Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Surganya Hidup Dalam Hunian

    tata interior rumah
    tata interior rumah
    tata interior rumah
    tata interior rumah
    tata interior rumah

    Secara tampak depan tak ada yang berbeda dengan bangunan hunian yang berada dalam kawasan perumahan CitraSun Garden Semarang, kavling A/7 tersebut. Deretan bangunan bergaya minimalis modern tampil rapi memamerkan gaya bangunan yang mewah dan kokoh. Taman penghijauan depan rumah menghadirkan sentuhan desain bangunan yang tetap mengedepankan kesejukan dan penghawaan alam yang kuat. Namun, sesuatu yang menggugah decak kagum akan dijumpai tatkala menyusuri bagian dalam rumah tersebut.

    Hunian milik pasangan suami istri, H. Endro Dwi Cahyono, ST dan Agustina Riyandini, SE tersebut mengusung sebuah desain interior bergaya klasik modern yang kental. “Secara fasad kami tidak mengubahnya karena peraturan dari developer memang tidak memperbolehkan mengubah tampak depan, kami hanya bermain di bagian interior, tata interior ini saya sesuaikan dengan keinginan saya. Saya senang dengan desain klasik, karena terlihat elegan, mewah dan nyaman”, papar Dini panggilan sehari-harinya. Suasana interior bergaya klasik modern sudah terasa kental sejak ruang tamu hunian tersebut. pemilihan furnitur bergaya klasik dengan rangka berwarna putih tampak serasi dengan dinding yang didominasi warna putih. Ditambahkannya jika dalam pemilihan furniture yang ada di dalam hunian tersebut merupakan hasil customize, sehingga dari bentuk, ukuran, dan warna akan sesuai dengan keinginannya.

    “Warna putih pada dinding saya pilih sebagai warna yang netral. Mau dikombinasikan dengan warna apa saja akan lebih mudah masuk. Saya pilih kombinasi warna coklat supaya kondisi dalam hunian terasa lebih nyaman, dan hangat”, terang ibu dua anak tersebut. Menurutnya dengan pemilihan warna putih tersebut akan memberi efek ruangan yang lebih luas. Bagi sebagian orang warna putih berarti kemurnian dan kepolosan yang menyimbolkan permulaan, bersih, segar dan kebebasan. Warna ini sangat cocok untuk ruang keluarga, ruang santai, maupun dapur. Selain itu untuk menambah kesan ruangan yang luas di ruang tamu permainan kaca diterapkan secara maksimal. Antara ruang tamu dan ruang tengah terdapat sebuah partisi yang terbuat dari kayu yang juga dikombinasikan dengan kaca.

    Partisi pembatas ruang saya buat dari kayu supaya ketika bosan bisa langsung dilepas. Permainan kaca pada pembatas ruang ini saya ingin ada pembatas ruang antara ruang tamu dan ruang tengah, namun tetap terasa luas. Intinya saya ingin ruangan terasa lebih luas”, ungkap ibu dari Jemima Malaika Cahyono dan Jasmine Mikaila Cahyono tersebut. Hunian dua lantai tersebut menyimpan tata interior yang anggun namun tetap dengan unsur kepraktisan fungsi ruang yang kental. Sebuah sofa bernuansa coklat dengan satu set multimedia menjadi salah satu sudut lantai satu yang menunjukan gaya modern bersanding dengan klasik. Sudut ini merupakan salah satu tempat yang biasa digunakan Dini saat melepas penat setelah seharian bekerja dengan berkaraoke.

    Satu set meja makan dengan tema klasik menambah kental kesan elegan dan estetis lantai satu. Bentuk-bentuk lengkung pada furnitur tersebut, nampak serasi dengan langit-langit rumah yang tinggi dengan ornamen lampu gantung ciri khas interior bergaya klasik. Tambahan focal point berupa foto berpigura pada salah satu sudut ruangan akan menarik setiap mata untuk melirik kesitu. Sebuah dapur bersih dengan kitchen set bernuansa putih dipilihnya untuk menambah kesan ruangan yang selalu bersih, namun tetap tidak meninggalkan unsur klasik di dalamnya. Set kamar tidur tamu juga tak lepas dari sentuhan klasik, lengkung-lengkung pada ujung tempat tidur, plus simetris pada bentuknya menambah kesan anggun ruangan tersebut. Kesan bangunan modern dihadirkan dengan adanya jendela dari panel-panel kaca berukuran door to cilling yang merupakan ciri bangunan modern.

    Dengan sisa lahan yang cukup luas, bagian belakang dari hunian pemilik PT. Dewi Pengayom Bangsa/PJTKI tersebut disetting sebuah kolam renang. Diceritakan ibu, pecinta warna biru tersebut, “Area kolam renang tersebut merupakan tempat favorit saya, saat sore hari setelah capek saya sering menghabiskan waktu dengan berenang. Dan kalau malam hari dari area kolam ini saya dapat menikmati indahnya suasana malam kota Semarang”. Diimbuhkannya jika kedepan pecinta travelling dan kuliner ini ingin membuat penambahan ruang yang digunakan untuk meletakan alat-alat fitnesnya. “Saya ingin punya ruang yang khusus untuk menyimpan alat fitnes. Hunian ini sebagai surga bagi saya, kebutuhan saya sudah terpenuhi di dalam hunian ini. Jadi ketika pulang ya tinggal menikmati waktu bersama anak dan keluarga. Di sini sudah sangat nyaman, penghawaan bagus, saat memasuki hunian ini saya merasakan ketenangan”, imbuhnya semangat. Melangkahkan kaki menyusuri anak tangga menuju lantai dua beberapa foto keluarga berbingkai dipasangnya sebagai ornamen penghias dinding. Dituturkan ibu yang juga memiliki usaha di bidang biro umroh tersebut lantai dua merupakan area yang lebih private. Kamar tidur utama, kamar tidur anak, ruang TV yang simple dan ruang kerja berada di lantai tersebut. Di lantai tersebut juga masih didominasi dengan dinding berwarna putih.

    “Lantai dua ini sebagai ruang yang lebih private. Pemilihan warna putih salah satunya agar ruangan selalu terlihat bersih, saya tipe orang yang perfecsionis, jadi meski saya sering pergi kamar harus setiap hari dibersihkan”, terang wanita kelahiran tahun 1981 tersebut. Untuk menghadirkan nilai keindahan dalam setiap ruang di lantai dua, Dini memilih permainan wallpaper dengan motif yang masih senada dengan tema klasik yang diusungnya. Kamar tidur utama dipilihnya wallpaper dengan nuansa gelap cenderung hitam. Foto-foto koleksi keluarga digantungkan pada salah satu dinding ruang tidur. Tempat tidur bergaya klasik dengan nuansa warna kayu semakin indah dengan sentuhan lampu meja yang diletakan di kanan kiri tempat tidur.

    Tata cahaya dari lampu gantung juga tak kalah menarik dalam mengusung konsep klasik. “Kamar tidur utama saya pilih warna-warna yang sedikit gelap, wallpaper cenderung ke arah warna hitam. Hitam itu seksi, terlihat lebih macho”, seloroh wanita yang pernah mengenyam pendidikan di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Walking closet dengan perpaduan warna putih dan kaca dipilihnya untuk mengusung kesan ruangan yang lebih luas. Hal senada juga diterapkannya pada ruang kerja. Kombinasi warna putih pada meja kerja dan almari buku dengan warna coklat pada kursi menghadirkan suasana kerja yang penuh semangat dan hangat. Diantara ruang-ruang tersebut terdapat sebuah ruang TV yang didesain cukup simple. Sofa dengan warna coklat muda, menyuguhkan kenyamanan saat digunakan, bersanding apik dengan langit –langit ruangan berornamen lengkung dan tata cahaya lampu gantung.

    Yang cukup menarik terletak pada desain interior di kamar tidur anak. Dikisahkannya, desain kamar tidur anak di konsepnya tetap mengusung sebuah tema klasik namun tetap ada suasana ceria. “Desain kamar tidur anak ini saya tetap menghadirkan nuansa klasik namun tidak terlalu berat. Tempat tidur saya pilih gaya klasik dengan lengkung-lengkung, dan permainan wallpaper saya hadirkan agar tetap senada. Sedangkan untuk memberikan suasana ruang yang ceria layaknya seorang anak, saya berikan boneka-boneka dan penggunaan bed cover dengan tema barbie”, kisahnya di akhir percakapan. Greg-red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain