Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Atmosfer Laut Rumahparis bed & breakfast

    Rumahparis bed & breakfast
    Rumahparis bed & breakfast
    Rumahparis bed & breakfast
    Rumahparis bed & breakfast
    Rumahparis bed & breakfast

    Mencari penginapan selayaknya berada di rumah sendiri dengan kenyamanan semewah hotel berbintang adalah keinginan setiap orang. Untuk mendapatkan hal tersebut, Rumah Paris Jogja bed & breakfast hadir untuk Anda yang sedang berlibur ke Yogyakarta. Rumah Paris Jogja tidak hanya menawarkan tempat untuk menginap saja, karena di sini juga menawarkan tempat bagi yang ingin wedding photoshoot, family, atau group. Tempat yang dipakai bisa di dalam ruangan ataupun di halaman rumah depan dan belakang rumah yang tak kalah menariknya.

    Rumah Paris Jogja menawarkan penginapan dengan konsep bed & breakfast. Konsep bed & breakfast yang disajikankan adalah pelayanan seperti di rumah sendiri dengan kenyamanan dan kemewahan seperti hotel berbintang . Tampak dari fasad luar penginapan ini sudah memiliki kesan yang unik dari segi bangunannya. Dekorasi bangunan disini mengadaptasi vintage design Eropa. Permainan warna biru muda dan beberapa warna putih pada luar bangunan menimbulkan kesan yang sangat unik.

    Berlokasi di Jalan Parangtritis km 8,4 Timbulharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta penginapan ini menawarkan fasilitas yang hampir sama dengan hotel berbintang. “Dulunya Rumah Paris Jogja ini adalah tempat tinggal Alfita Ratna Hapsari atau mbak Pipit (Owner-red) sapaan sehari-harinya, karena jarang ditempati maka diputuskanlah untuk membuka penginapan yang tetap menonjolkan pelayanan yang tak kalah dengan hotel berbintang namun tetap memiliki kesan seperti di rumah sendiri,” tutur Gusman Samsul selaku Marketing dan Chef Rumah Paris Jogja.

    Meski terbilang belum cukup lama beroperasi, namun sudah banyak yang berkunjung ke sana, baik wisatawan lokal maupun manca. “penginapan ini diresmikan pada bulan April tahun 2014, meskipun begitu tanggapan masyarakat sudah sangat baik. Tamu-tamu yang berkunjung pun sangat beragam, baik dari dalam dan luar kota bahkan sampai luar negeri,” tambah Gusman panggilan sehari-harinya.

    Dari luar bangunan memang seperti rumah kecil namun setelah memasukinya ternyata keunikan interior kental terasa. Setelah masuk ke dalam rumah tersebut beberapa hiasan keramik ditampilkan di dalam almari kayu dengan penataan yang rapi. Di sebelahnya terdapat beberapa hiasan dinding plates berbahan keramik. Konsep yang diangkat Rumah Paris Jogja sendiri lebih ke konsep Beach House dengan nuansa ekletik vintage. “Banyak furnitur di sini yang bernilai vintage dan ada juga yang bernuansa Paris dengan beberapa pernak-perniknya, kebetulan sang pemilik memang menyukai barang-barang vintage,” tambahnya semangat.

    Lebih masuk ke dalam terdapat meja resepsionis yang ditata simpel namun tetap menampilkan suasana vintage dengan aksen word art pada meja kayu yang bertuliskan 'welcome to rumah paris bed & breakfast'. Di samping meja resepsionis terdapat hiasan dinding yang unik dan beberapa hasil foto konsumen yang pernah berkunjung. Lantai pada ruang ini menggunakan keramik yang bermotifkan kotak-kotak dengan aksen warna cokelat yang terkesan simple namun tenang. Pencahayaan di ruang ini juga terbilang mewah dengan lampu gantung berwana hitam dan putih yang terlihat kokoh.

    Area living room dibangun cukup luas. Di area ini terdapat beberapa meja kursi kayu bernuansa vintage. Banyak aksen hiasan yang akan membuat mata tak henti-henti memandanginya. Area ini juga terdapat ruang mini kitchen dengan aksen warna putih. Rumah Paris Jogja menyediakan fasilitas breakfast bagi setiap tamu yang menginap. “Di sini para tamu bisa memasak sendiri atau kami sendiri biasanya yang menyediakan menu breakfast dengan permintaan tamu, misalnya memilih menu breakfast nasi goreng atau roti tawar, dan ada juga menu jajanan pasar,” tambah Gusman yang sudah bekerja di Rumah Paris Jogja sejak tahun 2014.

    Pada lantai bawah ini, lebih difungsikan sebagai area umum, biasanya digunakan untuk bersantai dan sebagai tempat makan. Untuk background dinding di lantai bawah masih mengusung nuansa beach house dengan warna-warna biru muda, putih serta kuning. Lantai yang digunakan pun sangat serasi, yakni keramik warna kuning. Yang tak kalah menarik di area living room ini adalah penempatan meja kursi vintage yang lucu dan unik. Dengan pemandangan jendela kaca dengan aksen gorden warna putih menambah suasana semakin memikat setiap orang yang memasukinya. Pencahayaan yang elegan dengan lampu gantung warna kuning semakin menambah hangat suasana. Di sudut ruangan ini terdapat satu set kursi sofa dan kursi berwarna kuning serta meja yang di atasnya dihiasi pernik menyerupai es krim besar.

    Berdiri di atas lahan kurang lebih 800 m² Rumah Paris Jogja menawarkan tiga kamar dengan tipe yang berbeda-beda, yakni Shabbylicious Suite, World Traveller Suite, dan Beach Cottage Suite. Tipe Shabbylicious Suite dengan design Shabby chic yang sangat cocok bagi family yang ingin beristirahat di sini. Tipe ini merupakan kamar yang lebih besar jika dibandingkan dengan tipe-tipe kamar lainnya, karena di tipe kamar ini, terdapat living room tersendiri. “Untuk tipe kamar Shabbylicious Suite biasanya digunakan untuk keluarga, karena di kamar ini areanya lumayan luas. Saat memasukinya terdapat ruang tamu baru kemudian tempat tidur,” terang Gusman. Warna pink yang mendominasi menimbulkan kesan romantis, hangat dan lembut. Beberapa tambahan aksesoris seperti plates pada bagian dindingnya semakin menambah unik kamar tersebut. Di sebelah tempat tidur terdapat satu set meja hias lengkap dengan kaca dan kursi kayu berwarna putih. Pencahayaan lampu gantung dan lampu tidur dengan aksen bunga menambah kesan romantis. Harga yang ditawarkan untuk kamar tipe Shabbylicious Suite ini sekitar Rp 599.000 per malam.

    Sebelum beranjak ke lantai dua, saat menaiki anak tangga mata akan tertuju pada asesoris dinding yang apik dan unik. Tangga kayu dengan warna cokelat tua ini didesain semenarik mungkin dengan beberapa hiasan seperti, keramik dinding, word art, dan beberapa hasil foto-foto artis yang pernah mengunjungi Rumah Paris Jogja. Tiba di lantai dua terdapat area ruang tamu yang simple dengan nuansa vintage yang kental. Beberapa furnitur seperti lemari bertuliskan London warna merah lengkap dengan pernak-pernik vintage, karpet dan kursi sofa, meja kayu bercorak bendera Inggris. Pada sudut ruangan lantai dua ini juga terdapat satu set meja vintage dengan asesoris mesin ketik tua warna merah dan hiasan telepon berbentuk bibir warna merah.

    Pada lantai atas terdapat dua kamar, yakni kamar tipe World Traveller Suite dan kamar tipe Beach Cottage. Kamar tipe World Traveller Suite didominasi dengan warna hijau. Tipe kamar ini lebih didekor dengan nuansa berbagai negara di dunia dan berbagai aksesorisnya. Pencahayaan dalam kamar ini menggunakan lampu gantung dengan aksen corak berwana hijau. Untuk kamar mandi pada tipe kamar World Traveller Suite sendiri agak berbeda, yakni menggunakan bathup. Di sudut kamar mandi terdapat lukisan bangunan luar negeri dengan pot tanaman hias. Lantai tegel warna hitam tampil serasi dengan peralatan kamar mandi yang didominasi warna putih. Tipe kamar World Traveller Suite sendiri ditawarkan dengan harga sekitar Rp 555.000 per malam. Beranjak ke kamar tipe Beach Cottage Suite dengan kesan nuansa pantai yang sangat kental. Warna biru laut pada dinding semakin menambah kesan pantai yang kental. Ditambah hiasan perahu dayung lengkap dengan aksesorisnya. Pada kamar mandi tipe Beach Cottage ini terkesan simpel, warna kuning pada dinding menyimbolkan kesan pasir pantai. Beberapa hiasan word art pun turut mempercantik kamar mandi tersebut. Untuk tipe kamar ini ditawarkan dengan harga di kisaran Rp 490.000 per malam. Fasilitas yang akan didapatkan pun tak kalah dengan hotel berbintang, yakni fasilitas seperti AC, TV cable, WIFI, breakfast untuk 2 orang, serta hot and cold shower.

    Satu tempat yang tak kalah menarik terletak di bagian belakang penginapan ini. Bagian belakang penginapan ini terdapat taman dengan rumput hijau, cocok untuk bersantai dan bermain anak. Sebelum menuju ke taman terdapat jalan setapak dengan berbagai pot tanaman mengelilingi jalan tersebut. Terdapat pula satu set meja dan kursi santai di area belakang tersebut. “Biasanya area belakang ini digunakan untuk berfoto-foto, pernah juga di sini dijadikan pengambilan video clip salah satu band ternama di Jogja,” tutur Gusman.

    Tak hanya untuk menginap, tempat tersebut juga dapat digunakan untuk berfoto. Foto sesion yang sering diadakan seperti pre wedding, foto Fun, foto group/family/yearbook, bahkan juga bisa di sewa untuk berbagai event serta shooting. Untuk fasilitas tersebut biayanya pun terbilang murah yakni harga sekitar Rp 200.000 sampai Rp 750.000 dengan waktu maksimal empat jam.

    “Untuk tamu-tamu kami kebanyakan berkunjung untuk sewa tempat foto, dan kebanyakan untuk foto yearbook group dan anak-anak sekolah. Rumah Paris Jogja sendiri memberikan pelayanan operasional mulai dari pukul 07.00 – 22.00 WIB sedangkan untuk sewa foto mulai dari pukul 10.00 – 18.00 WIB,” tutur Gusman diakhir perbincangan. Yanti-red

    Rumahparis bed & breakfast
    Jl. Parangtritis Km 8,4
    Timbulharjo,Sewon, Bantul,
    Yogyakarta
    Telp. 0274 646 3042

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain