Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Volume IV | Edisi 41 | Oktober 2015

Pilihan Perumahan Jogja Utara, Magelang dan Temanggung - bagian 3

New Pare Residence
Citra Grand Soropadan
The Ariston Premium Residence
[block:views=similarterms-block_1]

PILIHAN, HUNIAN DI TEMANGGUNG
NEW PARE RESIDENCE – TEMANGGUNG
Temanggung sebagai daerah penyangga di wilayah Jawa Tengah terus menunjukkan perkembangan di sektor properti. Kenapa dikatakan sebagai daerah penyangga? Karena letak Kabupaten tersebut berada di tengah Provinsi Jawa Tengah. Batas-batas administratif Kabupaten tersebut di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang, sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang, sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Magelang, dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo.

Letaknya yang cukup strategis membuat banyak pengembang perumahan mulai melirik Temanggung sebagai tempat memarkirkan dananya. Salah satu pengembang yang telah memarkirkan produknya di lokasi strategis tersebut adalah, PT. Rajawali Asri Land dengan produk New Pare Residence. Perumahan yang berada tepat di tepi jalan provinsi tersebut tentu memiliki aksesibilitas yang baik. Diungkapkan, Direktur PT. Rajawali Asri Land, Drs. Retnantoro, “Aksesibilitas perumahan yang tengah kami bangun ini sangatlah prospektif untuk hunian, bisnis maupun investasi, yang mau ke Temanggung pasti melewati kami, kedekatan dengan sarana pembangkit lingkungan sekitarnya tak kalah menarik, pusat pemerintahan desa, pasar tradisional, kota Temanggung, pendidikan SD, SMP, SMU relatif dekat untuk dijangkau”.

Pilihan Perumahan Jogja Utara, Magelang dan Temanggung - bagian 2

Senopati Residence
Omah Pakelan
Honggosari Land
Grand Cyrilla
Alamanda Estate
[block:views=similarterms-block_1]

GEMILANGNYA PERUMAHAN MAGELANG
SENOPATI RESIDENCE – MAGELANG

Animo pasar yang baik dalam hal penyerapan rumah dirasakan oleh pengembang perumahan Panembahan Group dalam produk Senopati Residence. Hadir sebagai pilihan kawasan hunian premium di wilayah Magelang, perumahan tersebut berhasil menggaet pasar. Sebanyak 32 unit di tahap pertama berhasil terserap pasar dengan sangat antusias. Dari data yang tercatat, diungkapkan Direktur Senopati Residence, Ali Joko, penjualan tahap pertama sangatlah baik saat ini tengah membuka perluasan sebanyak 10 unit. “Konsumen kelas premium yang terserap di perumahan kami cukup bervariatif. Namun masih banyak berasal dari wilayah Magelang dan sekitarnya. Sebagian besar mereka adalah pengusaha. Adanya histori dan kenangan dengan Magelang menjadi salah satu alasan konsumen luar Magelang untuk membeli”, ungkap Ali.

Konsep perumahan yang menggabungkan kerapian, keasrian, keindahan dan keamanan tersebut saat ini sudah dapat dirasakan ketika calon pembeli memasuki kawasan perumahan. Berbagai fasilitas yang dijanjikan sejak awal pemasaran seperti sistem satu pintu dengan pengamanan cctv 24 jam, taman bermain, jogging track, sistem jaringan bawah tanah, tv kabel, dan akses internet saat ini sudah terbangun. “Beberapa unit yang sudah terjual saat ini sudah dalam proses bangun, dalam waktu dekat kami targetkan sudah ada yang serah terima kepada konsumen. Ini sebagai bukti komitmen kami dalam menyuguhkan produk terbaik”, terangnya.

Pilihan Perumahan Jogja Utara, Magelang dan Temanggung - bagian 1

Pastika Palagan Residence 2
Mukti Sendangadi Residence
Pelangi Mas Residence
Mustika Asri Residence
Bale Mulia Residence
[block:views=similarterms-block_1]

Kondisi properti di Indonesia sebenarnya masih sangat potensial, mengingat pertumbuhan penduduk dan permintaan yang tinggi. Namun, di kuartal III 2015 kondisi penjualan properti menjadi spesial dengan keadaan ekonomi secara global. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing secara langsung berimbas pada harga jual rumah yang semakin tinggi. Hal tersebut juga dirasakan kuat oleh pengembang-pengembang perumahan di wilayah Jogja – Magelang – Temanggung. Di Jogja sendiri harga rumah yang semakin tak terkontrol juga dipicu oleh semakin sempitnya lahan dan semakin mahalnya harga dasar tanah. Jogja Utara sebagai contohnya. Pertumbuhan ekonomi yang pesat dan jalur-jalur strategis membuat Jogja Utara didominasi oleh perumahan kelas premium dengan harga di kisaran 1 milyaran.

Kondisi yang sedikit berbeda dirasakan di wilayah Magelang. Pertumbuhan properti lebih banyak mengarah ke segmentasi kelas menengah. Hal ini terlihat dari beberapa pengembang perumahan yang sudah menawarkan harga di atas 300 jutaan. Sedangkan untuk wilayah Temanggung pertumbuhan properti cukup beragam. Masih terjangkaunya harga dasar tanah membuat pengembang dapat menyajikan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kalangan menengah Temanggung banyak di supply oleh pengembang-pengembang dengan lokasi-lokasi yang berada di kota.

Cermat Terkait Legalitas Tanah

rumahjogja indonesia
[block:views=similarterms-block_1]

Perkembangan bisnis properti suatu daerah tak lepas dari permintaan pasar yang masih cukup tinggi dan tersedianya lahan yang luas. Berkaitan dengan ketersediaan lahan yang dapat dibangun untuk bisnis properti di Jogja saat ini terasa lebih sulit. Semakin sempitnya lahan yang dapat digunakan, secara jelas berimbas pada kenaikan harga tanah. Kenaikan harga tanah di Jogja bagi sebagian orang terasa tidak masuk akal, karena dalam setahun bisa naik lebih dari 30 %. Hal tersebut dikarenakan di Jogja tingkat peralihan tangan tanah ke pihak lain begitu cepat. Sehingga bagi siapapun yang yang ingin membeli tanah atau properti dalam bentuk rumah, apartemen, kos-kosan, atau jenis lainnya, perlu kecermatan dalam hal status legalitas tanah.

Hunian Simpel Nuansa Vintage Industrialis

Hunian Simpel Nuansa Vintage Industrialis
Hunian Simpel Nuansa Vintage Industrialis
Hunian Simpel Nuansa Vintage Industrialis
Hunian Simpel Nuansa Vintage Industrialis
Hunian Simpel Nuansa Vintage Industrialis
[block:views=similarterms-block_1]

Memiliki rumah nyaman dan sesuai dengan karakter Sang Pemilik adalah idaman semua orang. Dalam menentukan gaya desain pun harus benar-benar tepat dan cermat sehingga menghasilkan nilai estetika dari hunian tersebut. Setiap orang memiliki keinginan masing-masing untuk mendesain sebuah rumah sehingga menjadi hunian yang nyaman dan menyenangkan. Hal inilah yang dicoba oleh pasangan suami istri Arief Wibawanto dan Devie Fransisca. Rumah yang terletak di kompleks Perumahan The Paradise, Sleman berdiri di atas lahan seluas 340 m2 dan luas bangunan 285 m2 ini mengusung sebuah desain interior bergaya vintage industrialis. “Untuk desain interior rumah ini saya serahkan semua ke kakak saya, saya hanya memberi pendapat. Untuk properti rumah kebanyakan benda-benda yang bernilai vintage, itu sudah menjadi kesukaan saya”, ungkap Devie panggilan sehari-harinya. Sedangkan untuk desain eksterior mereka tidak mengubah apapun karena sudah menjadi peraturan developer seperti itu.

