Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Santap

Nest'co The Bistro Kuliner Yang Cozy & Hommy

Kuliner Semarang Nest'co The Bistro
Kuliner Semarang Nest'co The Bistro
Kuliner Semarang Nest'co The Bistro
Kuliner Semarang Nest'co The Bistro
Kuliner Semarang Nest'co The Bistro
[block:views=similarterms-block_1]

Sesuatu yang berbeda. Itulah hal yang ingin disajikan tatkala singgah di Nest'co The Bistro. Nest'co The Bistro merupakan salah satu tempat kuliner di wilayah Semarang dengan konsep yang menarik. Perpaduan menu, tempat, dan lokasi nampak serasi menyambut setiap tamu yang datang. Nest'co The Bistro berada pada lokasi yang strategis dan mudah untuk dicapai. Berlokasi di Jalan S. Parman 56 Semarang, Nest'co The Bistro menyajikan tempat kuliner kelas premium.

Ketenangan Spiritual Six Senses Kithen Resto

Kolam renang Six Senses Kithen Resto
Six Senses Kithen Resto
Avocado Prawn Salad Six Senses Kithen Resto
Salmon grill Six Senses Kithen Resto
Aneka dessert Six Senses Kithen Resto
[block:views=similarterms-block_1]

Setiap manusia pada dasarnya dianugerahi lima indera oleh sang pencipta. Kelima indera tersebut berfungsi untuk melihat, mendengar, merasakan, berbicara, mencium dan merasakan keadaan lingkungan. Namun ada pula orang yang diberi kelebihan satu indera lagi oleh yang maha kuasa. Indera keenam (six senses) tersebut dapat digunakan untuk melihat atau bahkan memprediksi sesuatu yang belum akan terjadi. Indera keenam hanya dimiliki oleh orang yang mempunyai talenta khusus. Konsep mengenai indera keenam tersebut juga diadopsi ke dalam sebuah resto yang terletak di bilangan DI. Panjaitan No.39 Yogyakarta. Konsep Six Senses tersebut coba diaplikasikan ke dalam sebuah resto berlanggam mediteranian restaurant. “Penamaan Six Senses Kitchen Resto memiliki tujuan bahwa setiap pengunjung yang datang ke Six Sense menemukan sebuah kelebihan yaitu mendapatkan ketenangan secara spiritual”, ungkap Veronica Vita Subiyakti, Owner Six Senses Kitchen Resto. Restoran yang mulai dibuka pada bulan September 2014 ini menawarkan konsep berupa open kitchen restaurant. Dijelaskan oleh Vita, open kitchen restaurant adalah konsep yang memungkinkan setiap pengunjung melihat proses pembuatan dari setiap menu yang sudah dipesan sebelumnya.

Serba Telo di tengah suasana Ndeso

Kampung Labasan Resto
Limasan kayu Jati
Kampung Labasan Resto
Tela Saus Rica
Tela Penyet
[block:views=similarterms-block_1]

Berkunjung ke Kampung Labasan Resto yang terletak di Dusun Paraksari, Pakembinangun, Pakem, Sleman, suasana perkampungan langsung terasa. Masih banyak areal persawahan yang terletak di sekelilingnya. Berdiri di atas lahan seluas 5000 meter persegi, Labasan Resto menempati 600 meter persegi dari keseluruhan kawasan dengan konsep “ndeso”. Berkunjung dan makan di Kampung Labasan Resto, meski dalam keadaan siang terik menyengat, suasana sejuk masih terasa, pasalnya, hamparan persawahan dan rimbun pepohonan yang berada di sekeliling lokasi masih terjaga keasriannya.

Saatnya Menjajal Rasane Seafood Resto

rasane seafood resto
Garden Area
Replika kapal nelayan
Kepiting Asap
Ikan Kuwe Bakar
[block:views=similarterms-block_1]

Kawasan Jalan Palagan Yogyakarta merupakan salah satu daerah komersial yang strategis di Yogyakarta. Jalan Palagan adalah jalan yang menjadi penghubung antara kawasan sisi utara Yogyakarta dengan pusat kota Jogjakarta yang berhubungan langsung dengan Tugu Jogja yang merupakan land mark terkenal di kota Pendidikan ini. Beragam aktifitas bisnis mulai dari proyek properti, pariwisata, pendidikan hingga aneka macam usaha kuliner berada di Jalan Palagan. Salah satu dari sekian banyak tempat kuliner tersebut adalah Rasane Seafood. Rasane Seafood merupakan sebuah restoran dengan konsep seafood restoran. Menempati lahan seluas ±250 m², secara arsitektural Rasane Seafood dibangun dengan memadukan unsur laut dan garden dalam bangunannya. Rasane Seafood Yogyakarta merupakan cabang ke -11 dari Rasane Seafood yang berpusat di Jakarta. “Rasane Seafood Jogja ini merupakan yang paling laris setelah cabang yang ada di Ancol, Jakarta”, tutur Rusli, Manager Rasane Seafood Yogyakarta.

