Furnitur Kamar Tidur Built-In
Furnitur atau yang biasa dikenal dengan sebutan perabotan kini mengalami perkembangan. Salah satu perkembangan dari furnitur adalah adanya kemunculan furnitur built-in yang dalam bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai “furnitur tanam di tempat”. Arti ini mengandung maksud bahwa furnitur built-in hanya bisa ditanam pada tempat tertentu yang telah disesuaikan ukurannya dan tidak dapat dipasang pada tempat lain. Hal ini yang membuat furnitur built-in menjadi istimewa dimata masyarakat sekarang ini.
Keistimewaan furnitur built-in ini dapat dilihat dari beberapa keuntungan yang didapatkan dalam penggunaannya. Pertama, furnitur built-in membuat ruangan menjadi rapih dan bersih karena menghemat ruangan. Kedua, dengan menggunakan furnitur built-in fungsi ruangan menjadi maksimal sehingga ruangan-ruangan mati yang tadinya tidak terpakai dapat dimanfaatkan kembali. Ketiga, hunian yang dilengkapi dengan furnitur built-in menjadi lebih indah dan dapat memberikan nilai tersendiri dari hunian tersebut. Keempat, desain furnitur built-in ini sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, sehingga ditilik dari segi budget pun dapat menghemat pengeluaran.
Adapun letak furnitur built-in ini dapat di mana saja, seperti di kamar tidur, ruang keluarga maupun ruang tamu. Seperti pada kamar tidur contohnya, furnitur built-in dapat diaplikasikan pada area rak buku, meja belajar bahkan tempat tidur itu sendiri. Dengan ukuran yang sangat fleksibel, kebutuhan kamar tidur pun menjadi lebih hemat disesuaikan dengan luas hunian. Kamar tidur yang menggunakan furnitur built-in biasanya dapat ditemui pada desain kamar-kamar modern minimalis, dimana pemilihan furnitur built-in menjadi keputusan yang tepat untuk memaksimalkan hunian yang sempit.
Desain kamar dengan menggunakan furnitur built-in dapat menyimpan lebih banyak barang dengan bentuk-bentuk yang tidak standar. Seperti almari pakaian dan rak buku, dimana pada umumnya furnitur yang biasa dijual di pasaran atau yang biasa disebut furnitur fabrikasi memiliki ukuran-ukuran standar yang tidak dapat disesuaikan dengan barang yang ada. Permasalahan kapasitas barang dalam ruangan seperti ini dapat terselesaikan dengan menerapkan konsep furnitur built-in. Selain dapat menyelesaikan permasalahan pada penyimpanan barang. Desain furnitur built-in yang fleksibel memberikan kepuasan pada penghuni kamar. Dengan banyaknya manfaat dan keistimewaan dari furnitur built-in ini, tidak ada salahnya jika mulai saat ini memilih furnitur built-in untuk menyimpan dan menata barang-barang di dalam hunian.
Desain 1 | Furnitur Built-in
Pada Kamar Tidur Mungil
Pada desain pertama ini, furnitur built-in diterapkan pada pembuatan kasur dan almari pakaian. Ruang ini didesain semaksimal mungkin dengan memanfaatkan semua sudut ruangan. Desain satu ini menampilkan desain kamar tidur modern all in dimana semua barang dapat diakomodir oleh kamar ini seperti kulkas, almari pakaian dan meja makan. Desain kamar tidur dibuat menyatu dengan almari pakaian dan kulkas yang terletak pada satu sudut. Tempat tidur dapat dilipat ke dalam ketika tidak digunakan dan dapat dikeluarkan lagi ketika akan digunakan.
Demikian juga dengan meja makan pada sisi kiri tempat tidur yang dibuat menjadi meja lipat. Meja ini dapat dilipat sehingga memiliki ukuran sejajar dengan meja di kanan dan kirinya. Lebar dan panjang rak yang digunakan menyesuaikan dengan ruangan, bahkan area penyimpanan kulkas pun dibuat pas dengan ukuran kulkas yang ada sehingga terlihat lebih rapi dan bersih.
Desain 2 | Furnitur built-in Pada Kamar Tidur Anak
Pada desain 2 ini furnitur built-in dibuat pada kamar tidur anak. Furnitur didesain seukuran lebar ruang pada salah satu sisi dinding ruang. Furnitur built-in ini memiliki beberapa fungsi, dimana dalam satu kesatuan furnitur built-in didesain lemari pakaian, tas, rak gantungan baju, rak buku, dan meja belajar. Tempat tidur dan meja belajar dibuat rendah, sehingga kamar tidak membutuhkan kursi, hal ini bisa membuat ruang terasa lebih longgar. Tempat tidur juga merupakan furnitur built-in, tempat tidur didesain menyesuaikan kebutuhan pengguna.
Seperti penambahan laci pada bagian bawah tempat tidur, yang dapat digunakan sebagai tempat menyimpan barang bagi anak. Dengan memanfaatkan space atau ruang pada bagian bawah tempat tidur, ruang akan semakin maksimal difungsikan.
Desain 3 I Furnitur Built-in Pada Kamar Tidur Model Paviliun
Pada desain ketiga ini, kamar tidur menerapkan furnitur built-in pada penataan almari dan tempat tidur. Tempat tidur dibuat untuk ukuran queen atau dobel. Pada bagian bawah tempat tidur menggunakan laci-laci yang berfungsi untuk menyimpan barang dan pernak-pernik. Selain itu terdapat pula penambahan laci geser pada kepala tempat tidur yang dapat difungsikan sebagai rak buku.
Untuk desain almari built-in ini didesain untuk menyatu dengan tangga yang berada tepat di samping kamar tidur. Tangga yang terbuat dari kayu menyatu dengan almari pada bagian bawahnya yang juga difungsikan sebagai rak dan tempat pakaian. Sehingga lebar dan besar almari selain disesuaikan dengan lebar pakaian juga disesuaikan dengan ukuran tangan. Dengan penggabungan dari dua fungsi furnitur menjadi satu, sangat menghemat biaya dan ruangan. ARCHIRA – Archsketch Cipta Inspira
ARCHIRA – Archsketch Cipta Inspira
Jl. Garuda 185B, RT 05/RW 30, Gejayan, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta 55283
Telp. 0274-882480
email. archsketchstudio@gmail.com
www.arsitekarchira.com

















































