Dari depan hunian ini ada sebuah taman mini dengan rumput hijau yang tetap memberikan suasana alam yang sejuk. Setelah memasuki rumah ini, nuansa vintage industrialis sudah terasa. Arti dari kata vintage itu sendiri mengacu pada furnitur yang ada di dalam rumah ini. Hunian konsep vintage industrialis dengan dua tingkat ini kebanyakan menggunakan furnitur yang bernilai vintage. Memasuki lantai bawah ada tujuh ruangan yang semuanya difungsikan untuk area umum. Ruangan pertama adalah ruang tamu sederhana dengan nuansa vintage industrial yang kental. Sofa sengaja dibuat berbeda dengan perpaduan meja yang terbuat dari kayu untuk mencerminkan kesan industrial itu sendiri. Bukan hanya itu, pemandangan yang unik dari ruang tamu ini, yakni pemanfaatan bawah tangga yang dijadikan tempat untuk menaruh koleksi foto dan buku-buku dengan background cat warna putih duco. Sebagian besar dinding tembok menggunakan warna kalem atau soft, yakni abu-abu dan putih untuk menekankan nuansa industrial dari rumah tersebut. Dan ada satu sudut dinding yang sengaja diberi wallpaper warna biru muda agar tidak terkesan berat. “Pemilihan wallpaper dari kakak saya juga, katanya agar tidak terkesan berat”, tambah Devie.

Menikmati Alam Borobudur dari Omah Garengpoeng

Omah Garengpoeng
Omah Garengpoeng
Omah Garengpoeng
Omah Garengpoeng
Omah Garengpoeng
[block:views=similarterms-block_1]

Petualang wisata pastinya sudah tak asing lagi dengan obyek wisata Candi Borobudur di Jawa Tengah. Nama besar Candi Borobudur sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia membuat setiap petualang ingin berkunjung kesana. Candi Budha terbesar di abad ke 9 ini menyimpan potensi alam sekitar yang tak kalah menarik. Berdirinya candi tersebut berimbas pada perekonomian masyarakat sekitarnya. Salah satunya di sektor penginapan. Tingginya kunjungan wisata dari dalam dan luar negeri mendorong masyarakat sekitar untuk menyediakan penginapan dengan keunikannya masing-masing. Salah satu penginapan yang patut dicoba saat menginap di sekitar Candi Borobudur adalah Omah Garengpoeng.

Omah Gerengpoeng adalah sebuah guesthouse yang menawarkan nuansa kehangatan keluarga di Indonesia. Dituturkan Wira Husada, Manajer Operasinal, Omah Garengpoeng, konsep dimana setiap tamu merasakan kehangatan keluarga coba ditawarkan oleh owner. “ Pak Erwin (owner-red) ingin menyajikan sebuah konsep penginapan yang berbeda. Setiap tamu yang datang dan menginap di disini akan mendapatkan suasana hangat sebuah keluarga . Menu-menu yang ditawarkan saat breakfast adalah menu-menu khas indonesia. Kami juga menawarkan paket wisata di sekitar candi dan Jogjakarta”, tuturnya semangat.

Wira mengungkapkan, nama garengpoeng dipilih oleh owner karena keinginan kuat mereka untuk memiliki sebuah seperti dikampung halaman. “Awalnya mereka hanya ingin memiliki tempat tinggal dengan banyak kamar, sehingga ketika anak cucu berkumpul mereka sudah memiliki ruangan untuk beristirahat. Omah Grengpoeng ini mulai dibangun pada tahun 2010”,ungkapnya. Lebih lanjut, dia menambahkan, nama garengpung atau hewan sejenis serangga, yang sering disebut masyarakat Jawa kinjeng tangis,memiliki suara yang cukup menarik bagi Erwin. Garengpung merupakan salah satu serangga yang menjadi indikator kestabilan ekosistem pedesaan.

Kreasi Air Mancur dari Gunung Merapi

Syarif Art Stone
Syarif Art Stone
Syarif Art Stone
Syarif Art Stone
[block:views=similarterms-block_1]

Kehadiran suara gemercik air di lingkungan sekitar tempat tinggal tentu dapat menghadirkan suasana yang asri dan menyegarkan. Namun lahan yang terbatas sering menjadi kendala bagi sebagian orang dalam menghadirkan suara gemercik air. Salah satu solusi yang dapat ditempuh, adalah dengan menghadirkan air mancur. Air yang mengalir dan gemerciknya diibaratkan sebuah aliran air sungai di desa. Selain mendapatkan manfaat alami, air mancur juga dapat dijadikan sebagai ornamen untuk mempercantik rumah. Material yang digunakan sebagai air mancur saat ini telah berkembang pesat. Salah satunya adalah menggunakan material batu alam.