Spirit Kuliner Nostalgia Di Rumah Belanda

indie cology cafe and boutique
indie cology cafe and boutique
indie cology cafe and boutique
indie cology cafe and boutique
kuliner indie cology cafe and boutique
[block:views=similarterms-block_1]

Berkunjung ke Indiecology Café di Jalan Candra Kirana 14, Sagan, suasana vintage langsung terasa. Maklum, tempat nongkrong yang menyasar segmen anak muda tersebut menempati bangunan lawas peninggalan masa kolonial. Menempati tanah seluas 1200 m2, dan bangunan 400 m2, cafe yang beroperasi sejak 13 November 2013 tersebut nyaris tidak mengubah bentuk bangunan aslinya, yakni berbentuk rumah tinggal. “Lokasi yang kami tempati termasuk dalam cagar budaya, untuk itu kami tidak berani melakukan banyak perubahan,” ujar Manajer Operasional Indiecology, Hastomo Aditya Nugroho.

Romansa Kota Solo Tempo Dulu di Rumah Nenek

Romansa Kota Solo Tempo Dulu di Rumah Nenek
Romansa Kota Solo Tempo Dulu di Rumah Nenek
Romansa Kota Solo Tempo Dulu di Rumah Nenek
Romansa Kota Solo Tempo Dulu di Rumah Nenek
Sop Buntut
[block:views=similarterms-block_1]

Setiap daerah memiliki budaya khas tersendiri. Tak terkecuali dengan kota Solo atau dapat disebut juga dengan Surakarta. Salah satu budaya yang masih eksis hingga kini adalah budaya Wedangan. Budaya Wedangan menyiratkan kesan kebersamaan, keakraban dan kesederhanaan. Karakter orang Solo yang gemar nongkrong sambil berkuliner menjadi ide awal dari pendirian Wedangan Rumah Nenek.

Sepotong London di Demangan

Tickles Cafe and Resto
Tickles Cafe and Resto
Tickles Cafe and Resto
Tickles Cafe and Resto
Tickles Cafe and Resto

Swinging London, itu yang disebutkan oleh pemilik saat kami mendatangi “Tickles Cafe and Resto” pada suatu sore yang hujan. “Kami berempat kebetulan memiliki minat yang sama mengenai hal- hal yang berbau Inggris. Termasuk soal makanan dan budayanya,” kata Andi Wardhana, satu dari empat pemilik Tickles.

Mencicipi Surga Kecil Kuliner Kota Semarang

Delman Resto Semarang
meja makan
joglo semarang
restoran semarang
kuliner semarang
[block:views=similarterms-block_1]

Delman Resto menawarkan sebuah alternatif tempat makan bagi Anda yang mencari suatu tempat kuliner yang tidak biasa di kota Semarang. Terletak di Jalan Simongan No. 22 A, resto milik Paulus Maryadi ini mudah dijangkau. Apabila Anda dari klenteng Sam Poo Khong, maju sedikit ke arah Bandara Ahmad Yani. Anda akan ketemu traffic light, dan ambil arah ke kanan. Resto ini sekitar 3 rumah saja dari traffic light tersebut.

Nuansa Classic Industrial Epic Coffee

Epic Coffee
Epic Coffee
Epic Coffee
Epic Coffee
Epic Coffee
[block:views=similarterms-block_1]

Jogjakarta sebagai salah satu icon kebudayaan di Indonesia terus mengalami perkembangan. Heterogenitas penduduk Jogjakarta khususnya kaum urban dengan beragam suku dan budaya menjadikan berbagai pihak dengan jeli memanfaatkan keadaan tersebut. Dinamika tersebut juga berdampak ke berbagai sektor perekonomian. Salah satunya adalah pada sektor kuliner. Munculnya berbagai tempat kuliner baru menjadi salah satu bukti . Tempat kuliner kini tidak hanya difungsikan sebagai sarana untuk menyantap hidangan semata, tetapi kini juga dapat dipergunakan sebagai media untuk membahas kepentingan lain seperti keperluan studi maupun urusan bisnis. Epic Coffee hadir sebagai salah satu pilihan alternatif untuk mengakomodasi berbagai keperluan tersebut.

Fusion Vintage di Gila Pasta

Fusion Vintage di Gila Pasta
Fusion Vintage di Gila Pasta
Fusion Vintage di Gila Pasta
Fusion Vintage di Gila Pasta
Fusion Vintage di Gila Pasta
[block:views=similarterms-block_1]

Hasrat untuk menjadi wirausahawan muda telah mantab di benak Bisma Adi Kuncoro dan Yudaning Mahandaru. Selepas dari bangku perguruan tinggi mereka berkeinginan untuk mempunyai usaha di bidang kuliner. Berawal dari hobby dua sejoli ini yang gemar menyatap beragam makanan, terciptalah ide membuat tempat kuliner bernama Gila Pasta. Tempat kuliner yang mengusung langgam fusion vintage terletak di Jalan Kaliurang Km. 8 Dayu, Yogyakarta memiliki luas tanah ± 600 m². Bangunan Gila Pasta sekilas tampak sederhana. Seperti rumah tinggal keluarga jika dilihat dari kejauhan. Dari sisi depan, Gila Pasta tampak seperti hunian yang memiliki taman asri dengan rumput teki mungil yang cantik dan sebuah rumah panggung di sisi utara. Sebelum melewati taman, pengunjung harus melewati sebuah pintu artifisial bergaya minimalis elegan tetapi tanpa daun pintu. Sebidang taman di depan bangunan utama yang dibatasi dengan pagar khas taman-taman eropa vintage akan memancing mata setiap orang yang akan memasuki bangunan utama resto bertema Italian Food Restaurant tersebut.

PARTNER
Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain