Interior Nyaman Rumah Singgah
Jika dilihat sekilas bangunan rumah ini tak jauh berbeda dengan rumah-rumah yang ada di sekitarnya. Deretan hunian dengan gaya bangunan minimalis modern tampak gagah dan rapi dalam satu kawasan. Rumah milik pasangan Bagas Adhy Wijoyo dan Shandia Putri ini menyimpan penataan interior yang menarik di dalamnya. Rumah yang berada dalam kawasan elite perumahan CitraSun Garden Yogyakarta ini cukup menarik untuk diulas. Sejak menginjakan kaki dalam rumah ini suasana nyaman dalam rumah sangat terasa.
“Rumah ini adalah rumah singgah, tidak setiap hari saya tempati, tetapi cukup sering saya tempati. Maka saya ingin suasana rumah yang nyaman”, tutur Shandia Putri. Lebih diungkapkan pasangan suami istri tersebut membeli rumah di Jogja adalah karena seringnya berkunjung ke Jogja dan sering sulit mendapatkan hotel untuk menginap. “Saya sering berkunjung ke Jogja untuk berbagai urusan, tapi sering sulit dapat hotel, jadi mending saya beli di sini”, imbuh wanita asal Bandung tersebut. Benar apa yang diinginkannya tercapai dengan denah ruang bangunan yang memiliki sirkulasi yang bagus didukung dengan penataan interior yang menarik. Dikatakan Shandia yang memiliki hobi Shopping dalam penataan interior dan furnitur rumah tersebut menggunakan jasa desain interior. “Saya gunakan jasa desain interior dari Creative Design untuk menerjemahkan apa yang menjadi keinginan saya”, katanya.
Termasuk dalam menentukan furniture yang digunakan dalam rumah tersebut Shandia pada prinsipnya menyerahkan semua pada Creative Design. “Waktu itu saya hanya berpesan supaya dibuatkan sebuah desain yang nyaman, menggunakan warna-warna soft, seperti putih dan coklat, lalu jadilah desain tersebut seperti ini”, ucap ibu dua anak yang juga memiliki hobi wisata kuliner tersebut. Semua furnitur yang ada dalam rumah tersebut merupakan custom disesuaikan dengan ukuran ruang yang ada. “ Setahu saya semua pengisi ruangan ini adalah customize, dulu tim dari desain datang mengukur ruang dan furniturnya disesuaikan”, imbuh Shandia saat berbincang mengenai konsep rumah singgah yang saat ini ia miliki.
Memasuki bagian pertama rumah Bagas Adhy Wijoyo tersebut sebuah ruang tamu yang juga sebagai ruang keluarga lengkap dengan peralatan elektronik tampil anggun dengan kombinasi warna yang menarik. Sebuah kombinasi warna antara coklat merah dan putih pada dinding dengan komposisi yang tepat menampilkan suasana nyaman untuk bersantai. Tepat bersandingan dengan ruang tersebut sebuah meja makan bergaya simpel dengan kursi berwarna putih tampil serasi dengan apa yang menjadi keinginan shandia. Sebuah dapur bersih dengan kombinsi warna coklat kayu dihadirkan mendampingi meja makan. Tampak senada dan tidak meninggalkan fungsinya masing-masing.
Lebih lanjut ibunda dari M. Abel Firdaus dan Putri Zerlina tersebut mengisahkan alasannya menggunakan jasa desain interior. Dengan konsep tata ruang yang sudah terbentuk dan sudah mengutamakan kenyamanan penghuninya, jasa interior sangat tepat untuk lebih memaksimalkannya. “Secara bentuk bangunan tidak banyak yang dirubah, saya hanya ingin lebih memaksimalkan fungsi saja”, katanya. Untuk mempercantik tampilan ruangan Shandia menambahkan beberapa hiasan dinding seperti kaca. Hal tersebut terlihat dari penataan interior dan furnitur yang tetap mengutamakan konsep penataaan ruang yang meminimalkan sekat. Rumah yang didesain dengan memaksimalkan cahaya alami ini menambahkan gorden sebagai penyaring panas yang terlalu menyengat saat siang hari. Masih berada di lantai satu sebuah kamar tidur utama dikonsep cukup menarik dan enak untuk beristirahat. Kombinasi apik warna putih dan hitam menghadirkan kontras yang menawan. Yang menarik dalam kamar tidur utama ini adalah kamar mandi yang memanfaatkan ruang bawah tangga. “Sejak awal kamar mandi ini memang berada di sini, hanya saya rubah pintunya. Dulu kamar mandi ini pintunya diluar, lalu saya rubah menjadi di dalam untuk kamar tidur utama”, terang Shandia. Diantara kamar mandi dan kamar tidur tersebut dimanfatkan sebuah buffet untuk menyimpan koleksi tas dan sepatu. Lebih lanjut dikatakannya, kamar mandi yang untuk umum dibuatkan di bagian belakang rumah tersebut.
Untuk mendukung hobinya yang gemar memasak maka saat penataan interior tersebut Shandia juga menambah beberapa bangunan di bagian belakang rumah. Desain penambahan di bagian belakang ini berbeda dengan bangunan utamanya. Penambahan di bagian belakang sengaja dikonsep bangunan dengan gaya kampung namun tetap mengusung konsep warna yang soft dan natural. Kombinasi batu bata ekspos, satu set meja kursi bergaya klasik dan gasebo di salah satu sudut tampil serasi. “Selasar bagian belakang ini dulu rencananya untuk dapur kotor, karena saya senang memasak, lalu sekalian saya taruh satu set meja kursi ini untuk suami nyantai, supaya lebih fungsional”, tuturnya. Dengan lantai keramik berwarna coklat dan hiasan lampu robyong tampil senada dengan warna kayu-kayu penyangga ruang tersebut.
Masih berada dibagian belakang rumah tersebut, dengan sisa tanah yang ada, pasangan suami istri tersebut juga menambahkan sebuah gasebo berukuran sedang. Dikatakan Shandia jika gasebo tersebut selain untuk bersantai juga sering digunakan untuk menunaikan ibadah sholat. Antara gasebo, ruang santai dan bangunan utama digunakan tatakan batu sebagai alas berjalan. Dengan batu tersebut semakin menambah kesan natural yang diusung sudut rumah tersebut. Kesan natural tersebut semakin terasa dengan tanaman yang ada, rumput hijau memenuhi area bawah bagian tersebut, pohon kamboja dan beberapa tanaman hias dihadirkan untuk memberi sentuhan natural yang maksimal.
Lantai dua rumah yang memiliki luas tanah 162 m2 tersebut terbagi dua kamar yang digunakan sebagai kamar tidur kedua anaknya. Setelah meniti anak tangga penghubung lantai dua konsep dua kamar tersebut masih selaras. Memanfaatkan sudut ruangan sebuah meja cabinet dengan gaya minimalis dan berwarna coklat kayu menghiasi lantai dua. Dua kamar anak tersebut memiliki warna senada dimana menghadirkan sentuhan warna putih sebagai warna utamanya. Yang menarik dari penataan kamar ini adalah pada kamar Putri Zerlina yang mengkombinasikan warna kuning dan putih. “saya ingin di kamar putri saya suasananya lebih cerah, lalu dibuatkan warna tersebut, meriah dan bagus”, ucapnya. Penggunaan kaca pada pintu almari semakin menambah kesan kamar tersebut terasa lebih luas.
Sedangkan di kamar tidur anak satunya kombinasi warna putih dan coklat dihadirkan wanita asal Bandung ini untuk suasana yang lebih kalem. Tempat tidur di kamar ini seperti kamar-kamar lainnya yang menggunakan gaya minimalis. Namun warna coklat yang diusung selaras dengan meja di samping kanan kiri tempat tidur akan terasa nyaman untuk singgah sejenak untuk beristirahat secara hemat. Greg-Red

















































































