Deliziosa Pizza La Pergola Ristonante Italiano
Besarnya kecintaan terhadap budaya dan keinginan menghadirkan cita rasa masakan Italia membuat Bontje Andriaan Johan akhirnya mewujudkan La Pergola Italian Garden Restaurant. Pergola adalah tanaman merambat yang berfungsi untuk meneduhkan area bangunan. Suasana sejuk dan nyaman yang tercipta dari suasana taman, itulah La Pergola. Tidak itu saja La Pergola menjadi sangat indah dengan suasananya yang kian romantis baik di luar maupun dalam bangunan.
La Pergola Italian Garden Restaurant berlokasi di Jalan Suryodiningratan 10 Yogyakarta. Untuk menuju resto ini cukup mudah dari jalan Mayjend Sutoyo (pojok benteng Wetan) menuju Barat, hingga lampu merah Anda belok ke selatan menyusuri jalan DI. Panjaitan sampai di perempatan pertama ke barat menuju jalan Suryadiningratan no 10 sebelah kanan jalan.
Saat memasuki bagian luar restoran ini Anda akan melihat air mancur di tengah taman. Pada bagian tengah taman sebelah kanan terdapat 2 set meja dengan masing-masing 4 kursi dan sebelah kiri bagian tengah juga terdapat 1 set meja dengan 4 kursi juga dengan kursi warna hijau dan merah yang cerah. Penataan kursi memang dibuat sang pemilik lebih terkesan akrab, dengan penataan yang bervariasi namun tetap memperhatikan kenyamanan pengunjung.
Kursi taman bergaya mediterania terkesan menyatu dengan taman dibuat mengelilingi taman berbentuk U sehingga semua pengunjung bisa dengan nyaman menikmati suasana taman. menyusuri bagian kiri Anda akan melihat tungku yang dibuat se-original mungkin demi menciptakan suasana negeri pizza dan cita rasa pizza Italia yang sesungguhnya. Di depan tungku terdapat 6 kursi yang disediakan bagi Anda yang ingin melihat langsung proses pembuatan pizza. Ya, tidak hanya mata yang dimanjakan dengan kecantikan suasana La Pergola tetapi kenyamanan pengunjung didukung dengan pelayanan yang ramah dan cekatan.
Bagi Anda yang ingin merasakan nuansa romantis bersama pasangan Anda La Pergola adalah pilihan yang tepat. Tanaman merambat yang rimbun dan teduh terlihat sangat menyatu dengan lampu sehingga terkesan seolah tanaman berbuahkan cahaya. Lampu-lampu itu tidak hanya menjadi penerang suasana di sekeliling taman. Tetapi lampu-lampu itu dibuat tampak seperti bintang yang menghiasi langit taman. Dari luar saja pemilik sangat serius untuk menghadirkan nuansa khas Italia.
Bagi Anda yang ingin suasana yang sedikit berbeda, La Pergola menyediakan tempat di dalam ruangan. Restoran yang launching 2 tahun lalu ini awalnya memang sebuah rumah yang kemudian disulap menjadi sebuah restoran. Dinding luar restoran ini berwarna merah tua dengan daun pintu dan jendela berwarna putih, kesan Eropa klasik pada bagian luar semakin diperjelas dengan tiang-tiang berwarna putih yang dililit tanaman pergola. Memasuki bagian dalam La Pergola dari pintu masuk Anda akan melihat lantai dengan paduan warna keramik hitam-putih. Di bagian dalam resto Italia ini Anda dapat memilih 5 ruangan.
Ruangan pertama di sebelah kanan terdapat ruang Bar yang dapat menampung kira-kira 10 pengunjung. “Kami tidak hanya menyediakan makanan khas Italia, tapi kami juga menyediakan minuman khas Italia, sengaja saya menyediakan bar di restoran ini agar pengunjung dapat dengan nyaman duduk di depan bar untuk minum, lalu setelah itu barulah duduk untuk makan” ujarnya.
Dengan tema ruangan hitam putih membuat kesan bar terlihat lebih elegan. Ruangan ini tidak hanya menyediakan kursi di depan bar tetapi terdapat beberapa sofa yang nyaman sembari menikmati minum bersama sahabat atau pasangan Anda. Pengunjung juga akan disuguhkan dengan musik-musik yang membuat pengunjung merasa berada di Italia.
Tepat di seberang Bar yaitu di kiri depan terdapat satu ruangan bernama ruang Affandi. Ruangan ini diberi nama Affandi karena terdapat lukisan karya pelukis ternama yaitu Affandi. Ruangan ini tidak hanya dihiasi lukisan Affandi, tetapi juga terdapat sebuah lukisan taman pergola karya pelukis Swedia di dinding bagian Barat. Untuk mempercantik ruangan ini pemilik menempelkan cermin berukuran besar dengan bingkai kayu berbentuk klasik, di tambah satu set meja dengan 6 kursi bergaya klasik pula.
Sedikit masuk kedalam tepat di sebelah ruang Affandi terdapat Ruang Kartika yang juga terdapat lukisan karya Kartika dengan tema ruangan sedikit sama dengan ruang Affandi. Pemilik memang penyuka karya seni keluarga Affandi, beliau menuturkan, “ dengan memberi lukisan sebagai pemanis ruangan, kesan nyaman, menyenangkan dan romantis akan timbul dengan sendirinya,” ujarnya semangat.
Sedikit melangkah ke Utara terdapat dua ruangan VIP dengan kursi berwarna merah yang dibuat menyatu mengikuti pola dinding. Pada bagian ini Anda dapat dengan mudah melihat aktivitas koki di dapur restoran karena ruangan ini dan dapur hanya dibatasi dengan kaca. Restoran ini dapat menampung hingga kurang lebih 150 pengunjung, pada bagian dalam restoran bisa menampung kira-kira 50 pengunjung dan bagian luar bisa menampung 95 pengunjung.
Menikmati keindahan interior La Pergola sepertinya kurang sempurna jika tidak dipadukan dengan kenikmatan menu ala Italianya. Pengalaman Bontje di bidang kuliner memang tidak perlu diragukan lagi. Bapak berdarah Belanda ini juga menceritakan bahwa 45 tahun lalu beliau pernah memiliki dua restoran di Belanda yang salah satunya sekarang dikelola oleh anaknya. Dengan banyak pengalaman dibidang kuliner membuat beliau tidak ragu untuk menghadirkan masakan khas Italia di tanah perantauan. “Awalnya saya dan sahabat saya Antonio Saphio berencana untuk membuka resto, sayangnya sebelum terwujud Antonio telah berpulang,” ujarnya. Walau demikian beliau juga merasa harapannya harus terus berjalan, Ia berjanji mewujudkan La Pergola demi mimpinya dan sahabatnya.
Pada akhirnya rencana itu mendapat dukungan dari sahabatnya Adelio yang memang sangat berpengalaman di bidang kuliner Italia. “Ya sama halnya seperti di Italia, ketika ada orang berjualan tempe di Italia harus dengan standar rasa orang Indonesia dan cara membuat tempe seperti di Indonesia, tidak boleh tempe rasa pizza. Pizza juga demikian, pizza harus dengan cara dan cita rasa Italia jangan sampai pizza dibuat rasa tempe. Karena itu koki harus orang Italia dan Adelo datang membawa resep makanan Italia yang merupakan resep dari nenek moyangnya,” katanya sambil tertawa.
Restoran La Pergola buka jam 12.00 WIB hingga 23.00 WIB menyediakan banyak menu Pizza dan Pasta yang spesial, karena semuanya khusus dari Italia. Untuk harga makanan sangatlah sebanding dengan kenyamanan pelayanan dan keindahan dari La Pergola itu sendiri. Untuk harga minuman mulai dari harga 20 ribuan dan makanan mulai dari harga 65 ribuan. Banyak menu yang disajikan dengan keunikan masing-masing dari setiap porsinya. Beberapa menu yang patut Anda coba seperti Spaghetti di Mare allo zafferano dengan isi Prawn, scallop, and saffron cream. Paduan seafood segar dengan daging udang yang lembut sangat menggugah selera. Selain itu ada Pizza Quarto Stagioni yang ukuranya cukup besar dengan paduan tomato sauce, mushroom, smoke beef and fresh Mozzarella with oregano. Lalu Sachet Nero dengan coklat yang lembut dan nikmat. Masih banyak lagi menu yang wajib Anda coba.
Di akhir perbincangan Sang pemilik juga menuturkan bahwa hal yang paling penting adalah kebersihan, bahkan semuanya harus dilihat dari hal yang detail demi kenyamanan pengunjung. “Kebersihan toilet contohnya, tradisi orang Eropa mereka menilai kebersihan restoran dari bersihnya toilet,” ujar Bontje. Kebersihan restoran ini memang tak perlu diragukan lagi dengan tema toilet hitam putih, dan dua cermin klasik membuat toilet terkesan elegan dan unik.
La Pergola memang sangat mengesankan, Bonjte juga menceritakan banyak orang menyukai tempat ini, karena suasana yang menimbulkan rasa cinta, banyak anak muda mengungkapkan perasaannya pada pasanganya di sini. Banyak pula orang orang membuat kejutan ulang tahun dan merayakan banyak hal di sini. “Kami dengan senang hati bisa membuat orang-orang merasa bahagia di La Pergola,” ujarnya sambil menutup pembicaraan. Tofan-red
La Pergola
Jalan Suryodiningratan 10
Yogyakarta
Telp. 0274-379595

















































