Kehadiran batu alam sebagai air mancur akan menambah nilai artistik lingkungan sekitar rumah. Suara gemericik air mancur dikenal mampu memunculkan efek psikologis. Dapat dijadikan terapi fisik dan relaksasi tubuh karena seharian sudah disibukkan dengan pekerjaan. Bisa juga menjadi obat kerinduan akan suasana alam yang tenang dan damai di mana terdapat air terjun di sana. Dengan adanya air mancur di sekitar rumah mampu menciptakan rasa tenang bagi penghuni rumah dan dapat membantu mendinginkan udara atau menambah kelembaban dalam sebuah ruang. Selanjutnya, tercipta atmosfer yang nyaman meski tanpa mesin pendingin ruangan alias air conditioner.

Syarif Budiyanto, Pemilik Syarif Art Stone, mengungkapkan material batu alam khususnya batu dari Gunung Merapi memang cocok untuk menghadirkan suasana alami disekitar rumah. Berbagai produk seperti patung, relief, lampion, dan air mancur berhasil diciptakannya. “Material batu alam murni memang terkesan alami yang kental, khususnya jika digunakan untuk membuat air mancur, namun harga akan lebih mahal. Makanya kami mencoba menawarkan material cetak dengan harga yang lebih terjangkau, namun tetap terliat alami”, terangnya saat di workshop dan showroom yang beralamat di Jalan Magelang Km.21 Semen, Salam, Magelang.

Warung Sawah Gondang Legi Sajikan Kuliner dan Karya Seni

Warung Sawah Gondang Legi
Warung Sawah Gondang Legi
Warung Sawah Gondang Legi
Warung Sawah Gondang Legi
Warung Sawah Gondang Legi
[block:views=similarterms-block_1]

Kesederhanaan yang menyatu dalam nuansa persawahan, kesejukan yang menghantarkan Anda bersama keluarga ataupun sahabat dalam obrolan yang mendamaikan nubari. Menikmati suara daun padi yang tertiup sejuknya angin menambah nikmatnya bersantap. Semuanya itu bisa Anda rasakan di Warung Sawah Gondang Legi yang terletak di Dusun Gondang Legi No. 100, Sariharjo, Ngaglik Sleman, Yogyakarta. Untuk menuju Warung Sawah Gondang Legi sangatlah mudah, dari jalan Palagan Tentara Pelajar cukup mencari jalan Gito-Gati sampai menemukan papan petunjuk bertuliskan Warung Sawah Gondang Legi di sebelah kiri jalan. “Kami sengaja memberi nama Warung Sawah agar sungguh menyatu dengan suasana persawahan” tutur Denmas Lulut yang akrab dipanggil Lulut selaku General Manager Warung Sawah Gondang Legi. Kata Warung yang terdengar sederhana, terasa selaras dengan lingkungan sawah di sekitarnya. Suasana yang selaras dan tidak terdengar berlebihan inilah yang ingin diberikan warung tersebut kepada pengunjung. Dikatakan Lulut, menghargai nilai seni ciptaan semesta, menyatu dengan sekitar menjadikan keindahan alam dengan sendirinya bak lukisan hidup yang memanjakan mata. “Pengunjung akan mendapatkan suasana alami yang nyata”, katanya.

