Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Penataan Atap Rumah Sebagai GREEN ROOF

    Rooftop Garden Model Klasik
    Rooftop Garden Model Mediteran
    Rooftop Garden Model Modern
    Rooftop Garden Model Tropis
    Waterprofing Membrane

    Kehadiran sebuah taman dapat merilekskan kepenatan pikiran setelah hampir seharian beraktivitas di luar rumah, selain dapat menyegarkan mata, tanaman juga dapat menghasilkan oksigen yang baik untuk pernafasan sehingga berdampak pada kesehatan tubuh. Warna-warni tanaman yang ditambah gemericik air dipercaya dapat membuat seseorang menjadi lebih tenang. Namun tidak semua dapat memiliki taman yang luas terutama di perkotaan yang lahannya hampir habis diisi oleh bangunan baru. Hal ini menjadikan keberadaan sebuah taman dirumah menjadi agak langka atau sulit ditemui dewasa ini. Meski demikian, tidak lantas membuat kita tidak dapat memiliki taman sama sekali, karena kita dapat membuat taman di atap hunian kita sebagai alternatif pilihan. Rooftop garden atau taman di atap menjadi pilihan menarik karena sifatnya private dan hanya orang-orang tertentu yang dapat mengaksesnya. Sehingga sangat tepat untuk bersantai maupun menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekat.

    Agar dapat memiliki taman di atap rumah salah satu hal yang terpenting adalah atap rumah tidak boleh bocor. Sebelum memutuskan membuat taman di rumah, Anda dapat melakukan tes kecil seperti menyiram air di atas atap sampai tergenang, lalu biarkan beberapa hari untuk melihat apakah di atas langit-langit rumah bocor sehingga terlihat ada rembesan atau tidak. Apabila Anda kurang yakin dengan tes tersebut, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli sipil untuk mendapatkan kepastian keamanan bangunan Anda apabila ingin membuat rooftop garden. Setelah melakukan tes di atas, Anda dapat memulai menyusun struktur lapisan tanah. Ada beberapa lapisan tanah yang diperlukan untuk tetap menjaga keamanan serta keawetan bangunan itu sendiri seperti lapisan waterproofing membrane (Gambar 5)

    Selanjutnya adalah pemilihan vegetasi untuk rooftop garden Anda, pilihlah tanaman yang ringan namun tahan terhadap panas matahari langsung, seperti kamboja jepang, mawar ataupun melati, sebaiknya Anda tidak menggunakan tanaman berakar serabut karena dapat merusak struktur beton dak rumah Anda. Tambahkan permainan paving dan padukan paving warna warni dan batu alam sehingga taman Anda tampak lebih natural dan tidak kalah menarik dibandingkan dengan taman rumah kebanyakan. Selain itu Anda juga dapat menggunakan media pot untuk membuat rooftop garden dimana media ini membuat perawatan menjadi lebih mudah dan murah serta tidak memerlukan konstruksi khusus untuk membuatnya.

    Banyak manfaat yang didapat ketika rumah kita menggunakan sistem rooftop garden.

    1. KEUNTUNGAN EKOLOGI
    - Menciptakan iklim mikro yang sejuk
    - Mengundang burung dan unggas lainnya .
    - Melestarikan tanaman lain
    - Mengurangi polusi udara.
    2. KEUNTUNGAN TEKNIS
    - Sebagai penghambat laju air hujan
    - Sebagai pelindung atas atap, sehingga beton menjadi lebih tahan lama
    - Dapat mengurangi kebisingan
    3. KEUNTUNGAN BAGI PEMILIK BANGUNAN
    - Atap bangunan lebih tahan lama sehingga biaya perawatan lebih hemat
    - Menambah ruang baru yang akan digunakan
    - Meningkatkan daya jual bangunan

    DESAIN 1.
    ROOFTOP GARDEN MODEL KLASIK

    Pada desain 1, rooftop garden didesain dengan konsep klasik. Konsep ini mengedepankan keteraturan dalam setiap desainnya. Elemen yang digunakan sama yaitu bentuk kotak yang mendominasi taman ini. Taman ini terletak di lantai 2 dan dapat diakses langsung dari bangunan di sebelahnya melalui pintu sendiri. Lokasinya yang berada di samping bangunan membuat taman ini memiliki luasan yang cukup yaitu 33 m2. Dengan luasan ini, sangat memungkinkan untuk digunakan desain klasik.

    Taman dengan desain klasik identik dengan halaman hijau luas dengan kombinasi warna putih pada bangunan dan beberapa warna warni bunga. Pada denah ini taman terbagi menjadi 3 (tiga) bagian yaitu area tangga, area pergola dan area rumput. Untuk mencapai area pergola, diberikan pathway dari batu alam sehingga tidak menginjak rumput secara langsung. Di sekeliling taman terdapat tanaman perdu sebagai batas yang juga dapat berfungsi mengurangi kebisingan ketika pemilik rumah sedang menikmati taman. Area rumput merupakan area bebas sehingga memberikan kesan luas pada taman ini.

    Untuk memperkuat kesan klasik, penambahan pergola menggunakan warna putih dengan desain khas klasik. Kursi taman dari bahan besi dengan detail yang menyertainya menambah kuat nuansa klasik pada taman ini. Selain itu lampu-lampu bergaya klasik ditambahkan di area ini sebagai penerangan dan penambah aksen klasik.

    Suasana ruang yang ingin diciptakan pada taman ini adalah suasana tenang dan lapang seperti suasana taman pada jaman dahulu. Sehingga diharapkan ketika pemilik rumah sedang beristirahat dapat secara total merasakan nuansa berbeda dari lingkungan sekitarnya.

    DESAIN 2.
    ROOFTOP GARDEN MODEL MEDITERAN

    Pada desain 2, rooftop garden didesain dengan model mediterania. Konsep mediterania banyak menggunakan elemen-elemen warna hangat dan batu alam ekspos untuk memberikan kesan natural. Taman ini dilengkapi dengan area duduk berbahan batu alam dengan warna krem hangat. Untuk melengkapi kesan hangat, pada area taman ini ditambahkan fireplace atau tungku perapian khas taman mediteran. Taman ini memiliki luas sekitar 20 m2 dengan lokasinya berada di area depan sehingga dapat menikmati pemandangan lebih luas.

    Taman mediteran ini didominasi oleh tanaman khas mediteran yaitu kaktus. Kaktus tidak memerlukan banyak perawatan sehingga menghemat biaya dan tahan panas matahari secara langsung. Selain tanaman kaktus, ada juga variasi tanaman berbunga lain untuk menambah suasana menjadi lebih hidup. Di area tengah terdapat perkerasan sebagai penanda area relaksasi. Sehingga penghuni dapat dengan nyaman istirahat berlama-lama di taman. Untuk menambah kesejukan, di sekeliling area perkerasan ditanami rumput agar memberikan kesan hijau dan sejuk serta sebagai pendingin untuk ruangan di bawahnya. Untuk memperkuat kesan mediteran, diletakkan beberapa pot berbahan tera cotta dengan warna krem muda sebagai aksen tambahan. Serta beberapa tanaman kaktus di tiap sudutnya.

    Dalam pembuatan taman ini, suasana ruang yang ingin diciptakan adalah suasana khas mediteran, dengan kehangatan dan keluwesan dari kombinasi tiap elemen tamannya. Penggunaan vegetasi yang tidak terlalu banyak sengaja dilakukan agar taman ini terasa leluasa dan lega ketika digunakan sebagai area berkumpul.

    DESAIN 3.
    ROOFTOP GARDEN MODEL MODERN

    Rooftop garden ini mengangkat konsep modern. Pada penataan taman ini tidak terlalu banyak menggunakan detail elemen taman, namun lebih mengedepankan pada fungsinya. Sehingga pada denah di atas tidak terlihat banyak penambahan pot dan elemen taman lain. Dengan prinsipnya mengedepankan fungsi, membuat taman bertema modern ini dapat dibangun di atas lahan sempit bahkan lahan sisa di atap bangunan.

    Pada taman di atas hanya terlihat adanya gasebo yang didesain simpel, pot di bagian sudut untuk mempercantik sudut dan pathway atau jalan setapak menuju gasebo yang ditata berirama sebagai sirkulasi utama pada taman ini. Konsep modern juga terlihat pada pemilihan vegetasi pada taman ini. Vegetasi didominasi oleh tanaman Bambu Jepang yaitu tanaman yang biasa dijumpai pada taman-taman modern minimalis. Bentuknya yang simpel namun dapat menjadi peneduh pada sebuah taman. Di beberapa bagian terdapat penambahan tanaman berbunga untuk menambah segar suasana dan sebagai aksen warna pada salah satu sudut taman. Sedangkan untuk elemen taman gasebo, memiliki desain kotak dengan kombinasi material berupa kayu finishing natural dan keramik pada area duduknya. Serta di bawah gasebo terdapat penambahan batu coral sebagai penanda area utama pada taman tersebut. Penataan pada taman ini dapat menciptakan suasana santai dan rileks serta leluasa dengan minimnya elemen taman sehingga fungsi dari taman ini dapat dimaksimalkan. Penataan taman modern ini diharapkan pengguna dapat merasa rileks saat berada di ruang lapang meski lahan yang diperlukan tidak terlalu luas. Penambahan lampu spot di beberapa bagian taman serta tanaman, menambah dramatis suasana malam yang rileks.

    DESAIN 4.
    ROOFTOP GARDEN MODEL TROPIS

    Desain 4 ini merupakan taman berkonsep tropis yang dibangun pada atap rumah lantai 3 sebuah hunian bertema tropis. Penataan taman tropis ini lebih banyak menggunakan material kayu sebagai elemen tambahan serta beberapa tanaman pot khas tropis untuk menghiasi sudut-sudut pada taman ini. Pemilihan warna seperti coklat kayu dan putih pada bagian pagar kayu menambah khas taman tropis ini. Elemen gasebo yang digunakan disesuaikan dengan konsep tropis yaitu berupa payung taman dengan kursi-kursi di sekelilingnya seperti yang sering terlihat di berbagai taman tropis di Indonesia.

    Pemilihan vegetasi yang digunakan lebih banyak tanaman berdaun hijau. Hal ini terlihat pada kombinasi tanaman pagar dengan daun hijau, tanaman pot yang juga berdaun hijau serta beberapa tanaman rambat khas tropis yang juga didominasi oleh warna hijau pada daunnya. Pemilihan material perkerasan menggunakan batu alam dengan warna alami abu-abu yang mendominasi area taman ini. Sedangkan untuk rumput berada di area pinggir taman ini berfungsi sebagai border atau batas taman yang berada di lantai 3 ini.

    Taman tropis ini menghadirkan suasana sejuk dan asri. Serta suasana hangat di malam hari dengan adanya penambahan elemen lampu taman di beberapa sudutnya. Sedangkan untuk menambah suasana alami dan sejuk, taman ini dilengkapi dengan adanya burung di salah satu sudutnya. Suara kicau burung pada siang hari menambah suasana menjadi rileks dan sangat nyaman. Semoga artikel ini dapat menginspirasi dan bermanfaat bagi pembaca semua ! ARCHIRA – Archsketch Cipta Inspira

    ARCHIRA – Archsketch Cipta Inspira
    Jl. Garuda 185B, RT 05/RW 30, Gejayan, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta 55283
    Telp. 0274-882480
    email. archsketchstudio@gmail.com
    www.arsitekarchira.com

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain