Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Leluasa Memilih Rumah Dengan BNI Griya Bebas

    BNI Griya Bebas
    Marketing BNI
    Sales Counter BNI
    Area Sales Manager BNI

    Adanya peraturan SEBI (Surat Edaran Bank Indonesia) mengenai LTV (Loan To Value) dan kondisi perekonomian nasional yang sedang dalam masa transisi setelah digelarnya berbagai event politik berskala nasional berpengaruh terhadap pergerakan sektor properti. Hal tersebut berpengaruh juga terhadap pertumbuhan properti di Jogjakarta. Namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama, secara perlahan pertumbuhan properti di Jogjakarta sudah mulai merangkak naik. Sektor properti Jogjakarta tetap terus bergeliat mengimbangi kebutuhan pasar yang tetap membutuhkan obyek-obyek properti idaman di Jogjakarta.

    Bank Negera Indonesia (Persero) Tbk, sebagai salah satu Bank BUMN yang menyediakan fasilitas pembiayaan kredit kepemilikan rumah, saat ini menawarkan suatu program yang bernama BNI Griya Bebas. Dikeluarkannya SEBI No.15/40/DKMP tanggal 24 September 2013 yang mengatur mengenai maksimum pembiayaan bank, membuat calon debitur harus mempersiapkan dana yang cukup besar di awal, antara lain untuk membayar uang muka pembelian rumah dan biaya-biaya KPR (provisi, administrasi, asuransi dll). “BNI Griya Bebas diharapkan dapat menjadi alternatif bagi debitur untuk meringankan biaya-biaya KPR di awal, terkait pembelian rumah melalui fasilitas pembiayaan bank”, tutur Winu Sumarsono, Area Sales Manager PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Regional Sales Yogyakarta.

    BNI Griya Bebas merupakan program BNI Griya dengan benefit bebas biaya-biaya KPR serta angsuran ringan ditahun pertama masa kredit dengan menggunakan angsuran suka-suka. “Benefitnya yaitu bebas biaya provisi, biaya administrasi dan bebas biaya pelunasan sebelum jatuh tempo (PSJT) setelah masa fixed rate. Benefit selanjutnya berupa cicilan ringan dengan angsuran hanya sebesar 1% dari plafon kredit selama satu tahun pertama”, lanjut Winu.

    Diungkapkan Winu, program BNI Griya Bebas ini mencakup untuk pembiayaan pembelian rumah, ruko, rukan atau apartemen baru maupun second, pembangunan/renovasi rumah, refinancing dan take over. Tenor KPR minimal 10 tahun dan maksimal 15 tahun.

    Sebagai simulasi, apabila konsumen dengan program BNI Griya Bebas mengajukan plafon pinjaman sebesar Rp.250 juta rupiah dengan jangka waktu selama 10 atau 15 tahun, maka pada tahun pertama konsumen cukup membayar angsuran sebasar Rp.2,5 juta rupiah / bulan. “Setelah masa pinjaman melewati satu tahun, pihak bank (BNI-red) akan melakukan review untuk mengkaji besaran bunganya, disesuaikan dengan bunga berlaku pada saat itu”, ucap Winu.

    Program BNI Griya Bebas diluncurkan sejak bulan Juli 2014 yang lalu, respon konsumen sangat positif. “BNI Griya Bebas ini direspon dengan baik oleh banyak konsumen. Program BNI Griya Bebas ini merupakan pengembangan dan inovasi dari program BNI Griya Angsuran Suka-Suka dan hanya berlaku hingga bulan Desember 2014 saja”, terang Winu.

    Persyaratan untuk pengajuan Program BNI Griya Bebas ini sama dengan permohonan reguler, yaitu dokumen pemohon seperti fotocopy KTP, KK, Surat Nikah, Pas Foto, Slip Gaji dan fotocopy SK bagi pegawai, dokumen perijinan usaha dan laporan keuangan bagi pengusaha, serta dokumen agunan (copy sertifikat, PBB, IMB). Untuk pembangunan atau renovasi rumah ditambahkan Rencana Anggaran Biaya. “Apabila syarat-syarat tersebut telah dipenuhi, maka kami akan segera memprosesnya, kurang lebih 6 – 7 hari kerja untuk prosesnya”, ungkap Winu.

    Target penyerapan kredit Bank BNI area Jogjakarta dengan program BNI Griya Bebas pada tahun 2014 ini adalah sebesar ± 20 M/bulan. Untuk memenuhi target tersebut Bank BNI melakukan kerjasama dengan berbagai pihak terkait. ”Untuk mencapai target kami menggandeng kerjasama dengan developer untuk rumah baru dan properti agen untuk pasar rumah second. Kami optimis, target tersebut akan terpenuhi setelah melihat pertumbuhan pasar yang mulai merangkak naik pasca diberlakukannya LTV”, ucap Winu.

    Mengenai FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), Bank BNI juga menyediakan produk BNI Griya KPRS, yaitu fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah dengan dukungan FLPP berdasarkan PERMENPERA No. 3, 4, 5 Tahun 2014. Kelompok sasaran untuk KPR Sejahtera Tapak adalah MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) dengan penghasilan tetap maupun tidak tetap paling banyak Rp 4.000.000,- / bulan. Batasan harga Rumah Sejahtera Tapak untuk Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta maksimum sebesar Rp.123.000.000,- . Suku bunga untuk fasilitas ini sebesar 7,25% , dengan uang muka minimal 10% dari harga jual rumah. Dika-Red

    PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
    Regional Sales Yogyakarta

    Jl. P. Diponegoro 84-90 Yogyakarta 55231
    Telp. 0274 - 582 682 , 0274 - 580 985
    Fax. 0274 - 584 370

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain