaatkan halaman belakang menjadi taman rumah adalah salah satu ide yang cemerlang. Karena pertama, saat ini cukup sulit menemukan taman kota yang bersih dan sejuk terutama bila Anda tinggal di kota besar. Kedua, keberadaan taman belakang rumah pun bisa membuat udara di rumah menjadi sejuk. Dan yang ketiga, keberadaan taman rumah pun bisa mempercantik rumah. Anda bisa menghias taman belakang dengan berbagai tanaman yang bermanfaat atau bisa menanam bunga-bunga cantik beraneka warna sehingga dapat memberikan kesan cerah dan ceria di rumah.

Olah Seni Dalam Wujud Custom Furniture

Table Set Munggur
Papan kayu yang siap masuk proses pra finishing
Proses pemotongan kayu sesuai ukuran dan Perataan permukaan papan kayu
Proses penghalusan meja dan Agus Aniam
Potongan kayu yang siap dirakit dan Produk yang sudah siap difinishing
[block:views=similarterms-block_1]

Daerah Istimewa Yogyakarta bukan hanya dikenal sebagai Kota Pelajar, namun kota ini juga merupakan basis dari seni dan budaya Indonesia. Banyak maestro-maestro seni dan budaya lahir dari kota ini. Namun sayangnya para seniman Jogja kurang mendapat tempat yang semestinya, mereka harus berjuang sendiri demi mewujudkan impiannya agar hasil karya seni ciptaannya dapat dinikmati dan dilihat masyarakat luas. Karena sejatinya seni merupakan panggilan jiwa yang mana para pelaku seni akan mengerjakan idenya dengan segenap jiwa, tapi karena kondisi dan kebutuhan yang menghimpit maka hasil olah pikir dan laku mereka hanya dihargai sekenanya saja.

Dengan latar belakang itulah, Ania Karyatama mempunyai keinginan untuk menghadirkan karya seni di dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Ania Karyatama adalah perusahaan trading dan service yang bergerak di bidang interior design, furniture, craft, dan jasa finishing. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2004 ini awalnya lebih banyak memproduksi furnitur antik dan handicraft yang berbahan baku limbah kayu Jati dan bambu dan telah mengekspor produknya ke berbagai negara dan Amerika. Namun untuk saat ini, perusahaan yang mempunyai workshop di Jalan Rutan, Guwosari, Pajangan, Bantul tersebut lebih banyak mengerjakan furnitur dan craft menggunakan material dari kayu Munggur, Trembesi, dan Jati / Teak. Bahan baku tersebut dipilih karena biasanya furniture yang terbuat dari Munggur dan Trembesi ini memiliki ciri khas tersendiri, yaitu lebih menonjolkan kesan kokoh pada desainnya. Produk yang terbuat dari kayu-kayu tersebut sebagian besar komponennya dibuat sangat tebal, jarang yang dibuat dengan ukuran tipis. Untuk top table, ketebalan kayu yang biasa digunakan mencapai 4 hingga 15 cm.

Nguri-uri Warisan Budaya Karya Rumah Jawa Jogja

Rumah Jawa Jogja
Kolaborasi konsep jawa klasik dengan konsep modern
Aplikasi Joglo sebagai ruang tengah sebuah rumah dan Suwantara (Pimpinan)
Konsep bangunan kayu Rumah Gladak dan Konsep bangunan Rumah Jawa Limasan luasan
Konsep bangunan Pendopo dengan batubata ekspos dan Aksen material batu dalam Pen
[block:views=similarterms-block_1]

Konsep hunian selalu berkembang mengikuti tren pada masanya. Sebuah perbedaan yang melawan arus akan menciptakan arusnya sendiri dan menjadi tren di sebagian kalangan tertentu. Salah satunya adalah mengembalikan tren konsep rumah jawa sebagai rumah tinggal yang nyaman bagi orang jawa dan yang mencintai budaya jawa. Sebuah penawaran konsep yang cukup brilian ditawarkan oleh Suwantara untuk mengembalikan kejayaan rumah jawa.

Pada saat para pengembang berlomba-lomba membangun dan menawarkan dengan konsep modern yang cenderung minimalis, suami dari Jiyanti ini dengan keteguhan hatinya mencoba membuat diferensiasi produk dengan mengkreasikan rumah berkonsep jawa sebagai salah satu pilihan masyarakat untuk membangun rumahnya. Pria kelahiran 43 tahun silam yang pernah berkecimpung di sektor properti dengan konsep modern ini akhirnya mendirikan Rumah Jawa Jogja dengan spesialisasi jasa bangun rumah jawa dan penyedia rumah tradisional jawa yakni berupa model limasan, joglo, kampung, omah gladak, dan sejenisnya. Berbagai produk rumah konsep jawa telah dibuat dipadukan dengan konsep modern untuk merubah pandangan dan mindset sebagian masyarakat bahwa rumah jawa yang terkesan gelap menjadi lebih terang dan modern.

Cita Rasa Tegel Klasik Ubin Keraton

Proses pewarnaan Ubin Keraton
Proses pencetakan ubin dan Gilang Putri
Proses finishing dan hasil jadi ubin keraton
Proses pematangan ubin dengan cara direndam
Contoh Ragam Ubin Keraton
[block:views=similarterms-block_1]

Tren bangunan dan rumah dengan dengan nuansa retro memang sedang diminati masyarakat saat ini, karena selain mempercantik tampilan rumah juga memberikan unik. Tren yang kembali pada era klasik juga terjadi dalam hal pemasangan lantai. Beberapa orang yang ingin menghadirkan nuansa vintage di ruangan rumahnya memilih untuk mengaplikasikan tegel klasik pada sisi lantainya. Tegel biasanya banyak digunakan untuk berbagai macam lantai bangunan seperti, keraton, rumah adat, padepokan, pendopo, rumah bali, dan rumah mewah. Banyak orang yang ingin menggunakannya karena tegel tidak akan membuat lantai licin, namun tetap mengkilap, kuat, kokoh, dan indah. Karena keunikan dan motifnya yang yang dimiliki sangat khas, sehingga membuat tegel banyak diminati.

Teknik pembuatan tegel di Jogjakarta diperkenalkan oleh bangsa Belanda pada awal abad ke 20. Hingga saat ini teknik pembuatan tegel juga tidak banyak mengalami perubahan, karena pembuatan tegel hanya menggunakan mesin sederhana dan yang pasti selalu mengandalkan keahlian pembuatnya. Tegel memiliki banyak sekali motif seperti, batik, bunga, bentuk geometris, bunga, kincir angin, buah-buahan, dedaunan, dan lain-lain. Namun tegel juga ada yang dijual polos atau tanpa motifnya. Tegel sudah banyak dijual dibeberapa daerah, dan Jogja mempunyai beberapa produsen yang mempunyai pabrik khusus pembuatan tegel. Salah satu pabrik tegel yang sangat terkenal di Jogjakarta adalah Ubin Keraton yang mempunyai showroom di Jalan Cabe No. 30, Karang Ploso, Maguwoharjo, Depok, Sleman dan mempunyai pabrik di Berbah Kalitirto Sleman Jogjakarta.

Inovasi Bambu Awetan Dari Sahabat Bambu Indonesia

Beberapa aplikasi Rumah Bambu
Aplikasi Tempat tidur karya Rumah Bambu
Jam tangan bambu
Kacamata dengan frame bambu
Indra Setiadarma
[block:views=similarterms-block_1]

Kebutuhan dekorasi dan material penunjang rumah dan bangunan semakin berkembang dengan berbagai alternatif pemanfaatan berbagai material. Berbagai material, baik itu logam/metal, produk kayu dan turunannya tentu memilki keunggulannya masing-masing. Diperlukan berbagai inovasi dan ide-ide kreatif dengan memanfaatkan hasil alam yang masih cukup melimpah tanpa merusak lingkungan itu sendiri.

Salah satu bahan material yang dapat digunakan bukan hanya sebagai alternatif pengganti, namun dapat dimanfaatkan sebagai bahan utama dalam bangunan adalah bambu. Potensi bambu di Indonesia secara umum dan Jogjakarta khususnya masih sangat besar. Kuantitas bambu baik dari segi jenis bambu maupun ketersediaan bahan baku bambu, kemudian ditunjang dengan modifikasi peningkatan kualitas, lambat laun diharapkan bambu mampu menggeser ketergantungan terhadap kayu sebagai material utama bangunan.

PARTNER
Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain    Holcim Solusi Rumah