Warung Sawah Gondang Legi dibuka pada tanggal 17 Juni 2014 dengan konsep “Taste of Art, Passion and Style”. Warung Sawah ini menempati lahan seluas ± 1000 m². Warung yang menyatu dengan Villa ini memiliki keunikan dari sisi stylenya. Sang Pemilik menyuguhkan sebuah konsep warung makan dengan alam dan karya seni di dalamnya. Warung Sawah di dominasi bangunan bergaya limasan dan Joglo Jawa. Sentuhan karya seni sudah ditampilkan sejak bagian depan, sebuah karya seni rupa berbentuk bintang berukuran besar yang dipadukan sebuah sepeda membentuk lingkaran seolah-olah tersenyum menyapa kedatangan setiap pengunjung. Karya seni yang unik juga dapat Anda nikmati ketika memasuki parkiran motor. Sebuah mobil VW Kodok oleh seniman Eddie Prabandono disulapnya menjadi terbalik sebagai perahu. Terkesan aneh namun disitulah letak keunikan karya seni. Tidak hanya itu, karya seni lainnya juga akan Anda rasakan ketika memasuki area warung. Bangunan Jawa bergaya joglo dan limasan ini disulap bak galeri seni, karena dipadukan dengan seni rupa dan lukisan-lukisan karya Bobsiek Yudhita.

Menyentuh Hati Pelanggan Lewat Perpaduan Gaya Arsitektur Mewah nan Klasik

Gaya Arsitektur mewah nan klasik
Gaya Arsitektur mewah nan klasik
Gaya Arsitektur mewah nan klasik
Gaya Arsitektur mewah nan klasik
Gaya Arsitektur mewah nan klasik
[block:views=similarterms-block_1]

Bagi bangunan komersial, potensi dan karakter lingkungan sekitar adalah salah satu keuntungan yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memunculkan branding bagi bangunan tersebut. Sehingga potensi untuk mendatangkan wisatawan atau turis menjadi lebih baik. Hal inilah yang terjadi pada Hotel Lynn yang bertempat di Jogokaryan, salah satu daerah yang masih kental akan budaya Keraton Ngayogyakarta dengan nuansa Islami Jawa.

Berdiri di atas tanah seluas 3.150 m², Hotel Lynn merupakan hotel dengan fasilitas bintang tiga dengan kemampuan akomodasi hunian hingga 99 kamar dan disertai kolam renang dengan area sunbathing di sekelilingnya. Desain arsitek bangunan ini mengambil gaya arsitektur Belanda dengan aksen keraton Yogyakarta. Gaya ini dipilih karena bisa selaras dengan kondisi lingkungan sekitar yang dapat mendukung branding yang diinginkan pemilik hotel yaitu, mewah nan klasik dengan tetap berpijak pada budaya lokal.

Dari tampak depan, desain façade dengan bentuk atap dan tembok putih berlekuk kaku menyerupai gedung-gedung Eropa pada tahun 40an menguatkan corak gaya arsitektur zaman kolonial Belanda. Bentuk ini juga mengingatkan kita dengan bangunan peninggalan-peninggalan era Belanda seperti Benteng Vredeburg atau Lawang Sewu di Semarang yang memang terkenal arsitektur Belanda yang khas. Sedangkan corak Islami khas Jawa yang menjadi nuansa khas budaya setempat diwarnai lewat kerangka batik di tembok facade dengan motif tegel kunci.

BTN, Motor Penggerak SEJUTA RUMAH

BTN, Motor Penggerak SEJUTA RUMAH
BTN, Motor Penggerak SEJUTA RUMAH
[block:views=similarterms-block_1]

Program sejuta rumah yang ditargetkan Pemerintahan Jokowi – JK menjadi angin segar bagi pemenuhan kebutuhan hunian. Secara nasional backlog perumahan masih dikisaran 15 juta. Program sejuta rumah tersebut merupakan upaya pemerintah mengejar kekurangan yang terjadi. Dalam usaha tersebut perlu kerjasama yang baik antar pemangku kepentingan. Menurut Ahmad Fatoni, Branch Manager, PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, kantor Cabang Yogyakarta, untuk dapat mencapai target tersebut perlu kerjasama yang baik antara pemerintah, developer sebagai penyuplai rumah, dan perbankan sebagai penyedia jasa pembiayaan. “Demand-nya masih banyak, terutama yang rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Nah untuk mencapai volume segitu ya memang harus diperbanyak untuk pembangunan rumah dengan harga yang terjangkau”, terangnya.

PARTNER
Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain