Serba Serbi Properti Di Area Istimewa Dalam Ringroad Jogjakarta-bagian 3
TIARA MAS NITIKAN & TIARA MAS BLOK O
Memilih lokasi rumah di daerah pusat kota juga sama halnya dengan memilih rumah pada umumnya, harus mengedepankan sisi lokasi yang mempunyai aksesibilitas dan prospektif. Bahkan harus lebih strategis, berakses dengan jalan utama yang bebas kemacetan atau mudah dicapai dari jalan utama. Karena letak sebuah perumahan strategis, pastinya harga dasar tanahnya sudah mahal, otomatis akan ikut mendongkrak percepatan nilai investasi bangunannya. Tapi, kadang meski sama-sama strategis, rumah di lokasi yang satu bisa lebih bernilai dari lokasi yang lain karena faktor brand image dari sebuah kawasan dan lingkungannya. Namun, jangan juga terpaku pada kata strategis saja, ada juga pengaruh lalu lintas dari dan menuju lokasi, cukup lancar atau tidak pada jam - jam sibuk. R
umah di perumahan yang memiliki beberapa alternatif jalan akan dihargai lebih tinggi ketimbang yang hanya punya satu akses saja. Kemudahan untuk menjangkau berbagai sarana pembangkit lingkungan bisa jadi tolok ukur awal suksesnya penjualan suatu produk perumahan. Selama ini konsumen properti selalu mementingkan kemudahan akses menuju pusat-pusat pendidikan (TK,SD,SMP,SMU, dan Kampus), pusat perkantoran, pusat kota, rumah sakit, pusat perbelanjaan (pasar tradisional/swalayan), pusat transportasi, dan dekat dengan tempat kerja konsumen.
Kawasan Umbulharjo dan sekitarnya dalam 1 dekade ini berkembang pesat menjadi lingkungan premium, salah satunya wilayah Nitikan. Terbukti sekarang, dengan hadirnya berbagai unsur pembangkit lingkungan, yang masuk kategori eksklusif yang begitu cepat. Segala aspek kebutuhan hidup manusia tersedia di kawasan ini, mulai dari kebutuhan primer sampai kebutuhan yang mencakup lifestyle. Tak berlebihan apabila banyak investor yang menanamkan modalnya di kawasan Nitikan (Umbulharjo-red) ini, baik skala nasional maupun skala internasional. Salah satu sektor penggeraknya ialah dunia bisnis properti, baik perumahan maupun perniagaan berupa rumah toko (ruko) dan rumah kantor (rukan).
Salah satunya PT. Trimitra Kencana Mataram, salah satu pengembang senior di Jogjakarta yang memberikan penawaran dalam bentuk kawasan hunian yang strategis, eksklusif, dan prestisius. Tepatnya di Jalan Nitikan, perumahan Tiara Mas Nitikan menyediakan 28 unit kavling siap bangun. “Bisa dikatakan, perumahan Tiara Mas Nitikan ini menjadi pilihan kawasan perumahan paling baru yang sangat memadai dari segi lokasi dan fasilitas serta sangat menjanjikan dari sisi investasi”, papar Nambah Haryono, Administrasi & Keuangan PT. Trimitra Kencana Mataram. “Menurut pengamatan kami, daerah seputaran Umbulharjo ini mempunyai nilai percepatan investasi yang cukup fantastis, dalam 1 tahun saja pertambahan nilai investasinya (khususnya nilai tanah-red) mampu mencapai nilai kira-kira 25 % dari nilai awal”, imbuh Nambah memberikan gambaran.
Faktor kedekatan dengan berbagai fasilitas umum menjadi kunci utama lokasi Tiara Mas Nitikan ini. Mudahnya akses transportasi dalam jangkauan dengan terintegrasinya akses Jalan Raya jalan Kolonel Sugiono – Jalan Veteran – Jalan Menteri Supeno, serta tak jauh dengan ringroad selatan dan hanya memerlukan waktu tempuh 15 menit untuk mencapai Bandara Internasional Adisucipto. Fasilitas lain yang tak kalah pentingnya ialah fasilitas kesehatan, karena kawasan Tiara Mas Nitikan Umbulharjo ini berada dalam satu poros dan tak jauh dari akses menuju Rumah Sakit Hidayatullah dan RSUD Wirosaban. Kehadiran pusat bisnis baru XT Square terbesar di bekas terminal Umbulharjo ikut menumbuhkan hiruk pikuk bisnis di wilayah tersebut.
Perumahan Tiara Mas Nitikan di rancang bagi mereka yang dinamis. Saat ini hunian berkonsep 2 lantai ditawarkan dengan berbagai pilihan. Mulai dari tipe 90 dengan kisaran harga 758 jutaan, tipe 126 dengan kisaran harga 829 jutaan, dan tipe 144 dengan kisaran harga 873 jutaan. Dengan standar tata ruang 3 kamar tidur utama dengan 1 kamar tidurnya dilengkapi kamar mandi dalam. Untuk menambah kenyamanan ditambahkan area terbuka hijau di halaman belakang setiap rumahnya. Sebagai salah satu perumahan menengah atas dalam ringroad Jogjakarta, Tiara Mas Nitikan dirancang sebagai kawasan hunian yang ekslusif, modern, dan prestisius. Dalam tatanan unit rumahnya, akan di set up dalam deretan hunian yang rapi dalam kawasannya. Konsep bangunannya mengusung gaya arsitektur modern minimalis. Unit-unit rumah yang akan dibangun di Tiara Mas Nitikan, semua unit rumahnya dirancang dengan konsep hemat energi. Setiap ruang dalam rumah dilengkapi dengan jendela kaca yang cukup besar dan ventilasi udara di setiap ruangan, guna mengoptimalkan cahaya sinar matahari dan sirkulasi udara menjadi optimal.
Bagi yang menginginkan di kawasan lain dalam ringroad, PT. Trimitra Kencana Mataram menawarkan alternatif lokasi lainnya, yaitu Tiara Mas Blok O. Perumahannya berada di poros kawasan pusat perbelanjaan, pusat pendidikan, perkantoran, dan pusat akses transportasi Jogjakarta. Perumahan Tiara Mas Blok O, sangatlah dekat dengan Bandara Internasional Adisucipto, yang langsung berhubungan dengan poros Jalan Ringroad Timur, Jalan Laksda Adisucipto, dan Jalan Raya Jogja – Solo. Tak hanya itu, kawasan perumahan ini terletak di dekat pusat pendidikan, baik dari pendidikan dasar (SD/SMP) sampai ke kampus-kampus favorit di Jogjakarta, misalnya ; kampus STTA, Atmajaya, UPN, UII, UIN, STIE YKPN serta didukung sarana umum lainnya, baik dari Pusat Perbelanjaan, Mall, dan Rumah Sakit.
Untuk menarik minat konsumen PT. Trimitra Kencana Mataram memberikan promosi fantastis. “Kami memberikan potongan harga yakni Diskon Khusus bagi konsumen, yakni discount sebesar 5% dari harga sampai Desember 2013 ini”, kata Nambah berpromosi. Satu yang paling penting, kelengkapan legalitas rumah di Tiara Mas Nitikan dan Tiara mas Blok O sudah terjamin, yaitu IMB sudah ready dan Sertifikat (SHGB) pecah per kavlingnya. Dengan segala keunggulannya tersebut, tak heran apabila Tiara Mas Nitikan dan Tiara mas Blok O akan menjadi alternatif baru untuk mereka pencari rumah di Jogjakarta yang menginginkan sebuah kawasan yang sangat strategis, sekaligus mempunyai nilai investasi yang menggiurkan.
LAVENDER RESIDENCE
Perumahan yang mengalami penjualan cukup pesat dan terbilang laris manis salah salah satunya ialah Lavender Residence. Perumahan yang berdiri di atas luas lahan 8000 m2 garapan Sumber Baru Property ini, mengedepankan tagline “Hunian Eksklusif Pedesaan”. Potensi pasar di daerah Jambon terbukti masih sangat besar. Lavender Residence yang baru di launching pada Februari 2013 lalu kini sudah memperlihatkan geliat penjualan yang relatif menggairahkan. Dari total 31 unit rumah yang ditawarkan kini sudah tersisa 6 unit terakhir. “Penjualan kita tergolong cepat, sampai saat ini sudah terjual 85 %nya”, I Kadek Agus Rani Tanaya SE, Manager Marketing Sumber Baru Property.
“Lokasi Lavender Residence, berada pada daerah yang sedang berkembang. Di sekitarnya juga banyak proses pembangunan perumahan lain yang mungkin lebih dulu. Ini berarti daerah tersebut memiliki potensi bagus, dan kita ingin ikut ambil bagian kue pasar properti dalam ringroad ini”, tutur Kadek, panggilan akrabnya. Hal ini tentu didukung oleh beberapa faktor pendukungnya. Aksesibilitas perumahan ini tergolong sangatlah baik karena memiliki kedekatan dengan pusat perbelanjaan seperti Indogrosir dan Supermarket Giant, hanya sekitar 15 menit menuju pusat kota, dan sangat dekat dengan jalur ringroad. Selain itu, perumahan ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas, untuk menambah kenyamanan penghuninya, seperti lebar jalan utama hingga 8 meter, one gate system, pos satpam dengan security 24 jam.
Konsep rumah tanpa pagar juga diterapkan perumahan Lavender Residence. Mengusung konsep rumah sederhana, nyaman, simple, tata ruangan modern sesuai permintaan pasar. Menganut langgam arsitektural bergaya minimalis tropis. Garis-garis tegas pada fasad depan bangunan rumah menegaskan gaya minimalis yang dianutnya, sedang penggunaan atap limasan dengan ada tritisan menghadirkan sentuhan tropisnya. Developer yang senang dengan kerapian dan keserasian kawasan ini, mengharuskan fasad bangunan haruslah sama. Lavender Residence hadir dengan menawarkan dua pilihan tipe, yakni tipe 50 dan tipe 70 dengan luas tanah yang beragam. Harganya cukup kompetitif jika dibandingkan dengan perumahan yang ada di sekitarnya. Tipe 50/137 pada perumahan ini sudah dipasarkan pada kisaran harga 505 jutaan dan sekarang tersisa 5 unit terakhir. Sedangkan untuk tipe 70 yang tersisa satu kavlingnya dengan luas lahan paling besar 219 m² dipasarkan pada kisaran harga 814 jutaan.
Spesifikasi bangunan yang ditawarkan akan sangat berpengaruh pada kualitas bangunan. Perumahan Lavender Residence mengusung gaya minimalis modern, sesuai trend dan minat pasar yang masih bagus. Dalam menjaga kualitas bangunan perumahannya, Sumber Baru Property selalu melakukan pengawasan pada setiap proses pembangunan. Pengawasan tersebut mulai dari proses pembangunan sampai dengan kesesuaian spesifikasi yang digunakan. Rumah di Lavender Residence, memiliki konsep desain rumah tumbuh. Konsumen ke depannya dapat mengembangkan rumah dengan memanfaatkan sisa tanah yang masih tersedia. Denah ruang dan spesifikasi bangunan yang ditawarkan kepada konsumen biasanya bukanlah hal yang wajib. Konsumen dapat mengubahnya sesuai keinginan asal tidak mengubah ukuran. Apabila terjadi pengembangan luas rumah, konsumen harus menambah biaya. Biaya perluasan per meternya bervariasi dari tiap pengembang. Hal yang tidak bisa diubah adalah fasad depan rumah. Keseragaman dan keindahan secara kawasan menjadi alasan bagi pengembang dalam mewajibkan konsumennya untuk tidak mengubah tampilan rumah sehingga menambah nilai percepatan kenaikan investasinya.
Dengan berbagai keunggulannya, menurut Kadek, Lavender Residence ini akan menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang mencari konsep hunian yang mengacu pada tercapainya impian tinggal di rumah idaman. Melihat pergerakan pasar di Lavender Residence yang positif maka Sumber Baru Property berani mentargetkan dalam jangka waktu sampai akhir tahun 2013 akan sold out. Seperti keyakinan Kadek dalam melihat pasar properti Jogja secara umum, “pasar properti Jogja masih sangat kondusif dan sangat bagus hingga beberapa tahun ke depan, walaupun bunga KPR mengalami kenaikan serta kondisi politik menjelang suksesi 2014. Potensi bisnis properti Jogja dengan ikon sebagai kota pendidikan, wisata dan budaya masih akan cukup berperan dalam dunia properti dan atmosfer masyarakat yang kondusif menjadi modal istimewa yang belum tentu di miliki daerah lain”, tambah Kadek.
GRIYA ARSITA PUGERAN & KUANTAN REGENCY SOROGENEN
Dengan berbagai macam rencana dan langkah matang yang telah disiapkan, dimulai dari sumber daya manusia, legalitas, sampai pangsa pasar yang dibidik, jelas mewarnai persaingan bisnis properti. Sebagai salah satu pengembang besar yang sudah lama eksis di kota Jogjakarta, PT. Merapi Arsita Graha telah sangat mengenal pasang surutnya bisnis properti di kota ini. Terbukti, PT. Merapi Arsita Graha telah membuka produk terbarunya di dalam ringroad yaitu Griya Arsita Pugeran. Berada di lokasi yang strategis di pinggiran ringroad utara, tepatnya di Jalan Puger III, Maguwoharjo, Depok, Sleman, perumahan ini menawarkan 26 unit dengan dua tipe, yaitu tipe 50 dan tipe 54, seperti yang diutarakan oleh Adoram Arthanto, ST, ”Lokasi yang strategis dan berada di pinggir ringroad memudahkan para penghuni untuk menjangkau berbagai arah dan memenuhi kebutuhan hidup. Perumahan ini mempunyai dua tipe, yaitu tipe 50 dan tipe 54 (hook).” Kawasan perumahan ini dilengkapi dengan one gate system, 6 meter lebar jalan lingkungannya, serta dilengkapi taman dan playground. Perumahan ini sudah dilaunching pada akhir September tahun 2013 ini. “Sebelumnya dalam tahap pre sale dari 26 unit yang ditawarkan sudah laku 15 unit,” tambah Ado.
Sisi timur laut kota Jogja saat ini tengah menjadi salah satu alternatif pergeseran properti. Mulai bermunculannya berbagai sarana pembangkit lingkungan merupakan daya tarik tersendiri bagi Griya Arsita Pugeran. Kawasan hunian ini memiliki lokasi yang relatif dekat dengan sarana pendidikan. Berada di kawasan bisnis Maguwoharjo di mana di sekitar itu banyak berdiri kampus-kampus ternama dan pusat perbelanjaan, tak heran jika perumahan ini memiliki banyak daya tarik. Dekat dengan kampus STIE YKPN, UPN, Atmajaya, UII Ekonomi, UIN, Sanata Dharma, dan memiliki kemudahan akses menuju ringroad utara, timur, serta Jalan Raya Jogja – Solo adalah beberapa keunggulan yang dimiliki Griya Arsita Pugeran. Hunian pada perumahan ini mengusung konsep minimalis tropis dengan ornamen batu candi pada fasad rumah dan bentuk fasad tidak boleh berubah tetapi konsumen dapat merubah denah tata interior dalam rumah. Garapan dari PT. Merapi Arsita Graha ini banyak disasar oleh berbagai kalangan, baik lokal Jogja maupun luar Jogja “Pembeli dari luar Jogja maupun lokal sama, perbandingannya cukup berimbang yakni 50 : 50, kebanyakan untuk first home (rumah pertama) dan membeli sebagai pertimbangan investasi,” tambah Ado. Perumahan yang dilaunching akhir bulan lalu ini sangat mendapat apresiasi dari pencari rumah di tengah kota, terbukti sampai awal Oktober terjual lebih dari 50% dari keseluruhan unit kavlingnya.
Pasar rumah tipe 50-an lebih banyak diminati konsumen kalangan menengah. Konsumen keluarga muda dengan satu orang anak melalui rumah tipe menengah ini akan cukup memenuhi kebutuhan ruangnya yang nyaman. Layout rumah tipe 50–an memang tergolong cukup kecil, tetapi jika dirancang dengan cermat, ruangan akan terlihat lebih luas dan nyaman. Misalnya dengan letak kamar tidur dan kamar mandi yang berada satu garis, ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan yang dibiarkan terbuka tanpa sekat akan menghadirkan suasana ruang yang lebih lapang. Konsumen juga dapat memilih kavling dengan luas tanah yang lebih besar yang mengakomodasi konsep rumah tumbuh. Lebih lanjut menuturkan, “Perubahan denah ruang bisa saja terjadi sesuai keinginan konsumen, tetapi secara fasad depan bangunan harus sama dan seragam, hal ini untuk membangun sebuah konsep kawasan yang tertata rapi, ini bertujuan, untuk memberikan keindahan lingkungan kawasan perumahan yang nantinya akan berimbas ke arah nilai percepatan kenaikan nilai investasi rumah di kawasan Griya Arsita Pugeran,” tuturnya.
Bagi yang menginginkan konsep kawasan hunian 2 lantai, Merapi Arsita Graha pun memberikan alternatif lokasi lainnya yang masih dalam kawasan dalam ringroad, yakni di Kuantan Regency Sorogenen yang berada di tengah kota yakni, di kawasan Umbulharjo, yang mempunyai kisaran harga mulai kisaran 600 jutaan. Konsep kawasan yang dikemas dalam perumahan Kuantan Regency Sorogenen ditawarkan dengan konsep bangunan yang cukup fleksibel sesuai dengan kebutuhan selera penghuni. Perumahan Kuantan Regency Sorogenen yang berlokasi di Jalan Sidikan, Sorosutan, Umbulharjo Yogyakarta menawarkan lokasi emas untuk tempat tinggal dan berinvestasi. Perumahan Kuantan Regency Sorogenen menawarkan tipe 80 sampai dengan tipe 115 dengan luas tanah yang bervariasi dari 82 m² sampai yang berukuran 147 m². Dengan konsep 2 lantai di Kuantan Regency Sorogenen, bertujuan untuk mengoptimalkan lahan yang terbatas, supaya masih bisa mempunyai area terbuka hijau di setiap kavlingnya, dalam rangka mewujudkan kawasan berwawasan lingkungan yang sejuk dan hijau, walaupun berada di pusat kota. Wahyu Pras & Ganang-Red

















































































