Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Rumah Menengah Tipe 1 Lantai Jogja-bagian 3

    Kalirandu Selaras
    Padma Residence
    Quares The Flat
    Griya Sedayu Indah Persada

    KALIRANDU SELARAS
    Kalirandu Selaras sejak awal menyajikan konsep kawasan yang menyatu dengan alam sekitarnya. Dengan konsep kawasan yang hijau, perumahan ini secara pasti mendapat respon pasar yang cukup baik. Dengan konsep alami ini nantinya konsumen akan mendapatkan suasana yang berbeda dengan perumahan lainnya. Jika, perumahan pada umumnya sulit menemukan tumbuhan hijau di sekitarnya, maka Kalirandu Selaras menawarkan suasana alami yang hijau dengan kesegaran udara yang masih terjaga. Berlokasi di daerah Kalirandu, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul berhasil menyerap pasar kelas menengah yang sejak awal ingin diraih dengan baik. Dari total unit sekitar 90 rumah hingga kini tinggal menyisakan sekitar 25% nya saja. Dikawasan yang sedang tumbuh kembang sebagai kawasan perumahan kelas menengah, beberapa tipe rumah seperti tipe 36 sudah hampir habis terjual. Sedangkan bagi konsumen yang ingin menikmati kawasan hijau dalam perumahan Kalirandu Selaras kini dapat mengambil tipe 45 yang masih sekitar 19 unit rumah saja.

    Mengusung bangunan berkonsep standar minimalis, Kalirandu Selaras juga memberikan kebebasan kepada konsumen untuk mengubah finishing fasad rumah sesuai idealisme. Kebebasan tersebut terbukti cukup menarik konsumen. Dari tipe deretan rumah 36 yang sudah terbangun dan sudah serah terima saat ini nampak berbagai finishing warna cat rumah yang di sesuaikan dengan kemauan penghuni. Meski memeberi kebebasan untuk menentukan warna finishing rumah, perumahan ini tetap tidak memperbolehkan mengubah fasad bangunan. Keseragaman bentuk fasad rumah pada kontur tanah Kalirandu Selaras yang tidak rata membuat kawasan ini nampak serasi dan alami. Kontur tanah Kalirandu Selaras yang berada pada kemiringan akan memberikan pengalaman ruang kepada setiap konsumen yang membeli di perumahan ini.

    Seiring berjalannya waktu, segmen pasar menengah yang diserap pasar kini mulai bergeser. Jika di awal pemasarannya perumahan ini lebih banyak menyerap konsumen lokal, saat ini konsumen yang terserap mulai bergeser ke konsumen dari luar Jogja. Menurut manajemen PT. ABC Selaras konsumen Kalirandu Selaras kini sudah mulai masuk dari luar kota. Namun, konsumennya pun masih dengan tujuan yang sama, kebanyakan dari mereka merupakan, keluarga muda yang baru pertama kali memiliki rumah, orang-orang tua yang ingin menikmati masa tua di kota Jogja atau sebagai tempat pensiun, sampai dengan konsumen luar Jogja yang membelikan anaknya yang sedang menempuh pendidikan di kota pelajar, hingga mereka yang membeli untuk sebuah investasi jangka panjang.

    Pertumbuhan nilai investasi Kalirandu Selaras tergolong memiliki prospek yang masih dapat berkembang. Dengan konsep kawasan dan bangunan yang selaras perumahan ini menawarkan pertumbuhan investasi yang menggiurkan. Meski tak secepat perumahan-perumahan yang di tengah kota, perumahan Kalirandu Selaras tetap menyimpan potensi yang baik. Sebagai contoh pada awal dipasarkan perumahan ini ditawarkan mulai dari harga 130 jutaan, kini di semester awal tahun 2014 ini telah naik menjadi mulai dari harga 200 jutaan. Pertumbuhan harga ini seimbang dengan progres pembangunan kawasan yang sudah terbentuk sebagai kawasan hunian, serta kawasan sekitar perumahan yang sudah banyak terparkir perumahan-perumahan lainnya. Tipe 36 dengan luas tanah 77 saat ini sudah dipasarkan pada kisaran harga 177 jutaan. Tipe 36 ini kini tinggal menyisakan 2 unit terakhir. Tipe 45 dengan luas naha mulai dari 98 kini sudah dipasarkan pada kisaran harga 230 jutaan, dan beberpa tipe rumah tipe 54 kini sudah dipasarkan pada kisaran harga mulai dari 340 jutaan.

    PADMA RESIDENCE
    Daerah selatan Yogyakarta menjadi incaran banyak pengembang perumahan baik pengembang nasional maupun lokal. Magnet kawasan Bantul sebagai daerah pembangunan proyek properti menjadi daya tarik tersendiri bagi pengembang. Dari sekian banyak kawasan yang menjadi pilihan pembangunan maupun pengembangan proyek perumahan, salah satunya adalah kawasan Desa Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Bantul.

    Padma Residence merupakan salah satu proyek properti yang dibangun di daerah Ngentak, Bangunjiwo, Kasihan Bantul. Perumahan garapan PT. Surya Coco Jaya ini mulai dibangun pada tahun 2011 dengan konsep go green di atas lahan seluas 3 Ha. Pada tahun 2014 ini Padma Residence Yogyakarta hadir dengan produk terbaru cluster Lavender. Cluster ini merupakan kelanjutan dari tipe-tipe cluster sebelumnya. Cluster lavender yang sedang dipasarakan sebanyak 19 unit. Dengan total kawasan seluas 3 Ha, Cluster Lavender terletak di bagian barat dari kawasan Padma Reseidence. Cluster Lavender terbagai menjadi dua tipe yaitu bangunan satu lantai dan dua lantai. Perbedaan diantara kedua tipe tersebut adalah luas tanah dan bangunan. Tipe satu lantai dengan luas bangunan 45m² sedangkan tipe dua lantai luas bangunan 80m². Untuk luas tanah Cluster Lavender ini tersedia mulai dari 90m² sampai dengan 154m².

    Padma Residence yang mengusung konsep go green ini sudah nampaknyata dalam cluster-cluster terdahulu. Pohon sebagai penghiajuan dan penghasil oksigen tumbuh subur di setiap rumah dan perindang jalan. “Kami selalu memberikan satu pohon di halaman rumahnya sebagai unsur green yang kami usung”, ungkap Widya Puspasari Tjahyo, Assistant Sales Manager PT. Surya Coco Jaya. Hal tersebut di lakukan untuk mempertahankan reputasi Padma Residence sebagai hunian modern yang hijau di selatan Yogyakarta. Dengan segmen pasar menengah ke atas Padma Residence menawarkan harga cluster Lavender mulai dari 550 jutaan sampai dengan 680 jutaan rupiah. Untuk pembayaran Padma Residence dapat ditempuh dengan tiga cara yaitu cash keras, cash bertahap dan KPR. “Harga-harga tersebut sudah termasuk diskon dan PPn juga gratis kanopi carport ”, tutur Widya.

    Aksesibilitas Padma Residence cukup mudah dijangkau. Terletak dekat dengan kampus terpadu Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY) dan berjarak 1,5 Km dari ringroad Selatan Yogyakarta. Secara keseluruhan kawasan di sekitar Padma Reseidence juga menempuh waktu sekitar 20 menit untuk ke Malioboro. “Daerah-daerah di kawasan Padma Residence juga mulai tumbuh. Padma Residence cocok sebagai hunian maupun investasi. Kami menargetkan untuk tipe Lavender tahun ini sold out, ungkap Widya.

    Konsep bangunan tipe Lavender, masih mengusung tema minimalis. Garis-garis tegas masih mendominasi konsep bangunan ini. “Saat ini ada beberapa rumah tipe Lavender yang sedang proses bangun, kita menawarkan rumah ready stock”, papar Widya. Penataan sirkulasi ruangan dirancang secara detail untuk menciptakan suasana lapang dan nyaman. Dari fasad, cluster tipe Lavender menggunakan batu bata dengan cat dinding luar pacific paint dan cat setara untuk dinding bagian dalam. Untuk pintu utama menggunakan Solid Engineering dengan finishing melamic sedangkan untuk plafond dipergunakan material Gypsum board dengan finishing Cat Pasific paint atau setara. Untuk lantai carport dipergunakan acian variasi batu sikat. Kualitas baangunan selalu jadi hal utama Padma Residence.

    “Secara keseluruhan, kawasan Padma Residence ini sudah menjadi kawasan yang hidup”, ungkap Widya. Kawasan Padma Residence didukung dengan beragam fasiltas penunjang. Untuk segi keamanan Padma Residence dirancang dengan one gate system dan security 24 hours. Selain itu fasilitas mini market, playground,lapangan olahraga dan community center sudah dibangun pada kawasan perumahan Padma Residence.

    QUARES THE FLAT
    Kecamatan kasihan masih menjadi daerah yang banyak diincar para pelaku bisnis properti untuk mengembangkan sayap propertinya. Salah satu pengembang yang juga tengah mengembangkan sayap properti di kecamatan kasihan adalah PT. Bumi Artha Nugraha, dengan produk terbarunya Quares The Flat. Pada produk terbarunya tersebut, pengambang yang berkantor di Ring Road barat menawarkan hunian satu lantai. Berdiri diatas luas tanah sekitar 2261 m2 perumahan ini akan menyajikan 14 unit rumah. Segmentasi pasar kelas menengah, keluarga muda, karyawan dan mahasiswa baru menjadi target yang ingin diraihnya. “ Kita akan menjangkau segmen pasar menengah, kita sesuaikan dengan lokasi, kualitas, dan akses yang kita sajikan”, ungkap Aristomo. LC, General Manager, PT Bumi Artha Nugraha.
    Quares The Flat berlokasi di Dusun Cikalang, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Kawasan sekitar perumahan ini sedang tumbuh pesat sebagai perumhan. Aksesibilitas kawasan tersebut memiliki kedekatan dengan berbagai sarana pemenuhan hidup sehari-hari. Daerah ini memiliki kedekatan dengan jalur ringroad selatan dan barat kota Jogja, dimana didareah tersebut terparkir berbagai universitas , seperti UMY Terpadu( Universitas Muhamadiyah Yogyakarta), STIKES A. YANI, STIKES ALMA ATA, dan BSI ( Bina Sarana Informatika).Berdirinya kampus-kampus ini tentu akan membuat perkonomian daerah tersebut berkembang pesat. Berbagai rumah makan atau bahkan minimarket akan ikut ambil bagian meramaikan perekonomian. Hal ini tentu saja menjadi salah satu alasan para konsumen. Selain itu akan dibukanya STEI HAMFARA di sekitar Bangunjiwo tentu akan semakin menambah pertumbuhan ekonomi daerah tersebut.

    Perumahan yang sedang dalam tahap pembangunan infrastruktur jalan dalam lingkungan ini ternyata mendapat respon pasar yang menarik. “Belum resmi dilaunching, tapi sudah terjual 1 unit”, tutur Aris. Lebih lanjut Aris menambahkan jika saat ini sudah banyak yang memesan, hal ini dikarenakan kesesuaian antara harga, dan tipe rumah yang ditawarkan. Quares The Flat menawarkan 3 macam tipe rumah, yakni tipe 36, 45, dan 60. Dengan luas tanah mulai dari 78 hingga paling luas 140, Quares The Flat ditawarkan mulai dari kisaran harga 200 jutaan hingga 400 jutaan. Kualitas bangunan Quares The Flat, disesuaikan dengan harga yang ditawarkan namun tetap berkualitas seperti penggunaan pondasi batukali, struktur beton bertulang, atap rangka baja ringan, lantai granite, air sumur/pompa listrik, dan listrik 1300 watt.

    Mengusung konsep bangunan bergaya minimalis dan couple perumahan ini juga menyimpan potensi investasi yang menggiurkan. “ Pertumbuhan investasi di daerah tersebut masih sangat tinggi, sebagai contoh harga tanah di daerah tersebut tumbuh sangat cepat, memang ini sebagai salah satu dampak dari banyaknya perumahan di daerah Kasihan. Harga tanah waktu kami membeli masih pada kisaran harga 300 an ribu, selang beberapa bulan sudah bergeser menjadi sekitar 500 an ribu”, terang Aris. Tingginya potensi pengembangan daerah tersebut membuat pengembang ini berencana mengembangkan kawasan tersebut. Untuk memberikan kenyamanan dalam kawasan Quares The Flat menghadirkan fasilitas keamanan dengan kamera CCTV, sitem jalan satu pintu, pos satpam, mushola, dan playground. Selain itu bagi konsumen yang membeli di awal pemasaran akan mendapatkan promo gratis TV LED 32”, langsung tanpa diundi dan cash back hingga 25 juta dengan syarat dan ketentuan berlaku.

    GRIYA SEDAYU INDAH PERSADA
    PT. Prima Mandiri Land Group, hadir memeriahkan pasar properti Jogja barat. Hadir dengan produk Griya Sedayu Indah Persada, pengembang yang berkantor pusat di Magelang ini menawarkan hunian 1 lantai. Lokasi Griya Sedayu Indah Persada terletak di Dusun Pereng Wetan, Argorejo, Sedayu, Bantul. Kawasan sekitar perumahan tersebut sudah banyak terparkir perumahan-perumahan di kelasnya. Mencoba menangkap pasar kelas menengah di daerah tersebut, pengembang ini membuka lahan di atas tanah seluas 3331 m2 dengan satu macam tipe rumah.

    Griya Sedayu Indah Persada mengusung konsep kawasan perumahan ramah lingkungan yang nyaman bagi anak-anak. Dituturkan Inggit Oki P. Komisaris, PT. Prima Mandiri Land group, kawasan perumahan ini akan menyajikan sekitar 28 unit rumah, dengan konsep ramah lingkungan yang nyaman bagi konsumen keluarga baru yang pertama memiliki rumah. Jalan lingkungan sekitar 6 meter, beberapa pohon perindang, dan taman bermain akan dihadirkan untuk menambah kenyamanan dan ramah bagi anak-anak. “Konsep kawsan ini mengacu pada kenyamanan anak-anak sesuai target kami yang memang menyasar pasar keluarga muda yang mungkin anaknya masih kecil”, paparnya.

    Selain itu dalam kawsan perumahan Griya Sedayu Indah Persada juga akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung kenikmatan tinggal seperti, mushola, taman bermain, sistem jalan one gate system, kemanan dengan pos satpam dan dilengkapi dengan kamera CCTV. Lokasinya yang sedikit masuk ke selatan dari Jalan Jogja – Wates membuat perumahan tersebut berada pada lokasi yang masih asri dan segar. Keselarasan dengan lingkungan sekitar yang alami dan segar di sinkronisasikan dengan konsep bangunan yang ditawarkan. Secara garis besar gaya bangunan dututurkan, Oki, masih lebih banyak mengadopsi minimalis, namun yang menarik dari desain ini adalah konsep pertukaran udara dalam ruangan, jendela-jendela dengan ukuran besar serta loster udara diterapkan untuk memperlancar sirkulasi udara.

    Perumahan yang sudah terjual sekitar 6 unit rumah tersebut menyajikan satu tipe rumah, yaitu tipe 45 dengan luas tanah rata-rata 80 m2. Harga yang ditawarkan relatif terjangkau bagi segmentasi lokal, yaitu berkisar mulai dari 190 jutaan. “ Kita juga sedang ada promo pembelian hingga Agustus konsumen akan mendapatkan free 1 set kursi tamu”, papar Oki saat dihubungi di kantor pemasaran di Jalan Wates Km. 9,5 Plawonan, Argomulyo, Sedayu, Bantul. Melihat potensi pasar yang masih sangat tinggi di daerah Sedayu, pengembang yang berpusat di Magelang ini akan membuka lahan baru.

    Di lokasi terbaru nanti akan hadir dengan nama Griya Sedayu Indah Persada 2. Lahan terbaru ini akan berdiri di atas lahan seluas 3133 m2 dan menawarkan dua tipe rumah yakni tipe 45 dan 54. Harga yang ditawarkan pada lahan terbaru iniakan sedikit di atas produk sebelumnya. “ Griya Sedayu Indah Persada 2 ini akan kami tawarkan dengan harga pada kisaran 200 jutaan, sedikit di atas produk sebelumnya”, kata Oki. Lebih lanjut, Oki, memprediksi perkembangan daerah sekitar Griya Sedayu Indah Persada akan cukup pesat, sebagai gambaran harga tanah di daerah tersebut relatif cepat naik, awal pembelian tanah masih pada kisaran harga 200 an ribu, selang beberpa bulan saja kini sudah naik hingga kisaran 300 – 400 an ribu per meter. “ Secara investasi kami berani meprediksi dalam satu tahun dapat tumbuh hingga kisaran 40 %”, pungkasnya. Dika & Greg – Red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain