Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Menjaga Budaya Dalam Rumah Homestay

    Ndalem MJ Homestay
    Ndalem MJ Homestay
    Ndalem MJ Homestay
    Ndalem MJ Homestay
    Ndalem MJ Homestay

    Banyak sekali karakter-karakter dalam cerita pewayangan yang baik dan dapat di contoh dalam kehidupan. Sebagai contoh tokoh Pandawa Lima, yang merupakan putra dari Pandu Dewanata yang terkenal dengan karakter baiknya. Pandawa Lima adalah Yudistira, Werkudara, Arjuna, Nakula, Sadewa. Tak jarang tokoh-tokoh pewayangan tersebut dijadikan nama kamar di dunia penginapan Jogja. Salah satu homestay yang menggunakan tokoh pewayangan dalam penamaan kamar adalah Ndalem MJ Homestay. Homestay yang beralamat di Jalan Surami MJ III/853A, Jogjakarta ini menawarkan konsep homestay yang mungkin sudah jarang di temui. Sekilas pandang homestay yang berdiri di atas lahan tanah seluas 838 m2 ini hanya warung kopi yang terlihat. Sesuatu tersembunyi di balik warung kopi tersebut. Karakter bangunan berkonsep khas Jawa sudah terasa sejak memasuki warung kopi . Diceritakan sang pemilik Ndalem MJ Homestay, Juananto Eko Geriyadi, ST, warung kopi tersebut merupakan salah satu bagian dari Ndalem MJ Homestay. Bahkan warung kopi tersebut merupakan bangunan pertama yang dibangunnya. “Warung kopi ini yang pertama kali saya bangun, pernah saya sewakan, dan akhirnya saya kelola sendiri berbarengan dengan homestay yang saya bangun dibelakangnya”, kisahnya.

    “Sesuai namanya warung kopi, maka menu andalan di sini ya aneka kopi. Tetapi suasana yang berbeda dapat dinikmati saat tamu menyantap kopi di sini”, ucap Juan panggilan akrabnya. Bangunan warung kopi ini memang cukup menarik untuk diulas lebih detail. Mengusung bangunan bergaya Joglo Jawa yang dipadukan dengan konsep bar ala Eropa dengan barista yang siap melayani. Perpaduan furnitur pengisi warung kopi ini seragam dengan bangunan utama. Didominasi warna coklat kayu natural dibungkus sedemikan rupa untuk menghasilkan suasana nongkrong yang nyaman dalam bangunan khas Jawa. “Ini konsep Jawa modern yang ditawarkan, saya ingin semua yang ke sini tetap nyaman dengan suasana santai yang kami bentuk”, ucap Juan.

    Menelisik lebih dalam tentang Ndalem Mj Homestay banyak cerita dan konsep yang menarik di dalamnya. Penamaan Ndalem Mj Homestay ini cukup menarik, dituturkan Juan, 'Ndalem MJ', dapat diartikan sebagai Rumah Mantri Jeron, sesuai alamatnya, atau rumah mas Juan. “MJ ini bisa berarti Mantri Jeron atau Mas Juan”, selorohnya. Menyusuri jalan setapak, dengan tatanan batu, tepatnya di belakang warung kopi banyak cerita di sana. Masih selaras dengan konsep bangunan di awal, homestay ini juga menawarkan konsep bangunan Jawa yang menarik. Dikatakan pria lulusan Teknik Lingkungan ini, Ndalem MJ menggunakan bangunan Limasan yang disekat sekat sesuai kebutuhan. “Secara garis besar bangunan-bangunan Ndalem MJ Homestay berbentuk limasan”, tuturnya.

    Dalam pembangunan Ndalem MJ, Juan mengisahkan, proses pembangunan tidak secara serempak, namun bertahap. Juan harus berburu bangunan-bangunan tersebut hingga di daerah Sragen, Blora, dan Solo. Semua bangunan tersebut merupakan bangunan asli dan berbahan kayu Jati tua. “ Bangunan Warung Kopi merupakan paling tua, ini sekitar tahun 1890 an”, terangnya. Ndalem MJ memiliki tujuh kamar dengan karakternya sendiri-sendiri. Tiap kamar tersebut menggunakan nama tokoh pewayangan. Tiga kamar berderet diberi nama oleh Sang pemilik tokoh Yudistira, Werkudara, dan Arjuna. Ketiga tokoh tersebut merupakan putra dari Dewi Kunthi. Setiap kamar tersebut memiliki ciri khas tersendiri. “Meski sekilas sama namun kalau dicermati setiap kamar ini memiliki perbedaan, kamar Arjuna saya buat dominasi dengan warna hijau di kamar mandi, kamar Werkudara didominasi warna kuning, dan Yudistira warna merah”,terang Juan. Empat kamar saling berhadapan adalah dua kamar dengan nama tokoh kembar Nakula Sadewa dan Pergiwa Pergiwati.

    Nakula Sadewa merupakan tokoh pewayangan bagian dari Pandawa Lima yang merupakan putra dari Dewi Madrim. Sesuai dengan nama tokohnya, kamar ini juga merupakan kamar kembar. Meskipun kembar, namun tidak semuanya sama. “Secara bentuk mungkin akan sama persis, tapi di dalamnya pasti ada yang berbeda”, ucap Juan. Hal tersebut disuguhkan Juan dalam konsep kamar mandi. Kamar mandi di kamar Sadewa sangat menarik dengan adanya pohon besar dan menembus ke atap di dalamnya. Menurut Juan, pohon ini sengaja tidak ditebang untuk menghadirkan pengalaman berbeda. Dua kamar yang terletak berhadapan dengan kamar Nakula Sadewa adalah Pergiwa dan Pergiwati. Dalam pewayangan tokoh Pergiwa dan Pergiwati adalah kakak beradik putri dari Raden Arjuna dan Dewi Manuhara. Dua kamar tersebut juga menawarkan suasana kamar yang tak kalah menarik.

    “Saya senang dengan tokoh-tokoh pewayangan, karakter-karakter pewayangan yang baik dapat kita serap dalam kehidupan sehari-hari dan saya serasikan dengan konsep bangunan yang saya usung”, alasan Juan. Lebih lanjut ke depan, beliau ingin mengembangkan Ndalem MJ Homestay dengan membuka lagi beberapa kamar lagi yang berada di bagian belakang. “ Ada sekitar 300 – 400 meter tanah akan saya bangun kamar lagi dengan konsep yang masih senada dengan yang sudah ada”, katanya.

    Masih di area Ndalem MJ Homestay, setiap tamu diberikan fasilitas pantry yang dapat digunakan oleh semua tamu jika ingin memasak. “Pantry ini bebas digunakan oleh setiap tamu, kalau mereka ingin masak. Dulu pernah ada tamu keluarga dari Perancis mereka belanja lalu masak masakan khas mereka di sini, ya boleh aja dan mereka menyukainya”, kisah Juan semangat.
    Tata interior di setiap kamar dirancang dengan citarasa tinggi yang mengutamakan kenyamanan, di mana setiap kamar dilengkapi dengan AC, Meja kursi untuk bersantai, Televisi, dan jaringan Wi Fi. Yang lebih menarik adalah konsep kamar mandi yang disajikan di setiap kamar.

    Dikatakan Juan, setiap kamar mandi sengaja mengacu konsep kamar mandi alam. Setiap tamu yang menginap akan mendapatkan pengalaman yang berbeda saat mandi. Sentuhan atap yang terbuka yang dikombinasikan dengan batu alam dan kali di dasar kamar mandi akan menambah kental suasana alaminya. Dinding kamar pun disajikan dengan konsep natural. Dinding hanya di aci tanpa dicat. Di depan setiap kamar selalu dihadirkan gemercik kolam ikan. Tak hanya itu, jika pada umumnya tempat tidur atau 'dipan' di hotel atau penginapan menggunakan material kayu, maka di Ndalem MJ tamu akan mendapatkan hal yang berbeda. Tempat tidur dibuat oleh Juan secara paten karena menggunakan cor. Karena kebanyakan tamu kita adalah manca kalau menggunakan tempat tidur lokal kadang ukurannya kurang, takut tidak nyaman, lalu saya siasati dengan ini, selain itu juga biar tidak terlalu berisik”, selorohnya sambil menunjukan tempat tidur yang dimaksud.

    Dengan suasana lingkungan yang nyaman jauh dari kebisingan meski berada di tengah kota Ndalem MJ Homestay ditawarkan pada kisaran harga yang tergolong murah dengan kategori fasilitas bintang 3 yang dimiliki. Harga kamar Ndalem MJ Homestay di pasarkan mulai dari kisaran harga 400 ribu per malam sudah termasuk breakfast. Greg-Red

    Ndalem MJ Homestay
    Jl. Surami MJ III/853A Yogyakarta
    Telp. 0274 - 382121
    Email: ndalem_mj@yahoo.com

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain